Category Archives: Travel

National Rhododendron Gardens  Olinda, Victoria
Travel
December 15, 2013 posted by Ozip Team

National Rhododendron Gardens Olinda, Victoria

 

By. Joceline Fanjaya Jana

Photos by : Andreas Wirjady

lake 2 lake

National Rhododendron Gardens atau taman nasional Rhododendron merupakan bagian dari taman yang dikelola oleh Victoria Park sejak tahun 1995. Berawal pada tahun 1960 dimana komunitas Rhododendron Australia meminta izin untuk lahan menanam tanaman Rhododendron kepada komisi perhutanan atau Forest Commision, maka taman ini dapat berdiri di lokasi sekarang dimana dimulai dari 20 ha, maka pada tahun 1975 lahannya berkembang menjadi 40 ha.

 

Taman ini terletak di Olinda, Victoria. Olinda merupakan bagian dari Dandenong Ranges yang lebih dikenal sebagai daerah Mount Dandenong. Olinda juga terkenal akan restoran/café bernama A Pie in The Sky.

 

National Rhododendron Gardens terbuka untuk umum hampir setiap hari dari jam 10 pagi sampai 5 sore. Para pengunjung tidak dipungut biaya untuk memasuki taman ini.

 

Sesuai dengan namanya, tanaman yang menjadi ciri khas di taman ini adalah tanaman Rhododendron. Berkisar 15.000 Rhododendron ditanam disana berserta dengan sekitar 12.000 azaleas, 3.000 Camellias, 250.000 daffodils, dan ratusan tamanan-tanaman lainnya.

 

Taman ini juga memiliki pohon-pohon Cherry Tree yang setiap tahunnya menjadi salah satu tujuan wisata dimana pohon-pohon Cherry Tree berkembang layaknya festival Sakura di Jepang. Tiap tahunnya dikenal dengan Cherry Blossom Festival. Pada masa-masa ini juga disediakan tur bagi para pengunjungnya dengan menggunakan sarana bis taman atau Garden Explorer Bus Tour dengan biaya yang kecil.

 

Taman ini memiliki 2 danau yang setiap danaunya memiliki konsep dan penataan yang berbeda sesuai dengan musimnya. Ada danau yang dikelilingi oleh tanaman seperti Cherry Tree atau tanaman yang berbunga warna-warni setiap tahunnya. Ada danau yang lebih terkesan dikelilingi oleh hutan yang lebat dan pohon-pohon yang tinggi.

 

National Rhododendron Garden juga terdiri dari bagian-bagian taman yang berbeda-beda satu sama lain namun akan selalu ada tanaman Rhododendron yang disesuaikan dengan kemampuan tanaman tersebut untuk berkembang bersamaan dengan tanaman-tanaman lain di bagian taman tersebut.

 

Taman ini cocok untuk piknik bersama keluarga, berolahraga, sampai untuk melaksanakan pesta pernikahan di Mist of Olinda. Taman ini juga memiliki café Vireya yang buka di bulan-bulan tertentu. Selain itu, disana para pengunjung juga dapat membeli tanaman yang memang menjadi ciri khas taman: yakni tanaman Rhododendron beserta dengan variasi tanaman-tanaman lain yang ditanam disana.

IMG_4945 Purple rhododendron Red rhododendron

Daffodils IMG_4847 IMG_4913

 

 

Point Nepean National Park, Portsea, Mornington Peninsula
Travel
December 14, 2013 posted by Ozip Team

Point Nepean National Park, Portsea, Mornington Peninsula

Point Nepean Pic 4 Point Nepean

By. Joceline Fanjaya Jana

Point Nepean National Park ini merupakan salah satu taman yang penuh dengan cerita dan sejarah sejak tahun 1980-an. Taman ini terletak di ujung Mornington Peninsula yang merupakan bagian dari daerah Portsea. Selain sebagai taman wisata, disana juga disediakan aktivitas untuk para pengunjung agar dapat mengetahui asal muasal sebagian penduduk di Victoria dari sejarahnya. Nama Nepean merupakan dari nama Evan Nepean, sekretaris angkatan laut Inggris.

Di taman ini terdapat dua bagian tujuan terbesar. Yang pertama adalah stasiun karantina atau Point Nepean quarantine station dan yang kedua adalah semenanjung menuju benteng Nepean ( Fort Nepean ) atau Point Nepean. Bagi para pengunjung yang tertarik untuk mengetahui sejarahnya, disarankan untuk menjelajahi semenanjung menuju Fort Nepean atau Point Nepean terlebih dahulu.

 

Fort Napean/Point Napean

Bagian semenanjung menuju Fort Nepean atau Point Nepean tidak dibuka untuk akses kendaraan bermotor. Para pengunjung dapat berjalan kaki, naik sepeda, atau membayar bis yang memang disediakan oleh pihak taman dengan biaya yang relatif murah. Untuk mengetahui jadwal bis, biaya, dan tempat pemberhentian bis tersebut, para pengunjung dapat mengunjungi pusat informasi taman atau di information centre.

Daerah Point Nepean merupakan tempat asal muasal para suku Aborigin bernama Boonerwrung. Peninggalan-peninggalan suku Boonerwrung tersebut diperkirakan berusia 40.000 tahun. Terdapat 70 situs purbakala yang tercatat di daerah Point Nepean.

Dalam perjalanan menuju benteng Nepean ( Fort Nepean ) atau Point Nepean, para pengunjung dapat melihat peninggalan-peninggalan tempat pemantauan para serdadu jaman dahulu yang bertugas untuk melihat kapal-kapal laut yang datang atau mendekat. Tempat pemantauan ini terletak di atas bukit-bukit dan di atas tebing-tebing karang. Dari tempat pemantauan yang kecil sampai yang besar. Cheviot Hill merupakan lokasi paling tinggi taman dan terdapat benteng yang terletak paling tinggi dari seluruh benteng yang terdapat di Point Nepean. Namun para pengunjung harus berjalan kaki menuju benteng tersebut. Benteng tersebut merupakan peninggalan dari zaman Perang Dunia II.

Tidak jauh dari Cheviot Hill Stop, para pengunjung dapat melihat tugu peringatan Harold Holt atau Harold Holt Memorial. Tugu ini untuk memperingati kematian perdana menteri Australia, Harold Holt, pada Desember 1967. Pada saat itu, sang perdana menteri berenang di pantai Cheviot namun gagal untuk kembali ke pantai. Beliau dinyatakan hilang.

Menelusuri lebih jauh, dengan nama jalanan Defence Road sebagai satu-satunya jalanan beraspal di Point Nepean, para pengunjung juga dapat melihat Fort Pearce beserta dengan tempat tinggal para serdadu pada saat itu yang dikenal dengan nama Pearce Barracks.

Pada bagian paling ujung Nepean atau Point Nepean, terdapat benteng Nepean atau Fort Nepean. Ini adalah rute paling ujung dari taman. Benteng ini merupakan benteng yang dibangun sekitar tahun 1800-an. Para pengunjung dapat menjelajahi terowongan-terowongan, benteng, tempat pemantauan, tempat senjata, dan ruang mesin yang merupakan peninggalan pada masa perang dunia ke-I dan perang dunia ke-II.

 

Quarantine Station

Stasiun karantina atau Quarantine Station merupakan stasiun atau tempat dimana para pendatang zaman dahulu harus tinggal sementara sampai sudah dinyatakan layak untuk masuk ke kota Melbourne. Stasiun ini dibangun pada tahun 1852. Pada tahun 1880-an, satu-satunya cara untuk memasuki Australia adalah melalui kapal. Perjalanan dari Inggris sampai ke Point Nepean dapat berlangsung berbulan-bulan. Dalam setahun, para pendatang yang terutama dari Inggris dan Eropa dapat mencapai 100.000 orang. Point Nepean merupakan salah satu tempat masuk kapal imigran ke Australia.

Stasiun karantina ini dibangun oleh pemerintah dengan tujuan memisahkan antara para pendatang yang sakit dengan yang sehat. Perjalanan yang memakan waktu berbulan-bulan tersebut memang rentan dengan penyakit yang dengan mudah menyebar dan menular dikarenakan fasilitas yang memang pada saat itu kapal belum dibuat secanggih zaman sekarang. Dalam kapal, ternak-ternak juga dibawa untuk keperluan pangan dan oleh sebab itu menjadi mudah terbentuknya penyakit dalam satu kapal. Penyakit mulai dari flu, diare, demam, sampai kematian merupakan hal yang biasa terjadi selama perjalanan. Tidak sedikit yang meninggal dunia di dalam kapal dan disimpan sampai mendarat di Point Nepean.

Cerita yang paling terkenal tentang perjuangan para imigran pada saat itu adalah kapal Ticonderoga. Kapal ini sampai pertama kali pada tanggal 5 November 1852 dari Mersey River dekat Liverpool, Inggris. Pada saat itu Australia dikenal sebagai masa tambang emasnya. Penumpangnya merupakan  mayoritas petani, peternak, dan para keluarganya dengan jumlah 795 orang penumpang dan 57 awak kapal. Ticonderoga mengalami perjalanan yang luar biasa di lautan. Anak-anak yang pertama meninggal dunia dari radang paru-paru, kekurangan gizi, dan diare. Tidak lama kemudian, epidemik tifus melanda. 100 orang penumpang dan awak kapal meninggal dunia dan 300 orang lainnya sakit parah. Tidak sedikit yang kehilangan seluruh keluarganya selama perjalanan ke Australia pada saat itu.

Sesampainya di stasiun karantina, semua barang milik pendatang harus melalui proses pembersihan atau disinfeksi. Ini untuk mencegah adanya penyakit yang mungkin menempel pada barang-barang yang mereka bawa. Bagi yang sakit, mereka akan dirawat di salah satu dari tiga gedung rumah sakit. Setiap rumah sakit dapat merawat sekitar 100 pasien sekaligus. Bagi mereka yang sakit keras, mereka terpaksa dirawat di rumah sakit di bagian karantina.

Influenza juga sempat menjadi masalah yang cukup besar bagi para imigran selama perjalanan. Tidak sedikit yang meninggal dunia karena itu. Oleh sebab itu dibangun satu bagian khusus bagi mereka yang terserang influenza yang dikenal dengan influenza huts-nya atau pondok-pondok bagi mereka yang terserang influenza. Pandemik yang paling terkenal adalah flu Spanyol atau Spanish Flu.

Pada saat tragedi Ticonderoga, dikarenakan jumlah kematian yang banyak, tempat pemakaman sempat menjadi masalah. Jumlah peti mati yang tidak sebanyak yang meninggal dunia dalam waktu yang bersamaan atau berdekatan, ada yang terpaksa harus menguburkan anggota keluarganya dalam satu liang kubur yang sama tanpa peti mati. Ada juga yang terpaksa diposisikan berdiri agar dapat memuat lebih banyak jenasahnya.

Stasiun karantina dibangun untuk membantu memenuhi kehidupan para imigran untuk sementara. Sekolah dibangun untuk memastikan anak-anak tetap mendapatkan pendidikan.

Mengunjungi stasiun karantina ini, para pengunjung dapat melihat perjuangan dan kondisi zaman dahulu demi kehidupan yang baru di Australia. Tahun 1977 adalah tahun terakhir pasien dikarantina disana. Pada tahun 1980, stasiun karantina ini resmi ditutup.

 Point Nepean Pic 3

***

 

 

 

Bogota
Travel
December 14, 2013 posted by Ozip Team

Bogota

Amelia Toro Bogota desainerBekerjasama dengan Air France, Garuda Indonesia bisa mengantarkan Anda dari Jakarta ke Bogota, ibukota Kolombia, salah satu negara penghasil kopi paling ternama di dunia. OZIP mengajak Anda untuk mengenal lebih dekat kota yang disebut oleh Anand Giridharas dari The New York Times sebagai percampuran antara kota bohemian yang hip dan tempat perang mafia narkoba ini. Jangan kuatir, Bogota dikenal sudah semakin membersihkan tempatnya dan semakin aman untuk dikunjungi turis.

Bogota Fact Sheet

Penduduk: 7,6 juta

Bahasa resmi: Spanyol

Mata uang: 1 Colombian peso = sekitar Rp 5,5.

Budget hotel: sekitar 121,000 peso (kelas budget)- 400,000 peso (bintang empat/lima).

Apakah Anda tahu? Warga negara Indonesia bisa masuk Kolombia tanpa visa karena adanya kebijakan kerjasama kedua negara.

The Plantation House SalentoBogota: The Capital City of Colombia

Sebagai ibukota Kolombia, Bogota adalah pusat ekonomi, sosial, dan pemerintahan di Kolombia. Banyak perusahaan internasional yang berkantor di kota ini. Gedung-gedung pemerintahan sampai kantor pusat produsen dan pengekspor kopi pun biasanya terletak di Bogota.

Secara umum Bogota mempunyai 7 zona area, yang mempunyai karakteristiknya sendiri. Untuk Anda yang ingin menikmati pusat gaya hidup terbaik yang upscale di Bogota, maka disarankan untuk mengunjungi Zona 1 atau Zona Norte (utara) dan Zona 2, Zona Noroccidente, yang sedang berkembang ke arah yang sama dengan Zona Norte. Disinilah letak restoran-restoran, pusat wisata belanja, kehidupan malam, dan perdagangan. Zona Norte juga dikenal sebagai Zona Rosa.

Jika minat Anda ingin menelusuri sisi lokal dari Kolombia, cobalah berkunjung ke Zona 5 Centro, di pusat kota ini. Disini ada berbagai pusat kebudayaan, kantor-kantor pemerintahan, distrik keuangan, dan pusat perdagangan dan ekonomi di kota ini.

Sisi utara dan tengah kota ini adalah yang pantas untuk Anda kunjungi sebagai wisatawan jika ingin langsung melihat kenikmatan apa saja yang ditawarkan oleh Bogota bagi para pengunjungnya.

Di Zona Rosa yang trendi misalnya, Anda bisa keluar masuk sederetan butik yang menghiasi kawasan ini. Di butik desainer asli Bogota seperti Amelia Toro, misalnya, Anda bisa berbelanja gaun warna-warni yang cocok untuk musim panas. Diatasnya, ada Xoco, yang menjual berbagai jenis cokelat, truffles, dan bonbons. Anda bisa membeli cokelat sebagai oleh-oleh hanya dengan seharga 22,000 peso (Rp. 121,000).

Untuk Anda yang tertarik dengan kebudayaan Amerika Selatan di Kolombia, coba jelajahi distrik Candelaria. Disinilah lokasi institusi kebudayaan yang paling utama di Bogota. Botero Museum (Calle 11 no. 4-21) memuat koleksi seni dari seniman Kolombia Fernando Botero, diantaranya juga termasuk karya-karya dari Renoir, Monet dan Picasso, selain tentunya juga karya-karya Botero sendiri. Sementara di seberang museum, terletak Biblioteca Luis Angel Arango, yang menghadirkan kenangan Bogota dan Kolombia sebelum pendudukan koloni. Berbagai instrumen musik tradisional khas penduduk asli daerah ini terpampang disini. Jangan lewatkan juga Gold Museum (Calle 16 No. 5 -41), yang menampilkan sejarah emas dan bagaimana arti penting emas telah membentuk negara ini.

Wisata Kopi di Ibu Kota Kopi Dunia

Bukan saja dikenal sebagai pusatnya narkoba seperti kokain, namun Kolombia juga sudah dikenal lama sebagai salah satu negara penghasil kopi yang cukup terpandang di dunia.

Untuk menjelajahi sentra kopi di Kolombia, dari kota Bogota Anda bisa menempuh perjalanan ke Salento, yang terletak di jantung negara ini. Berada di antara dua kota kecil Armenia dan Pereira, Anda bisa mengambil penerbangan ke salah satu kota tersebut dengan menggunakan maskapai penerbangan domestik di Kolombia seperti misalnya Avianca, Aerorepublica (jika Anda memilih rute Bogota-Pereira) atau Avianca, ADA, LAN, dan Easyfly (jika Anda memilih rute Bogota-Armenia). Setelah mendarat di bandara masing-masing kota tersebut, Anda bisa menempuh perjalanan darat selama sekitar 2 jam dengan bus ke Salento. Memangnya ada apa di Salento?

Nah, jika Anda termasuk wisatawan yang gemar berpetualang dan terjun langsung ke lapangan melihat satu aspek khas atau unik dari tempat yang Anda kunjungi, Anda harus menginap di The Plantation House, di Salento. Begitu tiba di plaza utama kota ini, penginapan yang sudah berumur satu abad ini hanya berjarak sekitar 5 blok.

Tempat penginapan yang satu ini menawarkan paket wisata kopi yang membuat Anda mengenal lebih dalam proses pembuatan kopi khas Kolombia. Jika Anda penggemar kopi Amerika Selatan, Anda harus coba pengalaman sekali seumur hidup ini.

Hanya 10 menit berjalan kaki dari tempat penginapan Anda, Anda bisa langsung menengok perkebunan kopi yang sampai sekarang masih produktif. Disana, Anda bisa berkenalan dengan Don Eduardo, pemilik dan pengelola perkebunan kopi di The Plantation House ini. Beliau yang akan menghidangkan kopi, menjelaskan kepada Anda bagaimana biasanya kopi dinikmati di Kolombia, dan tentu saja menjelaskan proses pembuatan kopi yang masih tradisional dan dengan teknis tertentu.

Petualangan di perkebunan kopi ini akan mengajarkan Anda bagaimana mereka menyeleksi biji kopi yang bagus, sampai menyikapi bagaimana Amelia Toromelindungi pohon kopi agar tidak langsung terkena sinar matahari (karena memang tanaman kopi tidak boleh langsung terkena sinar matahari). Menarik kan? Kalau ingin tahu lebih lanjut, silakan langsung cek ke http://www.theplantationhousesalento.com/

Santai di Puncak Gunung

Selain bertualang di perkebunan kopi, para pencinta alam juga bisa berwisata ke puncak Cerro Monserrate. Berlatar belakang pegunungan Andes, hanya dengan mengambil paket tur seharga 14,000 peso, Anda bisa menikmati puncak Monserrate dan menghirup udara segar, menikmati pemandangan kehijauan pegunungan, menjelajahi beberapa taman-taman dan santai di kota kecil yang ada di sekitar Monserrate. Pilih salah satu dari restoran yang ada di puncak pegunungan ini untuk menikmati makan malam sambil melihat suasana pegunungan. Sounds so perfect!

Sumber: About.com, Getaway Magazine, New York Times, The PlantationHouse Salento

Foto: Dari berbagai sumber

Travel
December 5, 2013 posted by Ozip Team

Travel Garuda Indonesia : Ineke’s Adventure in Korea

Teks & Foto: Ineke Iswardojo

Khusus untuk edisi Oktober, di rubrik Travel Garuda Indonesia ini OZIP menampilkan cerita perjalanan ke Korea yang dilakukan oleh Ineke Iswardojo, salah satu fotografer OZIP, beserta keluarganya. Untuk para pembaca yang ingin berangkat ke Seoul, Garuda Indonesia memiliki penerbangan 6 kali seminggu rute Jakarta – Seoul dan sekali seminggu rute Melbourne-Seoul. Yuk simak oleh-oleh cerita dari Ineke.

Incheon

9J6C2360 Incheon Lunch Collage Incheon Second Day Dinner Collage 9J6C2279

Kami sekeluarga mendarat di Incheon International Airport dan tinggal di kota ini selama 2 hari. Incheon sangat terkenal dengan Pecinan-nya, jajang myeon (noodle with black bean sauce) dan juga ayam gorengnya.

Seoul

Seoul Lunch 24 September Collage Seoul Dinner 24 Sept Collage 9J6C2483 9J6C2443

Ketika baru tiba di Seoul, kami sekeluarga berbelanja pergi ke Namdaemun Market, malam harinya ditutup dengan pergi ke Cheonggyecheon Stream. Tempat ini sangat populer karena banyak dijadikan lokasi untuk drama2 Korea. Kalau ke Korea enggak boleh lupa makan tukbogi juga.

Gyeongju

9J6C3456 9J6C3545 9J6C3590 9J6C3604

Dengan menggunakan KTX kota berikutnya adalah Gyeongju, kota yang terkenal dengan sebutan “Outdoor Museum”. Kita dibawa ke 1000 tahun silam. Banyak sekali tempat-tempat sejarah, temple, dan tombs.

9J6C3708 9J6C3726 9J6C4491 9J6C3590

Back to Seoul

Kami tiba kembali ke Seoul untuk menikmati sisa hari-hari terakhir di Korea. Pergi ke Noryangjin Fish Market dimana kita bisa beli tawar menawar berbagai macam jenis seafood dan bahkan bisa menikmati seafood yang kita beli di tempat.

Selesai kenyang kita pergi ke pasar tradisional di Myeongdong untuk berbelanja. Myeongdong juga mempunyai jajanan khas, Potato Swirl dengan Sosis. Ini salah satu jajanan iconic yang wajib dicoba oleh turis yang mengunjungi Korea. Biasanya, penjual di tempat lain hanya menjual potato swirl, namun tanpa sosis.

Keesokan harinya kita pergi ke Ihwa Village dimana banyak sekali graffiti-graffiti di dinding. Ihwa village adalah tempat lokasi shooting “Rooftop Prince”.  Ihwa Village terletak di daerah Daenghano, di kaki Naksan Park. Ihwa Village ini unik karena selain tempat ini benar-benar ditinggali penduduk setempat, wilayah ini mulai dari dinding sampai tangga tidak ada yang terlewatkan untuk dihias atau digambar.

Ihwa Village mulai terkenal sejak aktor/penyanyi Lee Seunggi datang dan foto di tangga yang berdekorasi bunga. Selain itu tempat ini menjadi lebih populer lagi sejak dijadikan lokasi syuting untuk Rooftop Prince.

Hari-hari terakhir kami habiskan untuk menghibur anak-anak di keluarga kami dengan bermain di di LOTTE World, Seoul Zoo dan Connex Aquarium. Sebelum ke airport kita sempatkan ke Gwangjang Market dimana banyak penjual bahan hanbok (traditional Korean dress) dan jajan pasar.

Ihwa Village (5) Myeongdong Iconic Potato Swirl with Sausages (1) Ihwa Village (2)

 

Travel
December 5, 2013 posted by Ozip Team

Journeying Japan

Miki Brewitt, dari Miki Therapeutics, menjelaskan kepada OZIP tempat-tempat favoritnya jika kita ingin berkelana di Jepang, negara asal Miki. Oktober adalah bulan yang tepat untuk berkunjung ke Jepang. Jepang sedang mengalami musim sepi, dan menurut Miki, it’s the best time in Japan! Setelah selesai membaca, jangan lupa ikuti kuis di bawah artikel ini.

Bulan Juli kemarin, sekitar 1,030 juta telah mengunjungi Jepang sebagai turis. Kebanyakan pengunjung adalah dari Asia, yaitu negara-negara seperti Korea Selatan, Taiwan, China, Thailand, Malaysia, dan Indonesia. Hal ini dipengaruhi oleh melemahnya nilai mata uang yen, diskon penerbangan, dan persyaratan visa turis dari Asia Tenggara yang sangat mudah. Untuk para WNI yang ingin berkunjung ke Jepang, Miki menyarankan tempat-tempat berikut ini.

 

Tokyo Disney Resort

 

http://www.tokyodisneyresort.co.jp/en/

#1Tokyo Disneyland akan merayakan ulangtahunnya yang ke-30 pada tahun ini. Tidak heran kalau semakin banyak orang yang mengunjungi Disneyland di Tokyo. Untuk lebih menikmati Disneyland, Miki menyarankan untuk membeli tiket masuk Passport, yang mencakup akses komprehensif di Disneyland, dan juga mencoba popcorn Tokyo Disneyland yang legendaris! Untuk Anda yang ingin lebih menyatu lagi dengan pengalaman ini, Miki menyarankan untuk memakai t-shirt Mickey Mouse dan juga topi fluffy karakter tersebut. “You will have fun more,” ujar Miki.

Hal lainnya yang tidak boleh dilewatkan adalah Dumpling Desert yang menurut Miki “it was hard to eat because it was so cute.”

 

 

Kejutan lainnya yang menanti adalah parade Disneyland – baik parade di siang hari maupun Tokyo Disneyland Electronic Parade di malam hari. Parade ini sangat populer. Banyak orang yang sudah siap menunggu parade dari jam 2 siang, walaupun baru mulai jam 8 malam. Walaupun Miki sudah beberapa kali mengunjungi parade ini, setiap kali ia menyaksikannya tetap saja ia merasa sangat berkesan dan berada di dunia impiannya.

