Share This Article

Culinary
September 28, 2017 posted by Ozip Team

Serupa yang Tak Sama: Masakan Indonesia, Malaysia, Singapura

Serupa yang Tak Sama:  Masakan Indonesia, Malaysia, Singapura

 

Sama-sama terletak di gugusan kepulauan Melayu membuat Indonesia, Malaysia, dan Singapura, mempunyai banyak kemiripan di segala hal. Mulai dari bahasa, pakaian tradisional, adat istiadat, dan tentu saja kuliner-nya. Makanan Indonesia, Melayu, dan Singapura sangat mirip satu sama lain. Di OZIP edisi bulan ini kami menghadirkan restaurant Killiney Kopitiam yang mengangkat cita rasa Singapura, dan West Wok dengan cita rasa Malaysianya yang kental.

Masakan Indonesia, Malaysia, dan Singapura mempunyai cita rasa yang hampir sama. Bahkan beberapa masakan seperti sate, rendang, mie goreng, kari, rujak, hingga es kacang, selalu ada di masing-masing negara dengan perbedaan masing-masing. Perbedaannya biasanya di   pemakaian rempah dan penampilannya saja.  Misalnya, Rendang Padang yang ada di Indonesia menggunakan rempah yang yang lebih banyak dan terkenal dengan pedasnya,  sedangkan di Malaysia atau Singapura rendangnya tidak begitu medok rasa bumbunya, kadang lebih mirip kari atau kalio yang lebih mild.

Memang ciri utama masakan khas Melayu adalah kuatnya rasa rempah-rempah. Santan juga kerap kali  menjadi unsur penting, sehingga menghasilkan masakan yang gurih, berlemak, juga pekat. Perasa seperti terasi atau sering disebut juga dengan belacan, juga sering digunakan untuk menambah sedapnya masakan.  Jangan  lupa juga, sambal menjadi pelengkap yang tak bisa ditinggalkan di hampir segala jenis hidangan Melayu. Tak lengkap rasanya masakan terhidang tanpa hadirnya sambal. Oh, ya, lengkuas dan serai juga salah satu bumbu andalan di masakan-masakan Indonesia, Malaysia, dan juga Singapura.

Malaysia_Nasi Kandar khas MalaysiaMasakan Melayu hampir selalu dihidangkan bersama nasi. Walaupun terdapat banyak jenis makanan dalam masakan Melayu, biasanya semua dihidangkan sekaligus, tanpa urutan sajian seperti layaknya dalam budaya Barat, atau Cina tradisional. Pengaruh Arab, India, dan Cina juga cukup kuat di masakan Melayu. Berbagai masakan berbahan mie (mie goreng, kwetiaw, bihun, dan lain-lain) merupakan pengaruh dari Cina, sementara berbagai rasa kari banyak mendapat pengaruh dari Arab atau India.

Oleh karena mayoritas orang Melayu beragama Islam, masakan Melayu banyak mengikut aturan Halal dengan mengambil sumber protein hewani yang kebanyakan berasal dari daging sapi, kambing, domba, ayam, itik, ikan, dan berbagai  jenis sea-food lainnya. Tahu juga cukup banyak digunakan di beberapa hidangan Indonesia, Malaysia, maupun Singapura.

Nah, kita mengenal bahwa masakan Malaysia dan Singapura bumbu rempahnya tidak sebanyak masakan Indonesia.  Masakan Indonesia juga cenderung lebih pedas dan rumit dalam pembuatannya, misalnya, kencur, daun salam, lengkuas, ketumbar, kunyit, bawang merah, bawang putih, jeruk nipis, semuanya ada dalam satu masakan!. Selain itu masakan Indonesia juga  memiliki lebih banyak macam dibanding masakan Malaysia dan Singapura. Sebut saja ada berapa macam soto, sate, dan rujak yang ada di Indonesia.

Melayu_Nasi Lemak Malaysia Melayu_Nasi Uduk IndonesiaSalah satu masakan Malaysia yang paling terkenal adalah Nasi Lemak. Masakan ini perlu dicoba saat Anda berkunjung ke Malaysia. Nasi lemak yaitu nasi yang direndam dalam santan kelapa, ditambah dengan daun pandan dan sereh dan dikukus sampai matang, aromanya yang menggoda membuat orang selalu ingin mencoba. Nasi Lemak biasanya dihidangkan bersama dengan ayam goreng, rendang sapi, sambal , telur, dan lalap ketimun. Nasi Lemak ini hampir sama dengan Nasi Uduk-nya Indonesia.  Hanya saja Nasi Uduk hidangan pendampingnya lebih bervariasi, mulai dari semur, ayam goreng, jerohan, bihun goreng, orek tempe, tak lupa sambal, dan kadangkala dilengkapi dengan pete goreng! Hhhmm… lezatnyaaa…

Selain itu Malaysia juga terkenal dengan Laksa-nya. Jangan salah, Singapura juga punya Laksa Singapura. Laksa (atau Kari Laksa) merupakan hidangan kaum peranakan di Singapura. Laksa Singapura ini isinya antara lain mie, fish-cake, udang, kerang, dan tauge cincang yang disajikan dengan kuah santan gurih pedas.

Melayu_Chili Crab dan Roti  MantauBicara tentang  Singapura, jangan lupakan hidangan wajib khas Singapura lainnya: Chili Crab! Chili Crab yang pekat sausnya, kental dengan cira rasa bawang putih dan cuka, terasa semakin istimewa dengan tambahan salut telur tipis. Walaupun namanya Chili Crab, namun citarasa pedasnya tidak sampai menyengat lidah. Kepiting yang digunakan kadang bisa juga kepiting soka (soft-shell crab). Chili Crab kerap dimakan bersama dengan roti mantau, selain tentu saja bersama nasi putih. Nikmatnya tak terkira!

Katrini Nathisarasia

Photo: Berbagai sumber

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *