Semangat kemerdekaan Republik Indonesia terasa hingga ke Negeri Kanguru. Komunitas masyarakat Indonesia yang tergabung dalam Kusuma Indonesia Community Australia (KICA) menggelar perayaan hari ulang tahun (HUT) kemerdekaan RI bertajuk “17-an Rame-Rame”, pada 22 Agustus 2026 di Varsity Lake Community Centre, Gold Coast. Acara kebersamaan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus nostalgia tradisi khas perayaan 17 Agustus bagi warga Indonesia yang berada di kawasan Queensland dan sekitarnya.
Merayakan hari kemerdekaan Indonesia bersama KICA mengusung kearifan lokal pesta rakyat. Tidak hanya pertunjukan seni budaya, KICA juga menggelar beragam perlombaan seru yang terbuka untuk seluruh anggota keluarga, seperti Lomba Balap Karung, Lomba Makan Kerupuk, Lomba Lari Kelereng, Lomba Tangkap Ayam dan Lomba Karaoke sambil Joget Dangdut. Selain perlombaan, pengunjung dapat menikmati aneka hidangan khas Indonesia. Tuya Taste turut memanjakan lidah para pengunjung dengan menu andalan yaitu bakso kuah hangat. KICA juga menyajikan menu favorit untuk momen makan siang bersama seperti sate ayam, tumis sayur, bihun goreng, sate ayam, hidangan tumpeng dan gorengan bakwan dan pisang. Tersedia juga bazaar produk-produk seperti bumbu masakan dari Indonesia yang difasilitasi oleh Brizzindo.
Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama-sama Pada “17an with KICA was a fantastic way to reconnect with Indonesia to celebrate its independence day from afar. I was involved both as a performer and and otherwise as an audience. It was a lot of fun! KICA did a wonderful job of bringing talented performers, yummy food, and the vibrant community together for a party! It was great to see all kinds of people involved: children competing for prizes, adults singing and dancing.
Seorang warga negara Jerman yang tengah melanjutkan studi di Brisbane, Marlene, mengaku sangat antusias untuk mempelajari budaya Indonesia. Ia juga bergabung dengan KICA sebagai tim tari Ratoh Duek dan sudah berhasil tampil di beberapa event sebelumnya. Marlene mengungkapkan, “Indonesian Independence Day was such a joyful display of pride and community spirit. The kind of celebration where you don’t just watch, but somehow find yourself right in the middle of it. From us dancers shouting “Merdeka!” together during the performances, to generations singing karaoke while everyone else danced around the singer. I loved seeing everyone in red and white, also loved what that represented.”

Marlene juga mengikuti lomba makan kerupuk dan berhasil meraih peringkat 2. Ia menambahkan, “Add a crisp-eating competition with actual medals and prizes (a level of competitive seriousness I deeply respect) and, of course, an extraordinary amount of incredible food, and the whole day felt warm, generous and gloriously alive. Pride expressed not only through ceremony, but through food, laughter, generational exchange and simply being together.















