Category Archives: Uncategorized

“The Dessert King” Kebanggaan Indonesia : “The Dessert King” The Pride of Indonesia
Featured Articles
December 7, 2015 posted by Ozip Team

“The Dessert King” Kebanggaan Indonesia : “The Dessert King” The Pride of Indonesia

Bisa dibilang bahwa Reynold Poernomo adalah penampil yang paling ditunggu-tunggu di ajang Wonderful Indonesia Festival 2015. Sejak pagi, berbondong-bondong Melbournians sengaja datang menjumpai Reynold untuk bertegur sapa hingga mengajak berfoto bersama. Tidak hanya kaum wanita, bahkan anak-anak pun banyak yang menjadi fans berat Chef yang dijuluki sebagai “The Dessert King” ini. (more…)

Kontes Fotografi PPI Dunia
Uncategorized
May 5, 2015 posted by Ozip Team

Kontes Fotografi PPI Dunia

Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia atau Overseas Indonesian Students Association Alliance (OISAA) akan menggelar Simposium Internasional pada bulan Agustus 2015 di Singapura.  Simposium kali ini membawa topik besar mengenai Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang akan diberlakukan di penghujung 2015. Simposium Internasional 2015 adalah acara tahunan dari PPI Dunia untuk mengumpulkan pemimpin-pemimpin PPI di seluruh dunia untuk membantu menyeselesaikan masalah yang ada di Indonesia.
(more…)

Kartini dan Spirit Pembebasan
Uncategorized
April 21, 2015 posted by Ozip Team

Kartini dan Spirit Pembebasan

Neneng Yanti Khozanatu Lahpan

 “Panggil aku Kartini saja–itulah namaku”, demikian penggalan kalimat dalam salah satu surat Kartini kepada sahabat penanya, Estelle Zeehandelaar, 25 Mei 1899. Kutipan itu kemudian diambil oleh Pramoedya Ananta Toer untuk judul bukunya, “Panggil Aku Kartini Saja” (Lentera Dipantara: 2007). Sebuah kalimat yang memiliki makna mendalam dengan pandangan yang luar biasa dari seorang gadis belia dalam menentang feodalisme ketika ia sendiri berada dalam belenggu yang sangat kuat di dalamnya.
(more…)

Puri Sunia Resort – A Peaceful Home in Ubud Bali
Uncategorized
February 25, 2015 posted by Ozip Team

Puri Sunia Resort – A Peaceful Home in Ubud Bali

Advertorial

Puri Sunia ia a home of wellness and positive energy, a home to explore Ubud and its rich cultural heritage, visit the traditional village and experience the Balinese life.

The resort offers 19 rooms designed in Balinese architecture with 3 private villas pool, 8 deluxe rooms and 8 suites.
(more…)

Berbagi Cinta ala Candra Malik
Uncategorized
April 4, 2014 posted by Ozip Team

Berbagi Cinta ala Candra Malik

Dengan senyum yang selalu tersungging di bibirnya, musisi sufi itu coba menaklukkan “hati” publik Australia.  “Cara seseorang berterimakasih menunjukkan caranya menerima kasih. Ucapan menunjukkan adab dan perilaku menunjukkan ilmu,” mantranya dalam setiap perjamuan. (more…)

Pernak Pernik Kopi
Uncategorized
December 7, 2013 posted by Ozip Team

Pernak Pernik Kopi

1)           World’s Coffee Destinations

2012-10-24-MainPerjalanan kopi dikabarkan bermula di Etiopia. Seorang penggembala kambing terinspirasi untuk mencoba juga makan buah kopi ketika melihat kambingnya menjadi aktif setelah mengonsumsi buah cherry kopi. Beberapa masa kemudian, kopi mulai menyebar ke Jazirah Arab. Di Arab, kopi menjadi minuman favorit. Sebagai pusatnya kopi, Arab ingin mempertahankan monopolinya. Semua biji yang diekspor, konon adalah biji yang tidak bagus agar negara lain tidak dapat berkembang dan memproduksi sendiri. Namun, kopi turut ikut kemana dakwah Islam menyebar, mulai dari Afrika Utara, daerah perbatasan Afrika dan Eropa, dan India. Legenda lainnya mengatakan, adalah seorang Baba Budan, jemaah haji dari India, yang menyelundupkan biji kopi yang subur dan bagus kualitasnya ke dalam perutnya untuk ditanam di tempat lain agar bisa memproduksi kopi sendiri. Sebelum Baba Budan, kopi tidak ditanam di tempat lain selain Arab dan Afrika.

Seperti tertulis dalam artikel Wisata karya Pak Nuim (lihat artikel “Splendour of the Sea” di edisi ini), pedagang Venisia mempunyai hubungan erat dengan dunia Islam. Begitulah kopi mulai menyebar ke Eropa, ketika pedagang Venisia melihat penduduk Turki semuanya gemar meminum kahveh, istilah kopi dalam bahasa mereka, mereka bertekad untuk memperkenalkan minuman tersebut ke Eropa juga. Kemudian Belanda ingin juga menguasai produksi kopi. Tanah Jawa yang dikuasai Belanda menjadi salah satu lokasi perkebunan kopi komersil pertama yang dimiliki oleh bangsa Eropa.

Keberhasilan Belanda, membuatnya yakin untuk memberikan hadiah tanaman kopi untuk aristokrat Eropa lainnya, seperti misalnya Perancis. Prancis yang saat itu sedang menjajah suatu pulau di Laut Karibia, juga turut membawa tanaman kopi ke Karibia. Kopi pun akhirnya ada di negara jajahan Prancis lainnya, seperti misalnya Guyana Perancis.

Kesuksesan kopi di Guyana Perancis membuat sang negara tetangga, Brazil, ingin menguasai kopi ini. Mau tahu legenda yang beredar bagaimana tanaman kopi bisa ada di Brazil? Adalah seorang Letnan Kolonel Francisco Palhetta, yang ditugaskan membawa biji kopi dari Guyana Perancis untuk ke Brazil. Cara yang diambilnya? Dengan mendekati sang istri Gubernur, Palhetta berhasil mendapatkan hadiah berupa buket bunga dan tanaman kopi untuk ditanam di Brazil!  Akhir tahun 1700-an kopi memasuki Brazil, dan sampai sekarang, Brazil tetap menduduki posisi No. 1 penghasil kopi terbesar di dunia.

 

2)           10 Negara Pengekspor Kopi Terbesar Masa Kini

Menurut International Coffee Organization, per November 2012, daftar berikut ini adalah 10 negara pengekspor kopi terbesar di dunia: Brazil, Vietnam, Indonesia (8, 25 juta kantong kopi), Kolombia, Ethiopia, Peru, India, Honduras, Mexico, dan Guatemala.

Sementara itu, Bloomberg melaporkan data negara produsen kopi terbesar di dunia dari the US Department of Agriculture. Daftar tersebut dibagi dua, selain daftar total. Yaitu daftar 10 negara penghasil kopi arabica dan kopi robusta di dunia. Hanya 1 negara yang sama-sama ada di kedua daftar tersebut. Sebagai penghasil kopi biji Arabica, Brazil ada di posisi 1, diikuti oleh Kolombia dan Ethiopia. Sebagai penghasil kopi biji Robusta, Brazil pun masih di posisi 2, hanya didului oleh Vietnam.

 

3)           Beda Robusta dan Arabica

Apa perbedaan antara robusta dan arabica? Kedua-duanya sama-sama biji kopi yang digunakan untuk produksi komersil. Namun, ternyata ada perbedaan yang signifikan di antara keduanya. Mereka berbeda dalam lingkup rasa, kondisi yang bagus untuk tumbuh, maupun harga (robusta jauh lebih murah). Biji kopi Arabica biasanya terasa lebih manis dan lebih halus, dengan keasaman yang lebih tinggi. Sementara Robusta mempunyai rasa yang lebih kuat dan keras, dengan kandungan kafein dua kali lebih banyak dari biji kopi Arabica. Banyak orang yang menganggap Robusta lebih rendah kualitasnya dari Arabica. Walaupun begitu ada beberapa jenis kopi robusta yang mempunyai aroma yang dalam dan sangat dihargai karena kualitasnya. Robusta bisa tumbuh di dataran yang lebih rendah dari Arabica, lebih cepat matang, dan menghasilkan lebih banyak hasil panen per pohon. Sementara Arabica bisa membutuhkan lebih dari setahun untuk menjadi matang. Penghasil robusta adalah negara-negara Afrika dan Indonesia, dan Arabica tumbuh di Afrika, Papua Nugini, dan sebagian besar di negara-negara Latin Amerika. Kolombia misalnya, hanya punya biji kopi Arabica. Tetapi Brazil memproduksi keduanya. Negara lainnya yang memproduksi keduanya adalah India, namun India lebih banyak memproduksi robusta.

 

4)           World’s Barista Championship – what does it mean?

Apa yang harus Anda lakukan untuk memenangkan titel World’s Barista Championship? Untuk mereka yang serius dengan kopi sebagai lahan berkarya, World’s Barista Championship sesuai dengan namanya. Kejuaraan barista dari seluruh dunia ini adalah ajang para juara pembuat kopi di negara-negara yang berbeda menentukan siapakah diantara mereka yang pantas menjadi juara di antara juara lainnya.

Di kompetisi yang pertama kali dilaksanakan tahun 2000 di Monte Carlo ini, pesertanya adalah pemenang event kopi nasional di suatu negara. Misalnya saja, Runner Up World’s Barista Championship tahun 2013 adalah Matthew Perger dari St Ali, yang memenangkan Juara I di Australian Barista Championship. Peserta lainnya antara lain Doddy Samsura, 1st Champion of Grand Final Indonesian Barista Competition 2011, dan Ryan Tan, pemegang gelar Juara Barista Singapore selama 3 tahun berturut-turut: 2011, 2012, dan 2013.

Pemenang ditentukan setelah penilaian ketat yang dilakukan oleh satu juri kepala, dua orang juri teknis, dan empat orang juri perasa. Mereka harus menyajikan tiga jenis/kategori minuman kepada masing-masing juri tersebut, yaitu espresso, cappucino, dan signature drink mereka. Selama belum menyelesaikan semua tipe minuman yang sedang dikerjakan, maka tidak bisa meneruskan ke kategori minuman selanjutnya. Waktu yang dimiliki hanya 15 menit persiapan, 15 menit performance dan 15 menit pembersihan, untuk total 12 minuman yang harus mereka sediakan. Dan selama mereka mengerjakan hal tersebut, ada dua orang juri teknis yang menilai semua yang mereka lakukan, mulai dari persiapan sampai penyajian ke juri.

 

5)           Best Coffee Places You MUST try in Melbourne

Bagaimana dengan Melbourne sendiri? Tentunya Melbourne juga dikenal sebagai salah satu tempat terbaik untuk mencicipi kopi yang lezat. Ada beberapa tempat yang tidak boleh dilewatkan. Dari beberapa riset ke sumber yang berbeda, nama-nama yang muncul ternyata berulang-ulang. Kebanyakan merekomendasikan: St. Ali di South Melbourne atau saudaranya, Seven Seeds dekat University of Melbourne di Berkeley St, dan Brother Baba Budan di 359 Lt Bourke St; Dukes di Flinders Lane;  Market Lane Coffee di South Yarra, Patricia Coffee Brewers di sudut Lt Bourke & Lt William St, serta Proud Mary di Oxford Street, Collingwood. Kalau sedang jalan-jalan di Lygon Street, sempatkan datang ke Tiamo Coffee Restaurant dan Brunetti. Keduanya merupakan institusi khas Melbourne yang tidak boleh sampai dilewatkan.

explore-itineraries-three-great-days-melbourne

Uncategorized
December 5, 2013 posted by Ozip Team

Journeying Japan

Miki Brewitt, dari Miki Therapeutics, menjelaskan kepada OZIP tempat-tempat favoritnya jika kita ingin berkelana di Jepang, negara asal Miki. Oktober adalah bulan yang tepat untuk berkunjung ke Jepang. Jepang sedang mengalami musim sepi, dan menurut Miki, it’s the best time in Japan! Setelah selesai membaca, jangan lupa ikuti kuis di bawah artikel ini.

Bulan Juli kemarin, sekitar 1,030 juta telah mengunjungi Jepang sebagai turis. Kebanyakan pengunjung adalah dari Asia, yaitu negara-negara seperti Korea Selatan, Taiwan, China, Thailand, Malaysia, dan Indonesia. Hal ini dipengaruhi oleh melemahnya nilai mata uang yen, diskon penerbangan, dan persyaratan visa turis dari Asia Tenggara yang sangat mudah. Untuk para WNI yang ingin berkunjung ke Jepang, Miki menyarankan tempat-tempat berikut ini.

 

Tokyo Disney Resort

 

http://www.tokyodisneyresort.co.jp/en/

#1Tokyo Disneyland akan merayakan ulangtahunnya yang ke-30 pada tahun ini. Tidak heran kalau semakin banyak orang yang mengunjungi Disneyland di Tokyo. Untuk lebih menikmati Disneyland, Miki menyarankan untuk membeli tiket masuk Passport, yang mencakup akses komprehensif di Disneyland, dan juga mencoba popcorn Tokyo Disneyland yang legendaris! Untuk Anda yang ingin lebih menyatu lagi dengan pengalaman ini, Miki menyarankan untuk memakai t-shirt Mickey Mouse dan juga topi fluffy karakter tersebut. “You will have fun more,” ujar Miki.