#3

 

Cicipi Berbagai Desert

 

#7

#8

 

 

 

 

 

 

 

 

Salah satu desert yang sangat populer di Jepang, khususnya di Kyoto, adalah Azuki (red bean). Azuki berkhasiat menyediakan fungsi detoksifikasi tubuh, membakar lemak, membantu Anda merasa kenyang, mengontrol gula darah, dan mengurangi resiko kanker. “Biasanya orang membawa dessert sebagai hadiah kecil ketika kita mengunjungi rumah teman atau untuk menjaga hubungan baik dalam bisnis,” ujar Miki. Jadi jangan lewatkan mengunjungi salah satu dari banyak jajaran kue, permen, dan biskuit yang biasanya ada di lantai basement berbagai department store di Jepang. Selain itu juga banyak dessert café atau kafe kue di berbagai sudut jalanan. Miki menyarankan kita mencoba Desert Jewel Box di BVLGARI Café, yang hanya ada di Jepang. Lunch box-nya seharga $50, sudah termasuk wine. Untuk Miki sendiri, kafe favorit yang selalu dikunjunginya ketika pulang kampung adalah Quil Fait Bon Café (http://www.quil-fait-bon.com/menulist.php?tsp=8)

 

Khusus Wanita: Nail & Hair Salon

 

#18Menurut Miki, sudah merupakan bagian dari budaya masyarakat Jepang untuk selalu memakai make-up jika berada di luar rumah. “Untuk memakai make-up sudah dianggap sebagai bentuk manner yang baik, sama seperti rambut yang bersih dan mengenakan pakaian yang bersih. Bahkan jika mau keluar rumah sebentar saja, sudah lazim untuk setidaknya mengenakan eyebrow dan lipstick. Sekarang ini, nail art juga semakin populer di Jepang. Saya sendiri menganggap bahwa keluar rumah berarti sudah memasuki zona public, jadi sebaiknya kita sudah rapi dengan make up. Namun akhir-akhir ini, banyak orang yang memakai make up pada saat berada di transportasi public. Mungkin mereka sangat sibuk sekarang. Tetap saja, saya pikir memakai make-up di ruang public bisa dibilang bad manner,” ujar Miki. Satu hal tentang make-up, Miki tidak pernah lupa untuk membersihkan kulit sebelum dan setelah memakai make-up. Dan untuk menjaga kecantikan luar dan dalam, Miki menyarankan untuk mencoba minuman kolagen setelah kita melakukan perawatan detoksifikasi tubuh. “Minuman kolagen membantu kecantikan luar kita dari dalam,” ujarnya.

 

 

Rekomendasi Miki adalah salon Princess Ash (http://princess-ash.com), yang menyediakan hair styling, nail art, bahkan sampai eyelash extention.

 

 

Wisata Alam di Pedalaman Jepang

 

#20

 

Berwisata di pedalaman, atau country side Jepang, patut mendapat waktu kita ketika berkunjung ke negara ini. Di tengah meningkatnya teknologi komunikasi, kadang kita lupa untuk sekedar menikmati alam dan bercakap-cakap dengan sesama manusia secara langsung, tanpa menggunakan teknologi.

Travel
December 5, 2013 posted by Ozip Team

PESONA JAWA TIMUR

Teks: Ivan Ciputra Halim

Pernahkah Anda menyempatkan diri berkunjung ke Jawa Timur ? Ya, provinsi yang terletak di ujung timur Pulau Jawa ini telah lama dikenal menyuguhkan banyak tempat-tempat wisata yang begitu eksotis bagi wisatawan nusantara. Nah, pada kesempatan kali ini akan dikupas lebih dalam mengenai beberapa tempat wisata paling populer di Jawa Timur.

1. Taman Nasional Baluran

Baluran 2 Baluran 3

Jika Anda berkesempatan mengunjungi taman nasional ini, Anda dapat merasakan sensasi seperti mengunjungi savana di Afrika. Mengapa demikian ? Ya, Taman Nasional Baluran yang  terletak di perbatasan kabupaten Situbondo dan Banyuwangi serta berjarak tempuh sekitar 6 jam perjalanan darat dari Surabaya ini menawarkan hamparan panorama alam yang masih alami dan sangat menakjubkan.

Baluran 4

Di sini, Anda dapat menyaksikan secara langsung kehidupan ratusan rusa, puluhan kerbau dan merak jantan yang memiliki ekor sangat indah, serta belasan burung elang, yang semuanya berkeliaran dan mencari makan secara bebas di alam liar.

Dengan infrastruktur berupa jalanan yang mulus, tidak akan sulit bagi Anda untuk menjelajah seluruh kawasan Taman Nasional Baluran dengan mobil pribadi/yang Anda sewa.

Baluran 5

Di akhir penghujung jalan, Anda dapat menikmati keindahan dan kesunyian lautan di sekitar pantai Bama yang terdapat berbagai macam    kehidupan air laut dangkal di dalamnya. Musim kunjungan yang terbaik adalah sekitar bulan Maret hingga akhir Agustus tiap tahunnya. Harga tiket masuk juga sangat murah yaitu Rp 6,000 per mobil dan Rp 2,500 per orang. Taman Nasional Baluran juga menyediakan akomodasi di sekitar pantai Bama bagi Anda yang ingin bermalam di sana. Anda juga dapat menginap di kota Banyuwangi yang hanya berjarak sekitar 30 kilometer atau setengah jam perjalanan dari Baluran.

2. Kawah Ijen

Kawah Ijen 1 Kawah Ijen 2

Kawah Ijen merupakan salah satu pesona keindahan alam Indonesia yang mengagumkan dan merupakan salah satu destinasi Jawa Timur yang sudah terkenal di mata wisatawan domestik maupun asing terutama Perancis. Kawah Ijen terletak di puncak Gunung Ijen merupakan deretan gunung berapi di Jawa Timur yang meliputi Bromo, Semeru, dan Merapi. Gunung Ijen berada di kawasan Wisata Kawah Ijen dan Cagar Alam Taman Wisata Ijen tepatnya di Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi dan Kecamatan Klobang, Kabupaten Bondowoso. Kawah ini menyuguhkan keindahan danau belerang yang dapat Anda nikmati dari sekitar lereng gunung Ijen yang Anda daki. Jika Anda dapat bangun lebih pagi dan sampai di sekitar lereng Gunung Ijen lebih awal, Anda dapat menikmati munculnya matahari terbit yang keluar dari balik gunung.

Kawah Ijen merupakan kawah dengan tingkat keasaman paling tinggi di dunia (mendekati nol), keasaman air di kawah ini bisa melarutkan pakaian dan bahkan tubuh manusia dengan cepat. Uniknya, Kawah Ijen akan berwarna biru dan keemasan jika terkena terik sinar matahari. Jika cuaca sangat cerah dan mendukung, Anda dapat memandang ke arah timur untuk menikmati keindahan kota Banyuwangi dan bahkan Pulau Bali. Anda juga berkesempatan untuk mengunjungi dapur belerang di kawasan ini untuk melihat dari dekat penambangan belerang secara tradisional. Perjalanan mendaki dari kaki gunung Ijen menuju kawah Ijen sendiri memakan waktu tempuh sekitar 1.5-2 jam, wisatawan yang mendaki disarankan untuk membawa makanan ringan dan air minum secukupnya serta masker penutup hidung yang diperlukan sewaktu-waktu untuk mencegah masuknya asap belerang ke paru-paru Anda. Untuk akomodasi, Anda dapat tinggal di motel sekitar Gunung Ijen yang bertarif sekitar Rp 100,000-Rp 200,000 per malam atau Anda dapat menginap di Kota Banyuwangi untuk sekaligus menikmati budaya dan wisata kuliner di kota paling ujung di Pulau Jawa ini.

Kawah Ijen 3 Kawah Ijen Crater

3. Gunung Bromo

Bromo 1

Anda pastinya tahu akan gunung yang satu ini. Ya, itulah Gunung Bromo. Pamor dan keindahan Gunung Bromo sudah dikenal oleh dunia. Jangan pernah Anda bilang pernah ke Jawa Timur bila belum pernah menginjakkan kaki dan menikmati keindahan gunung api ini. Akan sangat tidak lengkap rasanya pergi ke Jawa Timur jika anda belum ke Gunung Bromo. Gunung Bromo terletak di kawasan Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru. Taman nasional ini membentang di Kabupaten Malang, Pasuruan, Probolinggo dan  Kabupaten Lumajang. Kawasan ini merupakan daerah tujuan wisata utama di Jawa Timur dengan Gunung Bromo sebagai pusatnya. Yang menjadi khas dari Gunung Bromo adalah dikelilingi oleh lautan pasir seluas 5.290 hektar. Gunung Bromo yang merupakan ikon wisata Jawa Timur menawarkan pengalaman menikmati pemandangan matahari terbit yang sangat menakjubkan. Pemandangan matahari terbit ini dapat Anda nikmati secara leluasa di puncak Gunung Penanjakan (2.770 meter).

