The Artistry: Temu Kangen masakan Indonesia dengan Kangen Indo

Bagi diaspora Indonesia di Sydney, nama Kangen Indo tentu sudah tidak asing lagi. Restoran ini dikenal sebagai salah satu tempat yang menghadirkan suasana kampung halaman melalui sajian kuliner autentik khas Indonesia. Pada 9–10 Agustus 2025, Kangen Indo mendapat kesempatan istimewa untuk menjadi representasi kuliner Indonesia di Festival Kuliner The Artistry yang digelar di Queen Victoria Market, Melbourne.

Festival ini merupakan bagian dari rangkaian acara The Artistry, sebuah ajang perayaan keberagaman budaya yang menjadi ciri khas Australia. Kangen Indo hadir dengan menu andalannya, Bakso Kuah, dan berhasil menarik perhatian bukan hanya dari para diaspora Indonesia yang rindu santapan Ibu Pertiwi, tetapi juga pengunjung mancanegara. Antrian panjang di depan stand pun menjadi bukti nyata tingginya antusiasme masyarakat terhadap cita rasa Indonesia.

Konsep dan Awal Mula Kangen Indo

Dalam kesempatan ini, OZIP berbincang langsung dengan Sheily Marzuki Rizky, salah satu pemilik Kangen Indo. Ia menceritakan bagaimana kerinduan akan kampung halaman menjadi alasan utama berdirinya restoran ini.

“Kami sudah 23 tahun tinggal di Australia, tapi rasa kangen dengan suasana mudik dan bertemu teman-teman itu tidak pernah hilang. Kami ingin membawa nuansa itu ke sini. Jadi, saat orang datang ke Kangen Indo, rasanya seperti pulang ke Tangsel atau Kemang. Kami ingin restoran ini jadi rumah kedua bagi orang Indonesia di Australia,” ungkap Sheily.

Dengan latar belakang ketiga pemiliknya di bidang hospitality dan kuliner, Kangen Indo mengusung konsep makanan Indonesia berkualitas bintang lima dengan cita rasa otentik.

“Kami ingin membuat bakso yang berbeda. Australia terkenal dengan keju, daging, dan wagyu yang berkualitas. Jadi kenapa tidak kami kemas menjadi bakso versi sultan? Uniknya, meskipun kualitasnya premium, harganya tetap terjangkau. Bahkan, bumbu dan sambalnya pun kami racik sendiri supaya rasanya otentik. Banyak pelanggan bilang rasanya seperti nyocol sambel di Tangsel,” tambahnya sambil tersenyum.

Perjalanan Kangen Indo ke Melbourne

Meski berbasis di Sydney, Kangen Indo kerap mendapat pesan dari diaspora Indonesia di Melbourne yang meminta mereka membuka cabang. Setiap unggahan menu di media sosial selalu dibanjiri komentar dan permintaan agar Kangen Indo segera hadir di kota tersebut.

Kesempatan itu datang ketika salah satu penyelenggara The Artistry Festival, mengajak Kangen Indo berkolaborasi. Ajakan ini disambut hangat, dan Kangen Indo akhirnya membawa menu andalannya untuk diperkenalkan kepada publik Melbourne dalam festival ini. Kehadiran mereka di acara tersebut menjadi langkah awal untuk mengenalkan Kangen Indo kepada komunitas yang lebih luas.

Antusiasme Pengunjung Festiva

Selama dua hari festival berlangsung, stand Kangen Indo menjadi salah satu yang paling ramai. Antrean panjang terlihat sejak pagi hingga sore, terutama dari para diaspora Indonesia yang rindu cita rasa tanah air. Namun, bukan hanya itu, banyak pengunjung mancanegara yang turut penasaran setelah melihat tingginya antusiasme pengunjung.

“Kami benar-benar tidak menyangka antusiasme pengunjung sebesar ini,” kata Sheily.

“Ada pengunjung dari Cina, India, bahkan Australia Barat, yang semuanya ingin mencoba bakso. Beberapa bahkan memberikan testimoni mengejutkan, ‘Ini lebih enak dari pho!’”

Menariknya, sebagian besar pengunjung menikmati Bakso Kuah tanpa menambahkan saus atau kondimen apa pun. Hal ini menunjukkan kualitas rasa bakso dan kuahnya yang sudah begitu kaya dan memikat.

Rencana Kangen Indo ke Depan

Festival ini bukan hanya ajang promosi, tetapi juga membuka peluang baru bagi Kangen Indo. Sheily menceritakan bahwa mereka mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Chancellor Melbourne yang sempat mencicipi bakso mereka.

“Beliau menyarankan kami membuka cabang di Melbourne,” ungkap Sheily.

“Bahkan, kami membuat tantangan di Instagram: kalau ada 500 orang yang DM kami meminta Kangen Indo hadir di Melbourne, itu akan menjadi bukti kuat untuk melangkah ke sana.”

Tak hanya itu, Kangen Indo juga berencana memberikan menu spesial di setiap cabangnya. Artinya, jika nanti Kangen Indo resmi hadir di Melbourne, akan ada satu menu khusus yang hanya tersedia di cabang tersebut. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk adaptasi terhadap selera dan budaya lokal di tiap kota.

Penutup

Kehadiran Kangen Indo di Festival Kuliner The Artistry bukan hanya sekadar sebuah usaha promosi, tapi juga menjadi momen simbolis seberapa eratnya hubungan diaspora Indonesia dengan kampung halaman dengan kuliner. Dengan konsep “bakso sultan harga rakyat”, sambal otentik, dan suasana “rumah kedua” bagi masyarakat Indonesia, Kangen Indo berhasil mencuri perhatian publik Melbourne dan mancanegara.

Dengan antusiasme yang luar biasa, dukungan komunitas, dan peluang besar yang terbuka, perjalanan Kangen Indo baru saja dimulai. Mungkin dalam waktu dekat, bukan lagi hanya Sydney yang bisa menikmati bakso khas Kangen Indo, tetapi juga Melbourne dan kota-kota lainnya di Australia.