Share This Article

Info & tips
September 25, 2018 posted by Ozip Team

Spring: Musim Semi, Musim Alergi

Spring: Musim Semi, Musim Alergi

Berbeda dengan Indonesia yang beriklim tropis, Australia adalah negara empat musim, yaitu panas, gugur, dingin dan semi. Setelah menembus dinginnya angin di saat musim dingin, musim semi menjadi musim yang begitu ditunggu-tunggu, sehingga tidak heran menjadi favorit banyak orang.

Musim semi memang menyenangkan dan indah. Dedaunan yang begitu cantik warnanya mulai muncul dan bunga-bunga bermekaran di mana-mana. Apalagi di Melbourne yang terdapat banyak taman, berjalan-jalan santai di sekitar taman diiringi matahari yang bersinar hangat menjadi aktivitas yang sangat menyenangkan. Langit yang cerah dipadu dengan bebungaan ayu warna-warni, siapa yang tidak senang?

Meningkatnya Serbuk Sari
Namun jangan salah, di saat pohon dan rerumputan berlomba-lomba mengeluarkan bunganya, serbuk sari pun berterbangan di mana-mana. Serbuk sari, atau pollen, berupa butir-butir kecil pemupuk yang dilepas dari pohon, rumput, dan tanaman, untuk menyebarkan bibit mereka. Serbuk dari dapat terbang jauh bermil-mil, apalagi dipicu oleh angin di Melbourne yang kadang cukup kencang.

Walau tidak kasat mata, serbuk sari, bisa sangat merugikan efeknya. Bagi banyak orang meningkatnya jumlah serbuk sari ini dapat menimbulkan reaksi alergi seperti hidung tersumbat, mata gatal, iritasi tenggorokan, dan badan jadi lelah dan lesu.
Apakah semua orang rentan terkena alergi? Tentu saja tidak. Ini semua tergantung oleh daya tahan, kekebalan, dan kemampuan adaptasi tubuh masing-masing orang. Namun bagi mereka yang memang memiliki alergi, ada beberapa cara untuk membantu mengatasinya.

1. Menggunakan masker. Mengenakan masker adalah cara yang paling ampuh untuk menghindari alergi pollen. Paling bagus mengatasi problema dari akarnya, bukan? Masker akan melindungi hidung dan mulut, mengurangi efek alergi yang disebabkan oleh serbuk sari yang berterbangan.

2. Perhatikan Hitungan Serbuk Sari. Serbuk sari pun dapat dihindari dengan mengawasi hitungan pollen. Seperti perkiraan cuaca, adapula pollen forecast. Hitungan pollen pada hari tertentu dapat diperkirakan. Maka hindari keluar rumah jika perkiraan serbuk sari sedang tinggi.

3. Semprot hidung dekongestan untuk hidung tersumbat. Jika sudah terlanjur bersin-bersin tidak karuan, terdapat obat dekongestan yang dapat dibeli dari apotek tanpa resep dokter. Dekongestan dapat mengurangi efek hidung meler dan bersin dikarenakan oleh pollen.

4. Tetes mata untuk mengatasi mata merah dan kering. Kalau mata sudah berasa kering dan berair, cepat gunakan tetes mata! Hal yang begitu simpel namun ampuh, tetes mata dapat membantu menghindari pink eye dikarenakan mata kering terkena serbuk sari.

5. Obat over-the-counter antihistamine. Di kala sudah terlanjur muncul reaksi alergi yang parah, gunakan obat berjenis antihistamin untuk mengurangi bersin dan gatal-gatal di tubuh.

Jadi, persiapkan diri Anda menyambut musim semi yang indah, namun tetap nyaman tanpa terserang reaksi alergi.
Teks: Rachel Melisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *