Share This Article

Profile
December 29, 2017 posted by Ozip Team

Sempat Bekerja di Jakarta, Michael Jay Reardon Ingin Berbisnis di Indonesia

Sempat Bekerja di Jakarta, Michael Jay Reardon Ingin Berbisnis di Indonesia

Teman, makanan, dan negara tetangga yang sudah bagai rumah sendiri menjadi alasan kenapa Michael masih terus menjaga dan memperbaiki kemampuannya berbahasa Indonesia. Simak serunya obrolan bersama Michael Jay Reardon, pria asal Melbourne yang kerap dipanggil “Goldfish” alias “Mas” oleh sahabat-sahabatnya dari Indonesia.

Kenapa tertarik belajar bahasa Indonesia?
Gampang dipelajari, budayanya menarik, dan sahabat baik saya membuat saya semakin bersemangat belajar bahasa Indonesia! Saya juga merasa mempelajari bahasa negara tetangga sangat penting untuk masa depan.

Ceritakan awal mulanya belajar bahasa Indonesia?
Awalnya tahu ada bahasa Indonesia sekitar 15 tahun lalu. Namun 10 tahun lamanya tidak saya gunakan sampai akhirnya sahabat saya mengajak saya bergabung di AIYA (Australia-Indonesia Youth Association). Bertemu banyak teman baru, saya jadi semakin bersemangat untuk terus belajar bahasa Indonesia.

Pernah mengalami peristiwa salah paham yang berkaitan dengan bahasa Indonesia?
Saat saya di Indonesia, teman saya bilang bahwa male adalah wanita. Jadi ketika saya ke toilet, saya pergi ke toilet yang bertuliskan “wanita”. Kemudian sampai di dalam toilet penuh dengan wanita, semua orang teriak! Salah satu dari mereka kemudian minta foto bareng saya di bawah signage toilet wanita. Memalukan sekali!

Apa saja yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia?
Mengobrol sama teman-teman dari Indonesia, baik secara langsung ataupun melalui Facebook Messenger. Saya juga suka mendengarkan lagu Indonesia lewat Spotify atau nonton film Indonesia. Favorit saya di antaranya film Filosofi Kopi dan Jaranan.

Keuntungan yang dirasakan karena bisa berbahasa Indonesia?
Practical respect. Kalau datang ke Indonesia saya jadi bisa mengobrol bahasa Indonesia. Fungsinya untuk bertanya jalan, komunikasi, dan lebih mudah bersahabat dengan orang lokal. Indonesia kan, negara tetangga. Saya ingin kembali ke sana untuk kerja lagi, atau bahkan berbisnis!

Tips yang bisa dibagi kepada orang lain yang juga ingin mempelajari bahasa Indonesia?
Kunjungi Indonesia, meski hanya satu destinasi yang paling populer seperti Bali. Jangan lupa juga download aplikasi untuk belajar bahasa seperti Babble atau Duolingo. Pelajari kalimat-kalimat dasar yang digunakan sehari-hari, dan tulis di secarik kertas untuk disimpan dalam dompet dan dibaca ketika sedang dalam perjalanan. Aktif juga bergabung dalam komunitas seperti AIYA sehingga lebih mudah untuk saling bertukar bahasa. Ikuti short course bahasa seperti CIE juga alternatif yang menjanjikan.

Boleh diceritakan pengalamannya berkunjung ke Indonesia?
Empat tahun yang lalu saya pertama kali ke Indonesia. Diawali dengan bekerja di Jakarta. Saya kembali ke Australia bulan Februari tahun 2014 karena gaji yang sangat kecil di sana pada waktu itu. Kemudian kembali lagi ke sana tahun 2014 dan 2015 untuk traveling dan bertemu teman-teman. Selain Jakarta, saya juga pernah pergi ke Bogor, Medan, dan Yogyakarta. Tahun depan, saya rencana akan traveling lagi ke Indonesia.

Harapannya terhadap hubungan Indonesia dan Australia?
Kasus Bali Nine beberapa tahun lalu membuat hubungan Australia dan Indonesia menjadi sangat memburuk, tapi rasanya sekarang sudah membaik dan saya harap ke depannya semakin membaik. Semakin banyak masyarakat Australia yang menyadari betapa pentingnya hubungan bilateral untuk masa depan.

Teks: Syafira Amadea
Foto: Windu Kuntoro & Dok. Pribadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *