OzipMates yang budiman,
Pernah ke Pulau Nias? Bagi penggemar deru buih ombak laut, kawasan barat Indonesia menawarkan banyak pilihan. Salah satunya teluk Lagundri Bay di Nias Selatan, Sumatera Utara. Lokasi ini sangat terkenal bagi peselancar dunia karena tipologi ombaknya yang dianggap sempurna. Nias kemudian menjadi sangat terkenal karena dipopulerkan oleh Australian surfers Kevin Lovett, Peter Troy dan John Gazelle tepat 50 tahun lalu.
Tak jauh dari teluk Lagundri, 30 menit berkendara, ada satu desa adat bernuansa zaman megalitikum, desa Hilisimaetano yang ditandai banyaknya arsitektur kuno Omo Sabua/Hada, rumah tinggal sekaligus “benteng pertahanan” yang juga memiliki struktur tahan gempa bumi serta tinggalan batu-batu megalitik yang terjaga dengan baik. Inilah desa tertua dan salah satu rumah dari peradaban megilitk yang masih hidup di kawasan Nias Selatan. Struktur sosial budayanya masih memegang teguh struktur sosial masyarakat bangsawan yang berfungsi sebagai pemimpin adat. Kaum cendekiawan ditetapkan menjadi tetua adat sebagai pemberi pertimbangan kepada bangsawan untuk mengatur masyarakat umum yang umumnya berprofesi sebagai petani, untuk kemudian bersama-sama menjaga marwah desa dalam hukum adat.

OzipMates tentu pernah melihat tradisi lompat batu setinggi 2 meter. Tradisi satu-satunya di dunia ini hanya ditemukan di pulau Nias, suatu ujian keberanian, kematangan dan kedewasaan bagi anak-anak remaja Nias. Oleh karenanya sejarah mencatat, wilayah ini paling susah ditaklukan oleh militer Belanda. Namun menariknya, di saat bersamaan penduduk Nias menerima secara terbuka ajaran kasih Kristus yang bertolak belakang dengan situasi peperangan masa itu. Tinggalan dari bangunan pos para misionaris ini, masih ada di Desa Hilisimaetano.
Keindahan alamnya berpadu dengan kekayaan kulinernya. Lidah OzipMates akan dimanjakan dengan keunikan Gowi Nifufu (ubi tumbuk), gurihnya Harinake (daging babi cincang) dan Bawi Ni’owuru (daging babi masak), atau kuliner seafood kepiting Bata Hambae yang sangat pas dipadupadankan dengan Nasi Bungkus Nihunago dan Sambal Goreng Buncis.
Travel, enjoy and learn. Ayo kunjungi Indonesia.
Rio S. Migang *Pendiri EcoPlan Australia. Saat ini berdomisili di Maryland, Amerika Serikat. | Foto Istimewa (berbagai sumber)













