Share This Article

Travel
May 28, 2017 posted by Ozip Team

Sulawesi, Lautan Pulau Besi

Sulawesi, Lautan Pulau Besi

Wisata_Bukit Doa ManadoPada wisata series sebelumnya, kita sudah mengelilingi dua pulau terbesar di Indonesia, yakni Sumatera dan Kalimantan. Kali ini penulis ingin mengajak pembaca mengenal Sulawesi, sebuah pulau yang termasuk dalam 11 pulau terbesar di dunia yang dikelilingi pegunungan dan pantai-pantai ciamik serta sejak dulu dikenal sebagai kota penghasil berbagai biji logam berharga dan oleh para pendatang Portugis disebut sebagai Celebes.

Tentu banyak pembaca Ozip mengenal beberapa kota terkenal di Sulawei dengan destinasi ikoniknya, seperti Manado dengan Bukit Doa dan Bunaken (Sulawesi Utara), Palu dengan Danau Poso (Sulawesi Tengah), Makasar dengan Pantai Losari dan Tana Toraja (Sulawesi Selatan), Kendari dengan ikon Benteng Raksasa Buton (Sulawesi Tenggara), Gorontalo dengan Pantai Olele (Gorontalo) dan kota Mamuju (Sulawesi Barat). Itu hanya beberapa saja dan sama sekali belum menggambarkan secara utuh betapa indahnya Sulawesi.

Anugerah untuk Sulawesi memang luar biasa besar, kekayaan kandungan dalam bumi, keindahan lansekap geografisnya dan keragaman budayanya. Tinggal berdampingan selama ratusan bahkan ribuan tahun berbagai suku bangsa seperti Minahasa, Sangihe Talaud, Boolang Mongondow, Makasar, Bugis, Toraja, Buton, Mandar, Bajo, yang kemudian terbagi lagi ke dalam berbagai sub suku bangsa dengan bahasa, kuliner, musik, seni dan kebudayaan yang sangat berbeda serta menarik.

Wisata_Bunaken divingUntuk urusan kuliner laut, disinilah sorganya. Bagi yang tinggal di luar negeri seperti Australia, menikmati kuliner laut sangatlah mahal, jauh lebih murah menikmati angus beef atau pork terbaik. Di Sulawesi, mulai rumah makan kecil, pasar nelayan, tepi pantai hingga restoran hotel, kita dapat menemukan dengan mudah berbagai jenis seafood laut dalam segar berkualitas dengan harga sangat terjangkau seperti kerapu, baronang, kakap merah, tuna (Indonesia termasuk penghasil ikan tuna berukuran terbesar di dunia), kudu-kudu, sukang, dan beragam jenis lainnya yang biasanya ditemani sambal dabu pedas segar. Mau pilih digoreng, dibakar, atau dibuat sup pedas maknyusnya tak terkira.

Dalam seri selanjutnya semoga pembaca dapat merasakan hangatnya matahari di hamparan pasir putih Tanjung Bira, menyelam di laut biru super jernih Takabonerate, tersenyum melihat anak-anak Bajo yang berlompatan terjun ke lautan biru di Buton menunjukkan kebolehan mereka berenang dan bersama penduduk lokal yang ramah menikmati kuliner seafood kualitas nomor satu.

Yuk ke Sulawesi, our Wonderful Indonesia.

Oleh: Rio S. Migang (rio@eco-plan.com.au)

Foto: Istimewa (berbagai sumber)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *