IndOz Conference 2026 – Beyond Dialogue, Making Deals

Brisbane City Hall kembali menjadi saksi bisu menguatnya hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia lewat gelaran IndOz Conference 2026, konferensi bisnis yang diselenggarakan pada hari Rabu, 2 September 2026. Sebagai ajang konferensi dan forum jejaring bisnis tahunan terbesar di Australia yang mempertemukan pemangku kepentingan kedua negara, acara ini sukses menyedot perhatian ratusan pemimpin industri, akademisi, hingga perwakilan pemerintah. Forum strategis yang diprakarsai oleh Synergy of Indonesia Australia ini mengusung tema “Beyond Dialogue, Making Deals”, bertransformasi menjadi platform nyata untuk merealisasikan proyek serta kerja sama konkret di berbagai sektor keunggulan.

David Widjaja, seorang pelopor indOz dan figur besar dalam kerjasama kooperatif antara Indonesia dan Australia, mengatakan IndOz 2026 bertujuan untuk mendorong kerja sama ekonomi nyata, perdagangan, investasi, serta kemitraan antar-masyarakat (people-to-people links). Melalui ajang ini, para peserta diajak memanfaatkan potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia dan Australia yang saling melengkapi. Rangkaian acara dikemas secara dinamis melalui sesi diskusi panel dengan fokus utama pada sektor Food & Agribusiness serta Energy, Mining & Critical Minerals, panggung Lightning Speeches untuk inovasi digital dan investasi, serta diakhiri dengan Business Networking Dinner.

Kesan mendalam dirasakan oleh para peserta yang menghadiri rangkaian sesi diskusi dan ruang jejaring IndOz Conference tahun ini. Salah seorang peserta konferensi mengungkapkan, “IndOz Conference tidak hanya menawarkan diskusi tingkat tinggi, tetapi juga menjadi tempat terbaik untuk membangun koneksi bisnis nyata. Diskusi seputar agribisnis dan energi hijau memberikan wawasan praktis yang sangat berguna bagi para pelaku usaha diaspora yang ingin berekspansi di koridor Australia-Indonesia.” 

Melalui forum bisnis seperti IndOz Conference, diaspora Indonesia tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut berperan aktif sebagai jembatan ekonomi dan diplomasi yang memperkokoh hubungan kedua negara di masa depan.