Share This Article

Coverage
February 16, 2016 posted by Ozip Team

Komunitas Pecinta Gedung Jakarta

Komunitas Pecinta Gedung Jakarta

Semakin banyaknya gedung pencakar langit yang bermunculan di Jakarta dan beberapa kota besar Indonesia. Ternyata mengundang beberapa anak muda untuk mulai mencintai dan tertarik untuk turut serta mengabadikannya. Fenomena ini tentu saja dampak dari fenomena dan realitas kehidupan di kota besar. Dimana jiwa petualang masih terus ada namun terbatas dengan rutinitas pekerjaan dan waktu luang yang sedikit. Serta sulitnya mencari lokasi untuk menyalurkan hobi di tengah belantara hutan beton Ibukota.

Hal inilah yang kemudian membuat beberapa orang akhirnya memutuskan untuk bergabung dalam komunitas skyscraper city dan sebagainya. Mereka tidak hanya menyukai gedung pencakar langit namun lebih dari itu ingin merasakan berada diatas ketinggian gedung tersebut.

Berbagai cara ditempuh untuk dapat merasakan sensasi memanjat gedung –gedung tertinggi di Jakarta. Sebagai Contoh Arief N Iffandy yang rela memanjat gedung setinggi 100 meter dan kemudian mengabadikan momen tersebut dalam akun instagramnya @arieffandy.

Saat dihubungi melalui email, arief mengaku justru dia menikmati adrenalin saat berada diatas atap gedung tanpa rasa takut. Dia mengaku pernah memanjat gedung pencakar langit tertinggi di di Jakarta dan melihat sunrise muncul. Ternyata memang betul kita bisa melihat beberapa aksi dari pemuda asal Bukitinggi ini mengeksplorasi gedung-gedung tinggi di Jakarta.

Melihat aksinya di beberapa foto saya yakin membuat otot lutut Anda lemas. Bagaimana mungkin aksi nekat yang dilakukannya tanpa pengaman sedikitpun hanya bermodal kekuatan kaki dan tangan. Menyaksikan daratan dibawah sana yang sangat jauh dan sangat sulit membayangkan jika terjatuh dari atap gedung.

Tentu saja hobi ini tidak bisa dilakukan oleh semua orang. Selain butuh keberanian dan modal nekat. Ada resiko yang harus ditanggung akibatnya. Seperti masalah perizinan yang tidak gampang diperoleh bahkan harus kucing-kucingan dengan pihak keamanan gedung sampai resiko jatuh ataupun hal lainnya yang membahayakan.

Namun bagi Arief dan kawan-kawan hal tersebut sudah diukur sebatas kemampuan yang bisa mereka lakukan. Arief sendiri selalu ditentang sama keluarganya terkait hobi ekstrimnya ini. Orangtuanya khawatir bila kejadian yang tak terduga bakal menimpa anaknya. Namun hal itu tak membuat Arief mundur bahkan semakin lama keinginan untuk menyaksikan Jakarta dari puncak gedung tinggi semakin besar.

Bagi komunitas ini, Jakarta yang terkesan semrawut dan tidak bersahabat justru terbalik. Berdasarkan pengalaman mereka, Jakarta itu sangat indah dan memiliki pemandangan yang tak kalah indah dengan kota besar di dunia. Diatas puncak gedung tinggi mereka bisa merasakan ketenangan jauh dari kebisingan deru suara kehidupan ibukota.

Yang mereka saksikan justru Jakarta memberi pesan damai bagi semua yang bermukim di bawah. Berbagai konflik yang terjadi di bawah sana tak mereka temukan ketika berada diatas gedung tinggi. Selain hobi memanjat gedung ternyata mereka juga hobi fotografi. Tak jarang setiap mereka berhasil memanjat satu gedung tinggi maka sebuah foto yang sangat indah mereka bagikan melalui akun Instagram.

Selain Arief ternyata ada beberapa nama lainnya yang menyukai tantangan memanjat gedung tinggi yaitu Bagas Satriadi dengan akunnya @bagasatriadi yang pernah dimarahi satpam karena mengambil gambar tanpa izin. Baginya bolak balik tertangkap security gedung tak membuatnya kapok. Bahkan dijadikan bagian dari risiko dan tantangan yang harus ditempuh demi kegemaran memandang Jakarta dari atap gedung. Selama ini memang kesulitan terbesar bagi seorang pemanjat gedung atau ada yang menyebutnya Spiderman atau Superman adalah susahnya mendapat izin dari pihak pengelola gedung.

Bahkan ada yang kucing-kucingan sampai memakai pakaian pekerja bangunan kemudian memberikan “uang rokok” demi bisa mencapai atap gedung. Namun bagi mereka lebih memilih gedung yang baru dikontruksi ketimbang yang sudah jadi. Karena lebih gampang dalam berurusan dengan sekuriti dan pekerja gedung. Sedangkan gedung yang sudah beroperasi sulit dalam mendapatkan izin karena sudah diawasi kamera CCTV disetiap sudut dan seringkali setelah mendaki tangga ratusan lantai pintu sudah terkunci rapat dan tidak bisa dibuka.

Lain halnya dengan Usman melalui akun instagram @oesman13 dia lebih memilih memotret gedung-gedung tinggi dari perspektif mata awam. Usman lebih suka garis-garis simetris yang muncul disetiap karya aristektur bangunan yang dihasilkan. Objeknya tidak terbatas pada bangunan tinggi namun lebih bangunan lainnya yang dia temui sekitar Jakarta. Misalnya Jembatan Layang, Halte Busway dan hal-hal simetris lainnya yang ia suka. Baginya untuk mendapatkan keindahan sebuah bangunan tidak harus memotret utuh. Ada beberapa sisi bangunan yang kadangkala tidak nampak oleh mata yang harus dia bagikan.

Ada beberapa orang lainnya juga yang cukup mencintai kehidupan kota dan merekamnya dalam berbagai aktivitas kehidupan Ibukota. Coba cek akun Instagram La Ode Kevin Hanindra Pratama melalui @laodekevinhp. Yang mengabadikan berbagai aktivitas warga kota dalam satu frame yang begitu enak dilihat.

Inilah sebagian kecil potret berbagai aktivitas anak muda yang ada di Jakarta. Bagi sebagian orang Jakarta dianggap sebagai kota yang tak ramah, sangat sibuk, macet dan semrawut dimana-mana. Namun dimata mereka Jakarta lah yang telah memberi inspirasi untuk merekam segala hal yang membuat indah dimata mereka.

Asril Wardhani
Blog: asrilwardhani.wordpress.com
IG:@asriel1606

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *