Share This Article

Ozip Tax
March 31, 2018 posted by Ozip Team

Merubah Hobi Menjadi Bisnis

Merubah Hobi Menjadi Bisnis

Banyak diantara kita yang berminat untuk menjadikan hobi sebagai sumber penghasilan, karena dengan asumsi alangkah baiknya jika dapat menyalurkan hobi sekaligus dapat menghasilkan uang pada saat yang bersamaan. Namun demikian pada kenyataannya tidaklah seperti semudah membalikan telapak tangan.

Artikel kali ini akan membahas lebih lanjut apa sajakan yang perlu diperhatikan serta menjadi pekerjaan rumah bagi kita sebelum akhirnya memutuskan untuk merubah hobi menjadi bisnis.

Langkah-langkah berikut ini diharapkan akan membantu menghindari beberapa kesalahan umum saat kita memutuskan untuk mendapatkan penghasilan dari hobi favorit.

Apakah Anda sudah mempersiapkan diri?

Kecuali jika Anda telah menjalankan bisnis sebelumnya, sangat mudah untuk terlena dengan gagasan; Anda mendapatkan bayaran karena melakukan apa yang Anda sukai. Kenyataannya adalah: tekanan untuk mendapatkan penghasilan dari hobi Anda bisa dengan cepat membuat Anda tidak dapat lagi mendapat kesenangan dari hobi Anda.

Menjalankan bisnis yang sukses tidak hanya semata menjalankan hobi. Kecuali apabila Anda mampu mempekerjakan karyawan untuk mengurus pembukuan, pemasaran dan penjualan, maka pada akhirnya Anda akan menghabiskan banyak waktu menyelesaikan pekerjaan yang sama sekali tidak terkait dengan passion sejati Anda.

Lakukan penelitian pasar

Jika Anda telah memiliki bakat dan semangat kewirausahaan, berarti Anda sudah memiliki keunggulan. Karena merupakan nilai tambah untuk dapat menggabungkan keahlian bisnis dengan passion Anda.

Pertanyaannya adalah, apakah orang akan membayar Anda atas ide bagus yang Anda miliki? Sebagai contoh Jika Anda suka berkebun, siapa yang akan membeli tumbuhan ramuan, rangkaian bunga, atau e-book tentang tanaman karya Anda?

Salah satu kesalahan terbesar yang pada umumnya dilakukan wirausaha rumahan adalah tidak melakukan riset pasar.

Secara singkat, riset pasar adalah proses dari:

  • mengidentifikasi pasar potensial
  • memahami apa yang paling diinginkan dan dibutuhkan pelanggan Anda
  • mencocokkan produk dan layanan Anda dengan kebutuhan tersebut
  • memeriksa kompetisi dan
  • membuat rencana pemasaran

Saran untuk Anda, fokuskan usaha Anda pada pasar khusus yang tidak terlalu banyak pemainnya, sehingga meningkatkan peluang kesuksesan Anda. Anda akan meminimalkan persaingan dan mengurangi kemungkinan yang tidak menguntungkan dengan menciptakan solusi yang dirancang untuk pelanggan yang sangat spesifik.

Ide pemasaran strategis

Jika Anda baru memulai, kemungkinan besar Anda akan menjalankan bisnis dengan modal kecil. Anda harus sangat selektif untuk membelanjakan anggaran pemasaran Anda-itulah mengapa sangat penting untuk mengetahui dengan pasti siapa yang akan menjadi pelanggan Anda. Sehingga solusi yang perlu di cari adalah bagaimana bisnis Anda mudah dicari.

Kehadiran situs web dan media sosial sangat penting untuk bisnis kecil manapun. Saat ini peran media social cukup berpengaruh besar dalam hal pemasaran, banyak bisnis yang mendapatkan pelanggan karena mereka aktif memasarkan produk mereka di media social, selain efektif pemasaran dengan cara ini juga cukup ekonomis. Pertimbangkan juga untuk mengikuti pameran, mensponsori acara komunitas, bergabung dengan asosiasi bisnis lokal, atau bermitra dengan entitas bisnis lain yang kompatibel dengan biaya rendah untuk dapat mempromosikan bisnis Anda.

Kesimpulan Akhir

Jika mengubah hobi Anda menjadi bisnis adalah pilihan yang tepat untuk Anda, cobalah selama enam bulan sampai setahun sebelum Anda benar-benar menjalani bisnis Anda penuh waktu. Menjalankan bisnis sampingan kecil sebagai sebuah awalan akan menunjukkan kepada Anda apakah gagasan Anda berpotensi menjadi entitas bisnis sepenuhnya, sebelum Anda berhenti dari pekerjaan utama Anda dan menginvestasikan semua tabungan Anda.

Menyusun rencana bisnis satu halaman sederhana sebelum memulai merupakan cara terbaik untuk membantu Anda memikirkan dan mengevaluasi gagasan Anda, selangkah demi selangkah, saat Anda menetapkan sasaran dan mengidentifikasi strategi untuk mencapainya.

Perencanaan bisnis mungkin tampak seperti pekerjaan rumit bagi bisnis kecil paruh waktu, tapi tanpa ada perencanaan, bagaimana Anda akan tahu kapan Anda telah mencapai tolok ukur kesuksesan Anda?

The Materials are provided for general information purposes only and are not intended as professional advice and should not be substituted for, or replace, such professional advice.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *