Share This Article

Info & tips
March 18, 2016 posted by Ozip Team

Tetap Dekat dengan Komunitas Indonesia Saat di Rantau

 Menuntut ilmu di negeri orang seringkali menimbulkan kerinduan terhadap kampung halaman. Suasana dan keakraban pergaulan yang khas “ala Indonesia” tentu saja bisa tetap kita dapatkan sekalipun kita sedang jauh dari Tanah Air. Mulai dari yang basic seperti kebutuhan beribadah, berkumpul dengan komunitas yang berasal dari daerah/etnis yang sama (tak bisa dipungkiri kerap kitapun merasa kangen untuk bisa bebas berbahasa daerah), berkesenian, ataupun berorganisasi dan berkegiatan yang sesuai dengan minat, hampir semuanya bisa tetap terakomodir. Jangan sampai begitu kita sampai di negara baru seolah kita “tersesat” dan  merasa “tidak punya siapa-siapa”, atau tidak tau kemana harus bergaul dengan sesama orang Indonesia.

Contohnya di Victoria, ada sekitar 52 organisasi masyarakat dan komunitas masyarakat Indonesia yang aktif dengan berbagai latar belakang dan kegiatannya. Untuk memudahkan komunikasi dan koordinasi diantara ormas dan komunitas tersebut, Victoria mempunyai FKKI-VIC (Forum Komunikasi Komunitas Indonesia – Victoria) sebagai wadah dalam berkomunikasi dan bekerjasama khususnya mengenai kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh ormas dan komunitas tersebut. Untuk mengetahui informasi lebih detail, klik saja di http://www.fkki-vic.org

Selain terdapat kalender kegiatan (dari situ kita bisa tahu akan ada kegiatan-kegiatan apa saja dari ormas dan komunitas Indonesia di Victoria), juga berbagai daftar ormas/komunitas yang dibedakan berdasar beberapa kriteria seperti berikut ini;

  • Kategori Agama/Kepercayaan:

–        IMCV (Indonesian Muslim Community of Victoria)

–        YIMSA (Young Indonesian Muslim Student Association)

–        Forum – forum pengajian seperti pengajian Brunswick dan Footscray

–        BKS (Badan Kerjasama Umat Kristen)

–        MUDIKA (Muda Mudi Katolik)

–        Masyarakat Budha

–        dan lain-lain

  • Kategori Etnis/Kedaerahan:

–        IKMSM (Ikatan Keluarga Minang Saiyo Melbourne)

–        PANDAN (Paguyuban Pasundan)

–        Punguan Batak Bonapasogit

–        Mahindra Bali

–        KMA (Kawanua Melbourne Australia)

–        Paguyuban Jawi

–        dan lain-lain

  • Kategori Umum/Bisnis:

–        PERWIRA (Perhimpunan Warga Indonesia di Victoria)

–        AIYA (Australia – Indonesia Youth Association)

–        AIAV (Australia Indonesia Association Victoria)

–        Jembatan Poetry Society

–        Indonesia Business Centre Melbourne

–        dan lain-lain

  • Kategori Pemuda/Mahasiswa:

–        PPIA (Perhimpunan Pelajar Indonesia Australia)

–        Saman Melbourne

–        Bhinneka – Indonesian Art Cultural Group

–        IndoMelb

–        ISSC (Indonesian Student Soccer Community)

–        dan lain-lain

  • Kategori Media:

–        AIJA (Association of Indonesian Journalists in Australia)

–        OZIP

–        Buset

–        Kopitoebruk.com

–        Radio Kita Melbourne

–        dan lain- lain

Nah, dari situ kalian akan tahu kemana jika mau beribadah, merayakan hari besar keagamaan bersama-sama dengan yang lain tanpa merasa kesepian, mengetahui organisasi mana yang paling sesuai dengan interest, kegiatan kesenian apa yang ingin ditekuni, hingga media apa saja yang  bisa menjadi “guidance” supaya tetap bisa ‘gaul dan update’ tentang info-info terkini dari komunitas Indonesia.

Dan jangan lupa berbagai kegiatan kerapkali diadakan di kantor Konsulat Jenderal RI Melbourne, seperti Upacara Bendera 17 Agustus, perayaan  hari besar keagamaan, berbagai  bazaar, kegiatan-kegiatan rutin kesenian, dan masih banyak lagi.

Jadi sekalipun tengah disibukkan dengan berbagai kegiatan akademis sebagai mahasiswa, kegiatan-kegiatan dari berbagai ormas dan komunitas tersebut bisa menjadi penyeimbang, dan terutama sekalipun sedang jauh dari kampung halaman kita tidak akan melupakan akar dan asal sebagai orang Indonesia.

Katrini Nathisarasia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *