• WIGB Indonesia – Peluang Mendunia bagi Pengusaha Perempuan »

    Women in Global Business Indonesia (WIGBI) secara resmi diluncurkan di Jakarta 31/3/2015. Hadir pada kesempatan itu Duta Besar Australia Paul Grigson dan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan Nus Nuzulia Ishak.
    (more…)

  • Kartini dan Spirit Pembebasan »

    Neneng Yanti Khozanatu Lahpan

     “Panggil aku Kartini saja–itulah namaku”, demikian penggalan kalimat dalam salah satu surat Kartini kepada sahabat penanya, Estelle Zeehandelaar, 25 Mei 1899. Kutipan itu kemudian diambil oleh Pramoedya Ananta Toer untuk judul bukunya, “Panggil Aku Kartini Saja” (Lentera Dipantara: 2007). Sebuah kalimat yang memiliki makna mendalam dengan pandangan yang luar biasa dari seorang gadis belia dalam menentang feodalisme ketika ia sendiri berada dalam belenggu yang sangat kuat di dalamnya.
    (more…)

  • Fun Music a la White Shoes and the Couples Company »

    Unik. Itulah image band White Shoes and The Couples Company. Genre retro yang diusung campuran antara pop, funk, dan jazz klasik era tahun 1950-1970an serta paduan dandanan vintage membuat mereka beda dari band lainnya. Minggu (29/3) lalu, grup ini tampil atraktif memukau ratusan orang yang memadati Copacabana International, Melbourne. Mereka diundang untuk mengisi launching Women Art Network Indonesia to Australia (WANITA). Para pengunjung terlihat antusias bernyanyi dan terus bergoyang mengikuti irama musik.
    (more…)

  • Street Life: Memungut Hikmah dari Jalanan – Gaining Wisdom from the Street »

    Jalanan adalah bagian dari keseharian kita. Selalu kita lalui entah dengan sadar ataupun tidak. Pemandangan sepanjang kaki melangkah lama-lama terasa monoton. Ibarat robot, kita melintasi jalanan yang sama setiap hari untuk memenuhi ruitinitas hidup. Membuat apa saja yang tampak menjadi biasa, tak lagi memiliki daya kejut. Lumrah dan lazim.
    (more…)

  • Indonesia Bersinar di (Indonesia Shining at) Melbourne Fashion Festival »

    Katrini Nathisarasia

    Melbourne Fashion Festival, adalah perhelatan fesyen terbesar di Australia dan selalu ditunggu-tunggu oleh pelaku dan penikmat fesyen, kecantikan, dan tentu saja para pelaku bisnis. Melalui ajang ini, khususnya para desainer saling berbagi ide, kreasi dan inovasi sekaligus menjadi ajang marketing dan promosi yang dapat meningkatkan pamor mereka di kancah fesyen tingkat lokal, nasional maupun internasional. Para penikmat dan pemerhati fesyen pun dimanjakan dengan berbagai pertunjukan fesyen yang pada kesempatan ini berlangsung pada tanggal 14 – 22 Maret 2015. Bertempat di berbagai lokasi di seputar Central Pier, Docklands, Melbourne, para desainer dari dalam dan luar negeri saling unjuk karya untuk memberikan penampilan terbaik di ajang bergengsi ini.
    (more…)

  • A Lenten Concert – Persembahan Paskah yang Indah »

    Ketut Efrata

    Alunan musik orkestra dan nyanyian merdu menggema memenuhi langit-langit gereja Our Lady of Mount Carmel (OLMC) Church di Middle Park, pada Jumat 27/3/2015 Gerakan tangan konduktor Ratna Ronosulistyo yang lembut dan sesekali menghentak, diikuti suara alunan musik dan koor yang kompak dan padu, memecah dinginnya malam itu. A Lenten Concert yang dipersembahkan oleh Keluarga Katolik Indonesia (KKI) Melbourne itu sukses memukau penonton.
    (more…)

  • Dua Sisi Promosi Indonesia – The Two Sides of Promoting Indonesia »

    Promosi Indonesia di sebuah negara, seperti terlihat di Australia, dilakukan oleh dua pihak. Pertama, oleh perwakilan pemerintah atau kelompok masyarakat Indonesia. Kedua, oleh lembaga yang didukung oleh pemerintah Australia atau oleh komunitas Australia secara independen.
    (more…)

  • Dibalik 98 Mendulang Sukses di IFF 2015 Australia »

    Katrini Nathisarasia

    Pemutaran film Di Balik 98 menuai sukses di hari kedua (10/4) Indonesian Film Festival yang bertempat di ACMI Cinema 1,  Melbourne. Antusiasme penonton terlihat dari penuhnya  gedung pertunjukan yang berkapasitas 200 orang tersebut.  Begitupun dengan sesi tanya jawab yang mengakhiri jalannya pemutaran film. Pertanyaan – pertanyaan yang kritis sekitar film tersebut disambut dengan hangat oleh Lukman Sardi (sutradara) , Chelsea Islan (aktris), dan Affandi Abdul Rachman (produser) yang sengaja dihadirkan ke Melbourne untuk memeriahkan ajang bergengsi yang mengaharumkan nama perfilman Indonesia di kancah internasional ini.
    (more…)

  • INDONESIAN FILM FESTIVAL 2015 »