Di sana selain menikmati pemandangan matahari terbit, Anda dapat menikmati keunikan dan keindahan Gunung Batok yang bersebelahan dengan Gunung Bromo dan juga Gunung Semeru yang membelakangi kawah Bromo serta hamparan lautan pasir yang begitu luas. Setelah menikmati pemandangan sekitar Bromo dari atas puncak Penanjakan, Anda dapat melanjutkan perjalanan dengan menuruni lereng Gunung Penanjakan dan menikmati keasyikan off-road dengan mengendarai jeep yang Anda sewa menjelajahi lautan pasir di kawasan Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru. Setelah puas mengendarai jeep, Anda dapat langsung menuju tempat parkir kendaraan dan mulai menaiki ratusan anak tangga untuk menikmati keindahan eksotis kawah Gunung Bromo. Anda dapat juga merasakan pengalaman menyewa dan menunggang kuda dari kaki hingga kawah Gunung Bromo. Suhu udara di Gunung Bromo berkisar antara 3°-20° celcius, namun dapat berada beberapa derajat di bawah nol selama musim kemarau. Daya tarik lain dari Bromo adalah upacara Kasada. Masyarakat Tengger rutin melakukan upacara Kasada setahun sekali dengan mempersembahkan sayuran, ayam, dan uang yang dibuang ke dalam kawah gunung berapi untuk dipersembahkan kepada dewa yang mereka percaya. Jika Anda tidak tahan dengan udara dingin, sebaiknya Anda membawa jaket, sarung tangan, dan topi atau penutup kepala lainnya. Jeep atau kendaraan 4×4 dapat Anda sewa di desa Wonokitri (Probolinggo), Njemplang (Malang, atau Penanjakan (Pasuruan) dengan biaya sekitar Rp 350,000-400,000. Akomodasi di desa Wonokitri dan Penanjakan juga sangat bagus, tariff berkisar antara Rp 100,000 hingga Rp 250,000 per malam.

 Bromo 2 Bromo 3

Sumber: http://www.indonesia.travel/ , http://www.jatimprov.go.id/

Indah & Tersembunyi
Travel
December 5, 2013 posted by Ozip Team

Indah & Tersembunyi

Kali ini, penulis OZIP Andreas Budiman akan mengajak Anda untuk keliling tempat-tempat indah di Indonesia yang mungkin belum familiar di telinga Anda. Apa saja? Yuk mulai jelajahi….

 

Teks: Andreas Budiman

 

  • Ora Beach

 

_MG_1297 Ora Beach Resort_Sebagai negara dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia, Indonesia adalah rumah bagi pantai-pantai dengan keindahan yang sangat memukau. Salah satunya adalah Ora Beach, tersembunyi dengan baik di pesisir utara dari Pulau Seram. Sebuah destinasi yang eksotis dan sangat terpencil, Ora Beach sangat cocok bagi para Eco-travellers, dan bagi pasangan yang berbulan madu. Pondok kayu yang nyaman berbaris di tengah pantai berpasir putih, disempurnakan dengan pemandangan luas air jernih dari Teluk Sawai, dan sebagai background, barisan bukitan batu kapur yang ditutupi oleh kehijauan khas daerah tropis akan menjadi pelengkap. Pulau Seram sangat terkenal akan keanekaragaman jenis burungnya. Dari total 117 jenis burung yang ditemukan di Pulau Seram, 14 jenis adalah fauna khas dari Pulau Seram.

Perjalanan menuju Ora Beach dapat dimulai dengan penerbangan menuju Bandar Udara Pattimura, Ambon. Sebagai bandar udara yang hanya melayani penerbangan domestik, anda dapat melakukan penerbangan menuju Ambon melalui Jakarta, Surabaya, Makasar, atau kota-kota lain di Indonesia. Setelah tiba di Bandar Udara Pattimura, anda dapat menyewa mobil dan melakukan perjalanan sekitar 30 menit menuju Pelabuhan Tulehu untuk mengambil ferry menuju Masohi, Pulau Seram. Harga tiket untuk ferry berkisar antara 50,000 – 150,000 Rupiah, dan lama perjalanan berkisar antara 1.5 – 2 jam, tergantung dari tipe kapal yang anda pilih. Setelah itu, anda kembali harus melakukan 2 jam perjalanan darat melalui jalan yang terjal dan memutar sampai anda tiba di desa Saleman. Untuk bagian akhir dari perjalanan menuju Ora Beach, anda kembali harus menaiki kapal, akan tetapi perjalanan terakhir ini hanya akan memakan waktu sekitar 10 menit.

 

 

Sebagai pulau yang memiliki banyak gunung dan hutan, Seram menawarkan kesempatan yang tak terbatas bagi para pencinta alam untuk trekking, hiking, dan kegiatan outdoor lainya. Untuk anda yang cukup memiliki kesabaran, dan penglihatan yang jeli, anda bisa mencoba menantang diri anda untuk berusaha menemukan keanekaragaman jumlah burung yang unik dari Pulau Seram.

 

Laut yang sebening kristal menjadi rumah bagi beraneka ragam terumbu karang yang berwarna-warni yang memukau, dan bebagai jenis ikan dan hewan laut lainya; sebagian besar sudah dapat anda lihat dengan jelas bahkan sebelum anda menenggelamkan diri ke dalam permukaan laut yang sebening kaca itu.

 

Teluk Sawai, yang terletak berhadapan dengan Ora Beach, adalah lokasi paling favorit di Pulau Seram bagi penikmat kegiatan diving dan snorkeling, untuk melihat lebih jelas taman bawah laut yang menakjubkan dan para penghuninya. Sayangnya, di Pulau Seram ini belum disediakan jasa untuk penyewaan peralatan menyelam. Untuk itu, para pengunjung disarankan untuk membawa peralatan mereka sendiri, atau menyewa di Ambon, sebelum mereka melakukan perjalanan ke Seram.

 

Banyak dari pengunjung Ora Beach yang mengatakan bahwa tidak hanya cukup sehari untuk menikmati keindahan laut dari Ora Beach. Pada saat matahari mulai terbenam dan anda harus kembali ke permukaan setelah seharian menikmati keindahan bawah laut, anda hanya akan kembali dibuat kagum akan keindahan matahari yang terbenam pada katulistiwa. Bahkan ketika semburat warna oranye yang terakhir telah lenyap, cahaya bintang yang berkelap-kelip di langit malam akan membuat anda terpesona sampai cahaya matahari kembali pada keesokan harinya.

 

  • Majapahit Trowulan

Lebih dari 700 tahun yang lalu, berdiri sebuah kerajaan yang besar, dan ibukotanya berdiri di pulau Jawa. Dikarenakan kerajaan ini sangatlah besar dan berkuasa, wilayah dari kerajaan ini mencakup hampir seluruh Asia Tenggara, dan berdiri selama ratusan tahun. Sebuah kerajaan yang kita pelajari melalui buku-buku sejarah, yang kebesarannya tidak dapat kita pahami sepenuhnya. Bukti fisik yang tidak cukup banyak untuk menjadi bukti dari kerajaan ini, membuat eksistensi dari kerajaan ini hampir seperti sebuah kisah fiksi. Kerajaan ini adalah kerajaan Majapahit.

 

trowulan3Majapahit menguasai wilayah yang besar dari regional ini, terbentang dari Jawa sampai Sumatra, Semenanjung Malaya, Kalimantan, dan sebagian dari kepulauan timur Indonesia dari tahun 1293 sampai dengan tahun 1500an. Sebagai sebuah kerajaan Hindu-Budha, Majapahit berdiri setelah kejatuhan dari kerajaan Singosari yang sebelumnya sangat berkuasa, yang juga terletak di wilayah yang sekarang menjadi Jawa Timur.

 

Trowulan adalah sebuah wilayah di provinsi Jawa Timur, dimana terdapat satu-satunya situs sejarah dari kerajaan Majapahit. Dikelilingi oleh ribuan bukti-bukti arkeologi, Trowulan diperkirakan sebagai lokasi dimana ibukota dari Kerajaan Majapahit pernah berdiri.

Berlibur ke tempat ini adalah lebih dari sebuah rekreasi, tetapi juga sebuah perjalanan untuk melihat sebuah sejarah penting dari suatu bangsa. Banyak yang bisa kita temukan di Trowulan mengenai peradaban masyarakat pada masa Kerajaan Majapahit, seperti sistem pemerintahan, perdagangan, kebijakan luar negeri, teknologi, arsitektur, pertanian, dan kesenian.

 

Trowulan hanya berjarak sekitar 60 kilometer, barat daya dari Surabaya, kota terbesar kedua di Indonesia. Surabaya dapat dicapai melalui penerbangan internasional dari Hong Kong, Bangkok, Kuala Lumpur, Penang, dan Singapore. Penerbangan domestik tersedia dari sebagian besar kota di Indonesia. Setibanya di Surabaya, anda dapat menyewa mobil untuk perjalanan langsung ke Trowulan, atau untuk alternatif lain, anda dapat menaiki bus menuju Mojokerto dan melanjutkan perjalanan anda dengan becak atau ojek.

 

Akan memakan waktu lebih dari sehari untuk sepenuhnya menikmati apa yang situs sejarah ini tawarkan, untuk itu, sediakan waktu yang cukup di jadwal perjalanan anda bagi situs bersejarah ini. Kuil-kuil dan makam-makam kuno menjadi titik-titik di kota kuno ini yang siap untuk dieksplorasi dan dipelajari, setiap dari titik tersebut memberikan gambaran mengenai kondisi kehidupan pada masa Kerajaan Majapahit. Makam dari Sheikh Jumadil Troloyo Quobra, kakek dari Wali Songo adalah salah satu dari titik-titik ini, dimana meunjukkan eksistensi dari komunitas Muslim pada masa itu. Makam-makam lain juga dapat ditemukan, dimana banyak dari makam tersebut yang bertanggal jauh sebelum masa Kerajaan Majapahit.

 

Untuk mendapat pemahaman yang lebih dalam mengenai situs bersejarah ini, anda harus mengunjunggi Museum Trowulan. Sebagai salah satu atraksi utama dari situs bersejarah ini, museum ini terletak di bagian barat dari Kolam Segaran. Disini, anda dapat dengan lebih sistematis mempelajari dan memahami kejayaan dari apa yang dahulu adalah Kerajaan Majapahit. Koleksi lengkap dari artifak kuno dapat anda temukan di museum ini, beragam mulai dari peralatan, senjata, peralatan rumah tangga, dan berbagai bentuk arsitektur kuno. Setiap benda dilengkapi dengan penjelasan singkat  dalam bentuk Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

 

Museum Arkeologi Trowulan didirikan oleh Kanjeng Adipati Ario Kromojoyo Adinegoro beserta dengan Ir. Henry Maclaine Pont dengan tujuan untuk menjadi rumah bagi artifak-artifak kuno di Trowulan, dan melindungi mereka dari pencurian. Sebuah kafetaria dan toko kesenian juga dapat anda temukan di museum ini untuk menjadi pelengkap bagi kunjungan anda ke situs bersejarah ini.

 

  • Taman Nasional Lore Lindu

 

Taman Nasional Lore Lindu adalah sebuah daerah hutan besar yang dilindungi, yang terletak di kabupaten Donggala dan Poso, Sulawesi Tengah. Taman Nasional Lore Lindu telah dideklarasikan sebagai UNESCO Biosphere Reserve sejak 1978.

 

Taman nasional ini, terletak di selatan kota Palu, mencakup daerah seluas 2,180 kilometer persegi, dengan ketinggian berkisar antara 200 sampai dengan 2,300 diatas permukaan laut, dan daerah hutan yang penuh dengan keanekaragaman makhluk hidup. Ketinggian permukaan yang beragam di taman nasional ini memberikan kesempatan bagi beragam bentuk ekosistem untuk terbentuk, diantaranya adalah hutan hujan tropis permukaan rendah, dan hutan sub-alpen pada ketinggian 2,000 meter di atas permukaan laut.

 

Taman Nasional ini menyediakan habitat bagi hampir seluruh spesies mamalia dan burung di pulau Sulawesi, dan lebih dari 50% spesies lore linduyang ada di taman nasional ini adalah fauna khas Sulawesi, termasuk diantaranya adalah babi rusa, anoa gunung, dan pygmy tarsier.

 

Di luar dari kekayaan alam dan pemandangan alam yang memukau, lebih dari 400 batu granit megalit juga ditawarkan oleh taman nasional ini. Berlokasi di Lembah Bada, ukuran dari batu-batu megalit ini bervariasi dari ukuran beberapa sentimeter hingga ukuran 4.5 meter, terbesar yang pernah ditemukan di Indonesia. Beberapa penelitian arkeologi yang pernah dilakukan terhadap batuan tersebut menyatakan bahwa umur dari batuan tersebut berkisar antara 3000 Sebelum Masehi sampai dengan 1300 Setelah Masehi.

 

Untuk mencapai taman nasional ini, anda dapat menggunakan transportasi udara melalui Makassar di Sulawesi Selatan, atau Manado di Sulawesi Utara, dimana keduanya menyediakan jasa penerbangan domestik menuju kota Palu, Poso, dan Luwuk di Sulawesi Tengah, dari Jakarta dan kota-kota besar lainya di Indonesia, dan beberapa penerbangan internasional. Penerbangan internasional menuju Manado dapat ditempuh melalui Singapura dan Davao, Filipina, atau untuk penerbangan ke Makasar, anda dapat melakukan penerbangan dari Singapura, dan Kuala Lumpur, Malaysia.

 

Dari Palu, anda dapat menyewa mobil atau jeep untuk melakukan perjalanan menuju taman nasional, yang terletak sekitar 50 kilometer dari Palu. Perjalanan akan memakan waktu sekitar 2 ½ jam. Adalah ide yang bagus bagi anda untuk menyewa guide lokal, dimana banyak dari mereka telah terlatih selama bertahun-tahun untuk memimpin tur mengamati hewan-hewan liar, untuk melengkapi perjalanan anda ke Taman Nasional Lore Lindu.

 

Sebagai taman nasional, Lore Lindu, mengharuskan anda untuk mendapatkan izin masuk resmi, Jika anda mengatur perjalanan anda melalui agen perjalanan lokal, mereka dapat mengaturkan ijin ini untuk anda, tetapi jika anda mengatur perjalanan anda sendiri, anda dapat pergi ke kantor pusat dari taman nasional yang terletak di Palu.

Beechworth, Victoria
Travel
August 25, 2013 posted by Ozip Team

Beechworth, Victoria

 

Beechworth terletak sekitar 285 kilometer timur laut Victoria ke arah Wangaratta. Kota ini merupakan salah satu kota bersejarah di Victoria pada jaman pertambangan emas pada tahun 1880-an. Kota ini juga terkenal akan sejarahnya dimana seorang tokoh terkenal Australia bernama Ned Kelly pernah dipenjara dan diadili di pengadilan setempat. Sejak itu, kota ini juga mulai terkenal sebagai salah satu kota tujuan wisata bagi para turis. Seperti kebanyakan kota bersejarah lainnya di Victoria, Beechworth juga memelihara dan menjaga gedung-gedung bersejarahnya di sekitar kota ini.

 

Bagi para penduduk Australia, Beechworth Honey atau Madu Beechworth yang banyak dijual di supermarket sudah sering terdengar. Dengan banyak variasi rasa, madu ini menjadi produk yang cukup populer di masyarakat Australia. Sesuai dengan namanya, madu ini berasal dari satu kota dengan nama yang sama; kota Beechworth. Terletak di sudut muka kota, para pengunjung tidak dapat luput dari toko madu ini. Para pengunjung juga dapat mencicipi beragam rasa jenis madu yang jarang terdapat di supermarket-supermarket dan produk-produk lain seperti ragam es krim madu, minuman madu, dan produk lain yang terbuat dari madu.

 

Dianjurkan agar para pengunjung untuk mengunjungi pusat informasi kota Beechworth. Disana, para pengunjung dapat memperoleh peta kota dengan tempat-tempat yang memang ditujukan sebagai destinasi wisata. Para pengunjung dianjurkan untuk mengelilingi pusat kota dengan berjalan kaki. Dengan demikian, para pengunjung dapat melihat dari dekat tempat-tempat yang dianggap bersejarah. Perjalanan berwisata dengan pemandu wisata juga disediakan oleh pusat informasi kota dengan biaya yang cukup kecil.

 

Para pengunjung disarankan untuk mengunjungi the Historic Court House atau rumah/tempat pengadilan dimana Ned Kelly sempat diadili. Dengan sedikit biaya masuk, disana para pengunjung dapat merasakan suasana ruang pengadilan dan melihat dimana Ned Kelly ditempatkan di ruang sidang tersebut. Disana juga dijual beragam pernak-pernik yang berhubungan dengan Ned Kelly seperti gantungan kunci, magnet kulkas, dan lain-lain.

 

Disamping gedung tersebut terdapat  the Telegraph Station atau tempat pengiriman telegram. Gedung ini seperti museum dan para pengunjung juga dapat melihat atau mengirim telegram dengan biaya yang sangat kecil dengan tujuan agar para pengunjung dapat merasakan bagaimana kabar dikirim sebelum masa komputer atau handphone. Hanya dengan donasi koin emas ( koin $1 atau $2 ), para pengunjung dapat memasuki gedung ini lebih dalam lagi dan dapat mendengar cerita-cerita dari mereka yang pernah tinggal di Beechworth.

