Share This Article

Featured Articles
July 22, 2014 posted by Ozip Team

TOKOH

TOKOH

Rangga Almahendra

Rangga Almahendra - Penulis 99 Cahaya di Langit EropaRangga Almahendra dan istrinya, Hanum Salsabiela Rais (putri Amien Rais), mengubah persepsi masyarakat Indonesia akan Eropa melalui novel best-seller karya mereka, 99 Cahaya di Langit Eropa. Eropa yang pada masa kini sering kelihatan bertolak belakang dengan agama Islam sebenarnya memiliki jejak-jejak perkembangan agama Islam yang kian luput dari mata kita. Hal ini dipenakan pada saat Hanum menemani Rangga kuliah S3 di Austria. 99 Cahaya mengandung makna dimana 99% kaum Muslim adalah pecinta damai, namun jumlah ini sering tertutup oleh 1% kaum Muslim radikal yang lebih vokal. Rangga menamatkan pendidikannya di Institut Teknologi Bandung dan di Universitas Gadjah Mada. Kini ia mengajar sebagai dosen di UGM.

 

 

Awi Suryadi

Pingkan - Awi Suryadi

 Pria yang akrab disapa Awi ini telah menyutradarai 13 film (Claudia/Jasmine, Asmara Dua Diana, Loe Gue End) sejak tahun 2005. Film terbaru arahannya, Street Society (2014), dianggap sebagai sebuah langkah besar bagi perfilman Indonesia karena mengangkat kisah bertemakan otomotif yang menghadirkan mobil mewah seperti Porsche, Mc Laren, Lamborghini dan Rolls Royce. Awi yang sebelumnya menekuni teknik sipil di California belum pernah menerima pendidikan film secara formal sampai ia menyutradarai film pertamanya (Gue Kapok Jatuh Cinta) dimana ia belajar langsung dengan cara praktek. Proyek terbarunya adalah VIVA JKT48 yang akan keluar pertengahan tahun.

Butet Manurung

Ineke - Butet ManurungWanita yang memiliki nama asli Saur Marlina Manurung ini sejak tahun 2003 mendirikan sekolah di wilayah pedalaman hutan Indonesia di yang diperuntukkan untuk Orang Rimba (masyarakat pedalaman yang hidup di dalam hutan). Sokola Rimba, demikianlah sekolah tersebut dinamakan. Butet tergerak untuk mengajar orang rimba baca tulis karena mereka sering ditipu oleh pengusaha yang ingin membeli tanah mereka demi mengekspansi perkebunan kelapa sawit. Lulusan Universitas Padjajaran ini menganggap bahwa pendidikan bukanlah mengajar orang rimba untuk hidup seperti orang modern dan kemudian dibawa keluar hutan. Melainkan, mereka diajar untuk mengembangkan serta melindungi budaya mereka. Pengalamannya mengajar orang rimba dipenakan ke dalam buku yang berjudul Sokola Rimba, dan diadaptasi ke layar lebar oleh Riri Riza dan Mira Lesmana.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>