    Since its inception in 2004, Indonesian Film Festival (IFF) still remains the biggest celebration of Indonesian Screen Culture held in Australia. Organised by IFF Inc., a non-profit organisation, in collaboration with members of University of Melbourne Indonesian Student Association (MUISA), the festival aims to promote local awareness as well as to amplify cultural appreciation within the multicultural community in Australia. Moreover, over the years, IFF aspires to not only advance on its entertainment value, but also to develop an interest in educational aspect of the Indonesian language in Australia.
    (more…)

Recent Posts

WIGB Indonesia – Peluang Mendunia bagi Pengusaha Perempuan

WIGB Indonesia – Peluang Mendunia bagi Pengusaha Perempuan

23 April, 2015

Women in Global Business Indonesia (WIGBI) secara resmi diluncurkan di Jakarta 31/3/2015. Hadir pada kesempatan itu Duta Besar Australia Paul Grigson dan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan...

Recent Posts Thumbs

  • WIGB Indonesia – Peluang Mendunia bagi Pengusaha Perempuan
  • Kartini dan Spirit Pembebasan
  • Fun Music a la White Shoes and the Couples Company
  • Street Life: Memungut Hikmah dari Jalanan – Gaining Wisdom from the Street
  • Indonesia Bersinar di (Indonesia Shining at) Melbourne Fashion Festival
  • A Lenten Concert  – Persembahan Paskah yang Indah
  • Dua Sisi Promosi Indonesia – The Two Sides of Promoting Indonesia
  • Dibalik 98 Mendulang Sukses di IFF 2015 Australia
  • INDONESIAN FILM FESTIVAL 2015
  • Family Ria – Kedai Pempek Khas Palembang
  • Perputaran Kehidupan

First Column

Kenangan Indah di Wheelers Hill Library

Kenangan Indah di Wheelers Hill Library

28 March, 2015

Oleh AM. Sidqi Saat Anda membaca tulisan ini, aku sudah kembali ke Tanah Air. Jadi tulisan ini semacam mengenang salah satu tempat favoritku selama tinggal di Victoria, bahkan favorit kami...

Second Column

Family Ria – Kedai Pempek Khas Palembang

Family Ria – Kedai Pempek Khas Palembang

03 April, 2015

Food Review Anda yang doyan pempek khas Palembang, kini bisa setiap saat menikmati makanan favorit itu di Melbourne. Kedai Familia Ria yang berlokasi di 1115 Riversdale Road Surrey Hills Victoria, menyediakan...

First Column

Indonesia Beruntung Bisa Bertetangga dengan Australia

Indonesia Beruntung Bisa Bertetangga dengan Australia

09 March, 2015

Ahmad Almaududy Amri Presiden PPIA Pusat 2014-2015 Ahmad Almaududy Amri, akrab disapa Dudy, terpilih sebagai Presiden Perhimpunan Pelajar Indonesia Australia Pusat pada Kongres PPIA XXI, 18-20 Juli 2014 di Brisbane....

Second Column

A Lenten Concert  – Persembahan Paskah yang Indah

A Lenten Concert – Persembahan Paskah yang Indah

14 April, 2015

Ketut Efrata Alunan musik orkestra dan nyanyian merdu menggema memenuhi langit-langit gereja Our Lady of Mount Carmel (OLMC) Church di Middle Park, pada Jumat 27/3/2015 Gerakan tangan konduktor Ratna Ronosulistyo...

Third Column

Imigrasi, Populasi, dan  Pertumbuhan Ekonomi

Imigrasi, Populasi, dan Pertumbuhan Ekonomi

30 March, 2015

Hendrarto Darudoyo Peneliti dan Penulis Tahukah anda, tahun 2030-an diproyeksikan bahwa kemungkinan bakal lebih banyak warga Australia yang wafat ketimbang mereka yang lahir? Australia termasuk negara-negara dengan populasi yang menua,...

From Blog

Kartini dan Spirit Pembebasan
Uncategorized
April 21, 2015

Kartini dan Spirit Pembebasan

Neneng Yanti Khozanatu Lahpan

 “Panggil aku Kartini saja–itulah namaku”, demikian penggalan kalimat dalam salah satu surat Kartini kepada sahabat penanya, Estelle Zeehandelaar, 25 Mei 1899. Kutipan itu kemudian diambil oleh Pramoedya Ananta Toer untuk judul bukunya, “Panggil Aku Kartini Saja” (Lentera Dipantara: 2007). Sebuah kalimat yang memiliki makna mendalam dengan pandangan yang luar biasa dari seorang gadis belia dalam menentang feodalisme ketika ia sendiri berada dalam belenggu yang sangat kuat di dalamnya.
(more…)

Fun Music a la White Shoes and the Couples Company
Featured Articles
April 20, 2015

Fun Music a la White Shoes and the Couples Company

Unik. Itulah image band White Shoes and The Couples Company. Genre retro yang diusung campuran antara pop, funk, dan jazz klasik era tahun 1950-1970an serta paduan dandanan vintage membuat mereka beda dari band lainnya. Minggu (29/3) lalu, grup ini tampil atraktif memukau ratusan orang yang memadati Copacabana International, Melbourne. Mereka diundang untuk mengisi launching Women Art Network Indonesia to Australia (WANITA). Para pengunjung terlihat antusias bernyanyi dan terus bergoyang mengikuti irama musik.
(more…)