 

Di pusat kota juga terdapat toko roti yang terkenal. Toko roti ini memiliki pilihan yang banyak seperti beragam jenis pie, beragam jenis kue, dan beragam jenis roti isi atau sandwhich. Pie yang paling terkenal adalah the Ned Kelly. Minuman seperti kopi, milkshakes, atau teh juga disediakan disana. Tidak jauh dari toko roti ini, para pengunjung dapat melihat toko permen yang menjual beragam jenis permen dengan design seperti rumah permen. Selain permen, toko ini juga menjual beragam jenis coklat, cookies, dan segalanya yang berhubungan dengan gula-gula.

 

Tidak jauh dari pusat kota, para pengunjung dapat mengunjungi Beechworth Lunatic Asylum atau yang lebih dikenal sebagai Mayday Hills Lunatic Asylum. Tempat ini dahulu adalah tempat dimana orang-orang gila dirawat. Mayday Hills Lunatic Asylum merupakan rumah sakit jiwa terbesar ketiga di Victoria yang dibangun pada tahun 1867 dan sempat beroperasional selama 128 tahun sebelum ditutup pada tahun 1995. Pasien-pasien yang dirawat disana tidak mendapatkan obat-obatan sampai sekitar tahun 1950-an. Jadi, teknik perawatan pada jaman itu lebih banyak diikat atau di-restrain. Dan pada jaman dahulu, sangat mudah untuk memasukkan siapapun ke dalam rumah sakit jiwa. Yang dibutuhkan hanya 2 tandatangan; 1 dari keluarga, saudara, atau bahkan siapapun yang menganggap seseorang sakit jiwa dan 1 dari dokter. Ada beberapa cerita dimana seseorang hanya depresi atau stress sudah langsung dimasukkan oleh keluarganya ke rumah sakit jiwa Mayday Hills. Namun untuk keluar sangatlah sulit dimana harus ada 8 tandatangan dokter yang membuktikan memang seseorang sudah sembuh dari sakit jiwa.

 

Dengan luas tanah sekitar 106 hektar, rumah sakit jiwa ini dikelilingi dengan taman yang luas. Disana, para pengunjung dapat mengelilingi komplek rumah sakit dan melihat peninggalan gedung-gedung yang secara spesifik memiliki fungsinya masing-masing. Dinding disekitar rumah sakit jiwa ini dikenal sebagai Ha-Ha Walls. Dinding ini khusus dirancang untuk kelihatan rendah bagi pasien namun pada sisi lainnya dibuat lebih dalam.  Di kawasan ini masih terdapat sekolah yang masih beroperasional, tempat menginap, dan perawatan spa.

 

Sekarang gedung rumah sakit ini menyediakan fasilitas tur yang dikenal sebagai ghost tour. Para pengunjung diajak masuk dan mengelilingi ruang dalam rumah sakit yang sudah ditutup ini. Tur ini dapat pada saat siang hari atau malam hari. Walaupun mungkin lebih diutamakan untuk mengetahui sejarah rumah sakit tersebut, tidak dapat dipungkiri akan adanya cerita-cerita seram yang mendampingi tur tersebut.

 

Bagi para pengunjung yang juga menggemari cerita Ned Kelly juga dapat mengunjungi HM Prison Beechworth atau yang dikenal sebagai Beechworth Gaol. Penjara ini sekarang menjadi salah satu destinasi turis dimana Ned Kelly dan ibunya pernah menjadi tahanan disana.

 

Walaupun Beechworth hanya merupakan kota kecil dengan populasi kurang dari 3000 jiwa, namun kota ini penuh dengan sejarah; terutama yang berhubungan dengan tokoh terkenal Ned Kelly.

 

By : Joceline Fanjaya Jana

 

GARUDA TRAVEL DESTINATION – Pesona Abu Dhabi
Travel
August 25, 2013 posted by Ozip Team

GARUDA TRAVEL DESTINATION – Pesona Abu Dhabi

 

Kali ini, OZIP akan mengulas satu destinasi di Timur Tengah. Kota yang OZIP pilih ini adalah basis maskapai penerbangan yang merupakan salah satu maskapai internasional yang bekerjasama dengan Garuda Indonesia supaya maskapai penerbangan nasional kita ini bisa mencapai lebih banyak destinasi internasional.

 

Abu Dhabi adalah salah satu dari tujuh negara bagian (Emirat) yang bergabung di negara

Uni Emirat Arab (United Arab Emirates). Salah satu maskapai penerbangan yang bekerja sama dengan Garuda Indonesia, Etihad Airways, adalah maskapai penerbangan resmi negara ini dan bermarkas di Abu Dhabi. Selain Abu Dhabi, negara bagian lainnya di Uni Emirat Arab adalah Dubai, Sharjah, Ajman, Fujairah, Ras al Khaimah, dan Umm al-Qaiwain.

 

Nah, Anda mungkin paling familiar dengan Dubai dan kehidupan modern disana. Namun, Abu Dhabi adalah ibu kota resmi dari negara UEA. Kurang lebih Abu Dhabi pun seperti itu. Sekitar 80 persen penduduk UEA adalah Muslim. Walaupun begitu, gaya hidup di Abu Dhabi, seperti juga di Dubai, cenderung bebas, menganut paham sekuler, dan sangat modern, berbeda dengan Arab Saudi.

 

Populasi UEA mencapai sekitar 7 juta menurut estimasi The Economist Intelligence Unit di akhir tahun 2011, dengan sekitar 39 per sen penduduk berada di Abu Dhabi, sementara 29 per sen ada di Dubai dan 18 per sen di Sharjah. Hampir 50 per sen penduduk adalah pendatang. Dari total jumlah pendatang itu, hampir 50 per sen adalah dari Asia Selatan, misalnya India, Pakistan, dan Sri Lanka. Tidak heran kalau walaupun Arab dan Bahasa Inggris adalah bahasa utama, namun bahasa Hindi dan Urdu sebenarnya cukup sering terdengar di sana. Sementara kebanyakan penduduk aslinya berasal dari keturunan Persia.

 

Negara Uni Emirat Arab mulai mencapai kejayaannya sekitar tahun 1973, setelah dikenal

sebagai penghasil minyak ketiga terbesar di dunia setelah Arab Saudi dan Iran.

 

Spotlight on : The Galleria

 

abu dhabi Galleria on Al Maryah Island - Sowwah Square Abu DhabiTidak jauh berbeda dengan Dubai, wisata belanja di Abu Dhabi bisa dibilang sebagai satu sport sendiri. Berbagai mall mewah berdiri dengan apik di kawasan pusat bisnis mereka. Salah satu mall eksklusif yang baru saja akan dibuka resmi bulan Agustus ini adalah The Galleria. The Galleria terletak di pusat Kawasan Central Business District Abu Dhabi yang paling baru, Sowwah Square, Al Maryah Island. The Galleria didirikan untuk mengakomodasi keperluan belanja dan kebutuhan kuliner para turis internasional dan pekerja korporat yang berada di kawasan Sowwah Square. Di kawasan ini memang berdiri berbagai kantor perusahaan global, hotel premium, dan lain-lain.

 

Tidak heran kalau The Galleria pun didirikan sebagai salah satu destinasi belanja premium.

Menurut Angela Beitz dari TimeOut.com, The Galleria menyediakan berbagai macam merek fashion yang luks, merek perhiasan, jam tangan, juga merek-merek high street fashion internasional dan merek kecantikan. Desainer-desainer seperti Diane von Furstenberg, Jimmy Choo, Marc Jacobs, Tory Burch, Mulberry, akhirnya akan datang ke Abu Dhabi.

 

Selain menyajikan banyak pilihan merek internasional, The Galleria juga merupakan tempat yang pas untuk melakukan wisata kuliner. Variasi tempat makan yang disediakan di sini cukup beragam, baik dari lokasi, tipe, jenis panganan yang disediakan, sampai tingkat harga. Ada yang family-friendly dengan lokasi outdoor sehingga bisa menikmati langsung pemandangan langit Abu Dhabi dan waterfront yang ada di kawasan mall ini, ada juga fine-dining restaurants, dengan menu khas dari chef ternama, outlet makanan ringan yang mengedepankan kecepatan pelayanan, dan berbagai kafe serta espresso bar.

 

Spotlight On : Ferrari World Abu Dhabi

 

abu dhabi 2_Ferrari_World_Abu_Dhabi_Aerial_ViewTaman bermain Ferrari World Abu Dhabi adalah yang taman bermain Ferrari yang pertama di dunia. Tentu saja, hiburan ini bisa dinikmati oleh semua orang dari semua umur.

 

Disini Anda bisa menjelajahi kegairahan dan kesenangan yang ditawarkan melalui lebih dari 20 atraksi dan pengalaman shopping dan kuliner Italia yang disajikan disini.

