Selasa, 20 Januari 2026 menjadi hari yang istimewa, terkhusus pada pagelaran Australia Open 2026 yang berlangsung di Melbourne, Australia. Tepat pada hari Selasa ini, salah satu atlet asal Indonesia, Janice Tjen, menorehkan sejarah dengan memenangkan pertandingan main-draw melawan petenis asal Kanada, Leylah Fernandez, grand finalis US Open. Wanita berumur 23 tahun ini menorehkan sejarah kemenangan atlet Indonesia di kancah internasional sejak 28 tahun silam, tepatnya tahun 1998, oleh Yayuk Basuki.
Tidak hanya torehan performanya yang spektakuler di Australia Open, memenangkan dua set dengan perolehan game 6-2 7-6, beliau yang baru saja terjun ke kompetisi tenis pada tahun ini juga menorehkan performa yang menuliskan sejarah bagi atlet Indonesia. Pada pertandingannya di US Open, Janice juga lolos ke ronde kedua. Performanya yang baik ini membawa ranking dirinya dari Top 400 pada tahun lalu hingga ke-59 selepas Australia Open ini, mendekat menuju Top 50. Pada US Open, Janice juga menuliskan sejarah sebagai atlet Indonesia yang lolos paling jauh kedua setelah terakhir diraih oleh Angelique Widjaja pada 2004 silam.
Dilansir dari wawancara David Kane, reporter Tennis.com, lepas pertandingannya di Australia Open 2026, Janice merasakan energi yang luar biasa dan atmosfer yang sangat mendukungnya di stadium. Tidak hanya keluarga dan teman dekat, tetapi juga banyak diaspora Indonesia yang menonton penampilannya langsung di Melbourne. Wanita yang menekuni sosiologi di Pepperdine University ini lihai mentransfer energi dari dukungan para penonton menjadi energi di lapangan. Janice pun mengungkapkan kepada David bahwa dia merasa semakin dikenal oleh orang lain, tetapi hal itu tidak membuatnya berubah. Justru membuatnya menjadi lebih baik dan semakin semangat. Beliau juga mengatakan bahwa dirinya merupakan individu yang sederhana dan simpel.
Pertandingan selanjutnya melawan mantan No. 1 dunia asal Republik Ceko, Karolina Pliskova, pada Kamis, 22 Januari 2026. Sayangnya, Janice belum bisa melanjutkan ke babak selanjutnya setelah menelan kekalahan pada kedua set dengan perolehan game 6-4 6-4.
Mari kita dukung individu dan atlet Indonesia di kancah internasional!
















