Share This Article

Fashion & Beauty
March 19, 2014 posted by Ozip Team

Kenali Faktor Perusak Kulit

Kenali Faktor Perusak Kulit

Perubahan kulit merupakan faktor yang paling nyata pada saat kita memasuki usia lanjut. Perubahannya bisa mencakup keriput dan kendor, juga perubahan warna rambut.

Kulit kita mempunyai beberapa fungsi, antara lain:

  • Melindungi dari pengaruh cuaca,
  • Mengontrol temperatur tubuh ,
  • Terdapat nerve receptor yang menjadikan kita mempunyai sensasi sentuhan, rasa sakit atau tekanan.

Kulit terdiri dari banyak lapisan, tetapi terbagi dalam 3 bagian besar:

skin-epidermis-dermis-hair

 

  • Kulit paling luar (Epidermis) mengandung  sel-sel kulit, pigmen, dan protein,
  • Lapisan tengah (Dermis) mengandung pembuluh darah, saraf, akar rambut, kelenjar minyak. Lapisan tengah  ini memberikan nutrisi ke lapisan epidermis.
  • Lapisan yang ketiga di bawah dermis (Subcutaneous) mengandung kelenjar keringat, beberapa akar rambut, pembuluh darah.

 Tiap lapisan mengandung connective tissue yang mengandung kolagen sebagai support dan elastin untuk kekenyalan dan kekuatan kulit kita.

Perubahan kulit yang terutama adalah akibat lingkungan, genetik, nutrisi dan faktor-faktor lain, tetapi faktor utama adalah sinar matahari. Coba bandingkan kulit kita yang selalu terlindungi pakaian dengan yang selalu terekspos dengan matahari, akan sangat jelas perbedaannya.

Orang yang memiliki warna pigmen yang gelap, akan cenderung lebih kuat dalam pertahanan terhadap matahari dibandingkan dengan warna kulit yang putih/kuning (fair skin).

Akibat usia, epidermis menjadi lebih tipis, lebih pucat, juga adanya perubahan dalam connective tissue, menjadikan kulit kekurangan elastisitas. Pembuluh darah di dalam lapisan dermis menjadi lebih lemah, mengakibatkan kulit menjadi lebih mudah berbekas (bruising).

Begitu juga kelenjar keringat menjadi berkurang, terutama kaum wanita setelah menopause, menjadikan kulit tidak lembab, kering dan kadang gatal-gatal.

Lapisan Subcutaneous yang mengandung lapisan minyak menjadi berkurang fungsinya terhadap insulasi, sehingga mengakibatkan kurangnya kemampuan kulit untuk menahan temperatur tubuh, terutama saat winter, orang-orang yang berusia lanjut akan terasa lebih dingin dibanding orang2 yang masih berusia muda.

Akibat kulit yang menjadi kering, maka kadang akan timbul problem kulit seperti skin tags, wart, dan lain-lain.

Hindarkan menggosok atau menarik kulit terlalu keras pada aging skin, karena akan merusak pembuluh darah. Pada aging skin, perbaikan kulit yang luka akan 4 kali lebih lambat.

Problem lain pada kulit / aging skin  juga bisa dipengaruhi oleh faktor lain seperti penyakit pada pembuluh darah, diabetes, heart disease, penyakit lever, kekurangan nutrisi, obesitas, reaksi obat-obatan dan juga faktor stress, penggunaan zat-zat kimiawi, indoor heating, dll.

Pencegahan:

1)    Gunakan sunscreen apabila diluar rumah,

2)    Nutrisi yang baik,

3)    Selalu gunakan moisturiser baik untuk wajah ataupun badan,

4)    Perawatan intensif/salon treatment setidaknya 1 bulan/1 kali

5)    Gunakan produk bebas sabun untuk mandi

6)    Minum air putih setidaknya 2 liter/hari.

jane lim

 

 

 

Yanti  ( Jane Lim)

Beauty Therapist and Paramedical Aesthetics-

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *