Uniadi Mangiadi, Lurah IndoMelb: Live, Love and Learn from Sustainable and Smart City

Dibentuk sekitar tahun 2006, IndoMelb merupakan salah satu wadah warga Indonesia yang berada di Melbourne untuk saling tukar informasi atau pendapat. Awalnya organisasi informal ini ditujukan untuk menjembatani mahasiswa dengan orang yang telah lama tinggal di Melbourne baik sebagai Permanent Resident (PR) atau warga negara. Namun seiring dengan perkembangannya, jangkauan mailing list ini pun semakin melebar. Konon katanya, tak kenal maka tak sayang, maka di kesempatan kali ini OZIP ngobrol bareng Uniadi Mangidi, sang kepala suku alias Lurah IndoMelb.

 

Halo Mas Uniadi!

Terima kasih sudah bersedia untuk diwawancara Ozip Magazine. Kita mulai dengan cerita sedikit tentang biodata Anda ya?

 

Halo, saya berasal dari Kendari, Sulawesi Tenggara. Saat ini saya sedang dalam program meraih PhD Civil Engineering di Victoria University. Di Indonesia saya berprofesi sebagai dosen Teknik Sipil di Universitas Haluoleo Kendari.

 

Menjabat sebagai Lurah Indomelb sejak kapan dan untuk periode kapan?

Saya dipercaya memegang amanah in untuk periode July 2016 sampai dengan Januari 2019

 

Wah, cukup lama juga ya. Kalo boleh tahu, apa visi dan misi untuk Indomelb ini?

Visi kita itu menjadikan IndoMelb sebagai One Stop Solution bagi warga Indonesia yang di Victoria. Trus misi kita antara lain memfasilitasi warga negara Indonesia yang akan/ sedang berada di Melbourne, Victoria; menyelenggarakan kegiatan kemasyarakatan bagi warga Indonesia di Melbourne.

 

Tantangan yang dihadapi sekarang apa aja? Terus gimana cara mengatasinya?

Mayoritas sumber daya yang kita punya sekarang ini didominasi student dan bersifat volunteer, jadi biasanya kita melakukan kegiatan saat weekend atau liburan sekolah. Trus juga diusahakan memaksimalkan warga yang spouse atau PR dalam kegiatan-kegiatannya. Selain itu, juga saat ini kita tidak mempunyai pendanaan rutin, jadi biasanya diatasi dengan memaksimalkan  kegiatan Fund Raising, seperti berjualan kuliner tradisional di setiap acara yang diadakan oleh IndoMelb.

 

Program kerja IndoMelb saat ini apa saja?

Sekarang kita sedang fokus untuk pembuatan website, merapikan database, kegiatan olahraga rutin seperti sepakbola, bulutangkis, basket, tenis meja dan juga tenis lapangan. Selain itu juga kegiatan lomba-lomba 17 Agustusan dan Olimpiade yang bekerjasama dengan Monash University. Kita juga mengadakan Welcoming warga baru 2 kali setahun (Januari dan Juli).

 

Apa motivasi untuk menjadi Lurah Indomelb?

Lebih ke sharing pengetahuan dan pengalaman, selain itu juga untuk memperluas networking

 

Kalau tidak salah ini pengalaman kedua tinggal di Melbourne ya. Bisa diceritakan sedikit tentang ini? Dulu ke Melbourne jurusan apa dan dari beasiswa apa, dan sekarang juga apa.

Iya. Tahun 2008-2009 bermukim di Melbourne sebagai Student, melalui beasiswa Pemerintah Australia. Dulu ambil jurusan Civil and Environmental Engineering, di University of Melbourne. Kemudian, sejak 2015 kami kembali bermukim sebagai PhD student di Civil Engineering, Victoria University.

 

Alasan saya pilih ke sini lagi karena berdasarkan pengalaman 2008-2009, Melbourne merupakan kota yang nyaman. Melbourne ini kota yang bagus untuk belajar tentang sustainable and smart city. Selain itu juga banyak event berskala international.

 

Apa nih yang menarik dari tinggal di Melbourne?

Banyak. Saya suka dengan banyaknya warung kopi yang nyaman, unik dan tersebar dimana-mana. Selain itu juga fasilitas olahraga juga nyaman dan terjangkau.

 

What are the things in Melb that you wish for Indonesian big cities to have?

Beberapa yang terlintas adalah banyaknya ruang terbuka hijau yang nyaman, moda transportasi yang handal dan nyaman, fasilitas untuk pejalan kaki, dan juga pelayanan masyarakat yang terpadu.