Hal lainnya yang tidak boleh dilewatkan adalah Dumpling Desert yang menurut Miki “it was hard to eat because it was so cute.”

 

 

Kejutan lainnya yang menanti adalah parade Disneyland – baik parade di siang hari maupun Tokyo Disneyland Electronic Parade di malam hari. Parade ini sangat populer. Banyak orang yang sudah siap menunggu parade dari jam 2 siang, walaupun baru mulai jam 8 malam. Walaupun Miki sudah beberapa kali mengunjungi parade ini, setiap kali ia menyaksikannya tetap saja ia merasa sangat berkesan dan berada di dunia impiannya.

#3

 

Cicipi Berbagai Desert

 

#7

#8

 

 

 

 

 

 

 

 

Salah satu desert yang sangat populer di Jepang, khususnya di Kyoto, adalah Azuki (red bean). Azuki berkhasiat menyediakan fungsi detoksifikasi tubuh, membakar lemak, membantu Anda merasa kenyang, mengontrol gula darah, dan mengurangi resiko kanker. “Biasanya orang membawa dessert sebagai hadiah kecil ketika kita mengunjungi rumah teman atau untuk menjaga hubungan baik dalam bisnis,” ujar Miki. Jadi jangan lewatkan mengunjungi salah satu dari banyak jajaran kue, permen, dan biskuit yang biasanya ada di lantai basement berbagai department store di Jepang. Selain itu juga banyak dessert café atau kafe kue di berbagai sudut jalanan. Miki menyarankan kita mencoba Desert Jewel Box di BVLGARI Café, yang hanya ada di Jepang. Lunch box-nya seharga $50, sudah termasuk wine. Untuk Miki sendiri, kafe favorit yang selalu dikunjunginya ketika pulang kampung adalah Quil Fait Bon Café (http://www.quil-fait-bon.com/menulist.php?tsp=8)

 

Khusus Wanita: Nail & Hair Salon

 

#18Menurut Miki, sudah merupakan bagian dari budaya masyarakat Jepang untuk selalu memakai make-up jika berada di luar rumah. “Untuk memakai make-up sudah dianggap sebagai bentuk manner yang baik, sama seperti rambut yang bersih dan mengenakan pakaian yang bersih. Bahkan jika mau keluar rumah sebentar saja, sudah lazim untuk setidaknya mengenakan eyebrow dan lipstick. Sekarang ini, nail art juga semakin populer di Jepang. Saya sendiri menganggap bahwa keluar rumah berarti sudah memasuki zona public, jadi sebaiknya kita sudah rapi dengan make up. Namun akhir-akhir ini, banyak orang yang memakai make up pada saat berada di transportasi public. Mungkin mereka sangat sibuk sekarang. Tetap saja, saya pikir memakai make-up di ruang public bisa dibilang bad manner,” ujar Miki. Satu hal tentang make-up, Miki tidak pernah lupa untuk membersihkan kulit sebelum dan setelah memakai make-up. Dan untuk menjaga kecantikan luar dan dalam, Miki menyarankan untuk mencoba minuman kolagen setelah kita melakukan perawatan detoksifikasi tubuh. “Minuman kolagen membantu kecantikan luar kita dari dalam,” ujarnya.

 

 

Rekomendasi Miki adalah salon Princess Ash (http://princess-ash.com), yang menyediakan hair styling, nail art, bahkan sampai eyelash extention.

 

 

Wisata Alam di Pedalaman Jepang

 

#20

 

Berwisata di pedalaman, atau country side Jepang, patut mendapat waktu kita ketika berkunjung ke negara ini. Di tengah meningkatnya teknologi komunikasi, kadang kita lupa untuk sekedar menikmati alam dan bercakap-cakap dengan sesama manusia secara langsung, tanpa menggunakan teknologi.

  • INDONESIA YES INDIA YES
  • INDONESIA YES INDIA YES
  • INDONESIA YES INDIA YES
  • INDONESIA YES INDIA YES
  • INDONESIA YES INDIA YES
Uncategorized
April 2, 2013 posted by OZIP Team

INDONESIA YES INDIA YES

Realizing the influence of India in Indonesia’s past and today.

“Little India”
(more…)