Indonesia di Asian Games 2022 – Cabor Unggulan Pulang Tanpa Medali, Cabor Lain Beri Kejutan

Stadion Olimpiade Hangzhou di China resmi menjadi saksi penutupan gelaran Asian Games 2022 pada 8 Oktober lalu. Sempat tertunda selama satu tahun, Asian Games edisi ke-19 akhirnya resmi diadakan pada tahun 2023. Tanggal 23 September dipilih sebagai tanggal resmi pembukaan dari multi-event bergengsi di Asia ini dan menempatkan tuan rumah China sebagai juara umum dengan raihan emas sebanyak 201 medali.

Kontingen Indonesia sendiri membawa tidak kurang dari 413 atlet yang tersebar di 30 cabang olahraga (cabor) dan finis di posisi 13 dengan raihan 7 emas, 11 perak, dan 18 perunggu. Hasil ini meleset dari target yang ditetapkan, dimana tim diharapkan untuk berada satu strip di atas hasil sekarang yaitu di posisi 12 dengan setidaknya 8 – 12 emas.

Namun demikian, hasil ini bisa dibilang adalah salah satu capaian terbaik Indonesia sejak ikut dalam gelaran Asian Games. Tentu pencapaian ini tidak apple to apple jika dibandingkan dengan perolehan medali pada Asian games 2018 saat Indonesia menjadi tuan rumah. Lumbung emas Indonesia yaitu cabor Pencak Silat tidak dipertandingkan dalam Asian Games kali ini.

Meski tidak bisa mengulang sejarah pada 2018, hasil ini dinilai cukup baik dan memberikan angin segar pada tim Merah Putih dengan bangkitnya cabor-cabor yang dipertandingkan pada Olimpiade Paris 2024 nanti.

Cabor-Cabor Ter-Plot Twist

Badminton, dragon boat, jujitsu, sepak takraw, panjat tebing, angkat besi, kurash, karate, dan wushu adalah 9 cabor yang ditargetkan akan mendulang emas. Dari kelima cabor ini, empat cabor yaitu dragon boat, angkat besi, wushu, dan panjang tebing mampu mendulang emas. Sementara itu, lima cabor lain gagal memenuhi target medali emas. Menutupi “defisit” emas ini, dua cabor lain mampu memberi kejutan manis di Asian Games edisi ke-19 ini.

Ditargetkan membawa pulang tiga emas, tim bulutangkis justru nirmedali. Capaian tertinggi tim tepok bulu yang biasanya menjadi “tulang punggung emas” hanya sampai pada babak perempat final. Tidak hanya bulutangkis yang harus pulang dengan tangan hampa, harapan cabor kurash dan jujitsu yang digadang-gadang bisa mendapatkan emas juga harus pupus. Senasib, cabor kurash dan jujitsu yang masing-masing membawa satu atlet saja, sama-sama terhenti di babak 16 besar.

Berbeda dengan tiga cabor sebelumnya, meski gagal meraih emas, sepak takraw dan karate mendapatkan medali warna beda dimana sepak takraw berhasil menyabet perak melalui nomor quadrant putra dan putri. Sedangkan karate menambahkan pundi-pundi medali perunggu lewat nomor kumite 75 kg putra.

Secara mengejutkan, cabor menembak melalui Muhammad Sejahtera Dwi Putra justru mempersembahkan emas pertama untuk Indonesia meskipun tidak menargetkan emas. Muhammad membawa pulang total dua emas sekaligus yaitu di nomor 10 m Running Target Putra dan 10 m Running Target Mixed Putra. Kejutan yang sama datang dari Amellya Nur Sifa di nomor BMX Putri yang berhasil menempatkan satu emas lagi dalam daftar perolehan medali emas Indonesia.  

Rekor- Rekor yang Pecah

Sempat ramai dibicarakan, inilah dia Rahmat Erwin Abdullah, atlet angkat besi yang memecahkan rekor dunia, rekor Asia, dan rekor Asian Games sekaligus. Atlet yang berasal dari Makassar ini berhasil mendapatkan medali emas angkat besi di kelas 73kg dan memecahkan rekor dirinya sendiri.

Pindah ke cabor panjat tebing, ada Desak Made Rita Kusuma Dewi yang sukses membukukan rekor dengan torehan waktu 6.600 detik pada babak kualifikasi. Desak berhasil memecahkan rekor atlet senegeranya, Aries Susanti. Jika Desak di nomor putri, ada Veddriq Leonardo di nomor putra yang mencatatkan rekor baru di perebutan medali perunggu dengan torehan waktu 4.955 detik.

Atlet Indonesia Peraih Emas Asian Games 2022
Berikut adalah daftar lengkap atlet Indonesia peraih emas Asian Games 2022 di Hangzhou, China.

Muhammad Sejahtera Dwi Putra (Menembak 10m Running Target Putra & Menembak 10 Running Target Mixed Run Putra)
Harris Horatius (Wushu Nanquan & Nangun All-Round Putra)

Amellya Nur Sifa (BMX Putri)
Rahmat Erwin Abdullah (Angkat Besi 73Kg Putra)
Desak Made Rita Kusuma Dewi (Panjat Tebing Speed Putri)
Tim Beregu Putra (Dragon Boat (12) 1000m Straight Race Putra)

Teks: Mutia Putri

Foto: Berbagai sumber