 

 

 

Tempat yang dihiasi dengan atap merah terangnya yang khas Ferrari ini menawarkan atraksi seperti Formula Rossa, yang diklaim sebagai “roller coaster tercepat di dunia” dengan kecepatan 240 km/jam,

 

Galleria Ferrari, galeri Ferrari terbesar di luar Maranello (markas Ferrari) dengan tampilan interaktif rancangan model mobil Ferrari dari tahun 1947 sampai sekarang, Speed of Magic, petualangan 4-D melalui kedalaman hutan, gua-gua es dan gunung berapi. Ada juga G-Force, untuk Anda yang ketagihan adrenalin, dimana Anda akan dengan cepat melonjak ke ketinggian atap taman bermain ini, kemudian dijatuhkan 62 meter ke ground level. Woohoo! Ada juga beberapa atraksi untuk anak-anak, seperti Junior GT, Junior Grand Prix, dan Junior Training Camp. Sementara untuk Anda yang ingin cari tahu lebih dalam tentang Ferrari juga akan terpuaskan di taman bermain ini. Ferrari World punya atraksi Factory Tour yang bernama “Made in Maranello”. Akhirnya, kini bukan hanya pemilik Ferrari saja yang bisa melihat bagaimana pembuatan mobil prestisius, Ferrari GT ini, mulai dari tahap desain sampai persiapan mesin-mesinnya. Selain itu, Anda juga bisa telapak sejarah dunia balap mobil lewat atraksi multimedia The Racing Legends.

 

www.ferrariworldabudhabi.com (Buka dari Selasa – Minggu, 11 siang sampai jam 8 malam. Senin tutup).

 

Spotlight On : Arabian Wildlife Park

 

abu dhabi 1_Wild-Arabian-Oryx-on-Sir-Bani-Yas-IslandArabian Wildlife Park adalah kebun binatang alami di lanskap terbuka. Terletak di Sir Bani Yas Island, lebih dari 10,000 binatang yang secara bebas berkeliaran kini bisa Anda lihat langsung dari viewing platform setinggi mata jerapah. Mulai dari jerapah, Arabian Oryx (kijang), rusa, cheetah, dan anjing hutan, Anda akan bisa mengambil banyak foto dari binatang-binatang eksotis khas padang gurun ini!

www.desertislands.com

 

OZIP Travel with GARUDA – Manchester
Travel
July 20, 2013 posted by OZIP Team

OZIP Travel with GARUDA – Manchester

Manchester – Bukan Cuma Kota Stadium   

Seperti yang OZIP readers mungkin sudah ketahui, Garuda Indonesia bekerjasama dengan Etihad Airways kini menyediakan berbagai rute penerbangan baru, termasuk kota-kota di benua Eropa. Setelah edisi lalu sempat memuat panduan wisata ke Milan dan Shanghai, yuk kita sekarang tengok lagi destinasi lainnya di benua Eropa – Manchester!

Apa yang ada di benak Anda jika mendengar kata Manchester? Tim sepakbola Manchester United dan Manchester City yang legendaris? Benar, memang salah satu hal paling menarik di kota ini adalah tradisi sepakbolanya yang begitu kuat dan kebanggaan mereka atas sejarah panjang klub bola lokal mereka. Namun, mengenal Manchester lebih dalam, akan membawa Anda pada pengertian bahwa kota ini jauh punya lebih banyak hal untuk ditawarkan daripada sekedar kesetiaan mereka pada klub bola lokalnya. Berikut, OZIP berikan 6 daftar hal yang harus kamu ketahui tentang Manchester sebelum memesan tiket liburanmu selanjutnya ke kota ini dengan Garuda Indonesia!

1.     Kota Nomor Dua di Inggris

Selain London, Manchester terkenal sebagai kota nomor dua yang terpopuler di Inggris. Tetapi kalau masyarakat Manchester sendiri ditanyakan, “Bagaimana rasanya menempati posisi yang kedua?” dengan asyiknya mereka akan menjawab, “Wah tidak tahu ya, tanyakan saja pada orang London.” Asyik!

2.     The world’s first modern city

Ssst, ternyata, menurut Lonely Planet, kota ini adalah kota modern pertama di dunia. Di negaranya, Manchester terkenal sebagai “ibu kota” Inggris bagian utara. Banyak sejarah yang terjadi di kota ini. Disinilah tercetus konsep teori kapitalisme dan komunisme (lokasi Karl Marx menulis Communist Manifesto-nya). Kota inilah yang pertama kali menyuarakan sosialisme dan hak wanita berpolitik – ikut bersuara dalam Pemilu. Disini jugalah kekuasaan Kerajaan Inggris semakin dikukuhkan di zaman Revolusi Industri dan disini juga masa-masa Zaman Pencerahan mengalami tahap-tahap pertamanya. Manchester terkenal sebagai kota industri pertama di dunia dengan perannya menjadi salah satu pusat kota manufaktur terbesar di dunia pada zaman tersebut. Jadi tidak heran kalau di kota ini banyak bertaburan peninggalan warisan sejarah dan kebudayaan dunia, yang bisa kamu nikmati di berbagai galeri dan museumnya. Manchester akan memberikan Anda yang suka sejarah peradaban dunia Barat sebuah tempat bermain yang sungguh mengasyikkan. Bahkan koleksi museumnya dirujuk sebagai salah satu museum dengan koleksi terbaik di seluruh Inggris. “What Manchester does today, the rest of the world does tomorrow,” kata Benjamin Disraeli. Trendsetter untuk dunia Barat!

3.     Kota Hedonis

Bukan hanya terkenal dengan peninggalan sejarahnya, Manchester juga terkenal sebagai salah satu kota yang cukup diramaikan oleh industri hedonisme di Inggris. Selain menjadi tempat mahasiswa-mahasiswi dari penjuru Inggris dan dunia belajar di kampus-kampusnya, Manchester memang memiliki pilihan tempat-tempat 3D (dance, drink, and dine) yang cukup banyak. Melewatkan malam hari di Manchester? Dijamin terhibur dan tidak akan bosan!

4.     MCFC Stadium & Club Tour  (www.mcfc.co.uk/tours)

Etihad Stadium Manchester City

Ya, tetap saja. Perjalanan ke Manchester tentu tidak akan lengkap tanpa sowan ke stadion bola klub Manchester City, Etihad Stadium, yang legendaris dan mempunyai sejarah panjang yang mereka banggakan.

5.     National Football Museum

National Football Museum Manchester

Namun, selain berkunjung ke Etihad Stadium, nampaknya perlu juga ke National Football Museum yang ada di Manchester City Centre. Tempat ini baru dibuka tahun 2012. Dalam 1,5 bulan pertama setelah pembukaannya, museum ini sudah dikunjungi oleh 100,000 orang. OZIP readers tentu tidak mau ketinggalan kan?

6.     Jantung Kreatif Inggris di Northern Quarter

Chinese Art Centre ManchesterManchester Craft & Design Centre

Salah satu distrik di Manchester, Northern Quarter dikenal sebagai jantung kreatif kota ini dan mungkin untuk Inggris.  Ada Manchester Craft & Design Centre disini, dimana Anda bisa menemukan karya seni, perhiasan, aksesoris dan tas, yang asli buatan desainer dan seniman lokal. Ada juga pameran seni kontemporer rutin. Di dekatnya, ada Chinese Art Centre dan Richard Goodall Gallery. Richard Goodall Gallery mempunyai spesialisasi koleksi ilustrasi dan fotografi untuk musik. Selain itu masih ada banyak pameran-pameran seni yang menarik di galeri-galeri dan art space lainnya seperti Kraak dan 2022nq. Banyaknya galeri seni yang tersebar disini mungkin menjadi salah satu penanda distrik ini sebagai jantung kreatif Manchester. Selain itu, banyak penduduknya yang bekerja di industri kreatif seperti musik, desain, dan sebagainya. Tetapi satu hal yang sangat menandakan kreativitas dan seni sebagai ciri khas distrik ini adalah banyaknya “hiasan-hiasan” jalanan yang dapat Anda temukan di berbagai sudut distrik ini. Di kota inilah Anda mungkin akan menemukan buah nanas di atap rumah, atau puisi-puisi yang ditulis di tembok-tembok dan trotoar. Jangan heran kalau dinding-dinding jalanan dihiasi oleh seni stensil dan graffiti yang menarik. Ada beberapa yang memang diinisiasi secara resmi oleh kota ini, seperti Outhouse Project di Stevenson Square, namun kebanyakan ekspresi seni ini muncul dengan spontan.

Featured Image : Wikipedia