Category Archives: From Our Columnist

From Our Columnist

Agar Harapan Tak Sebatas Angan-Angan
From Our Columnist
December 7, 2015 posted by Ozip Team

Agar Harapan Tak Sebatas Angan-Angan

Jika kita sudah berhenti berharap, hampir bisa dipastikan kita akan jadi pribadi yang “kosong” alias tak punya mimpi. Dan, ujungnya akan seperti kendaraan yang kehabisan bahan bakar. Satu-satunya cara adalah dengan didorong—yang membutuhkan tenaga ekstra luar biasa—atau akhirnya malah benar-benar mati, karena tak bisa digunakan sama sekali. (more…)

Kolom Bahasa – Kan? I? Sengaja? Siapa yang tahu?
From Our Columnist
May 22, 2015 posted by Ozip Team

Kolom Bahasa – Kan? I? Sengaja? Siapa yang tahu?

Dewi Anggraeni

Dalam era serba cepat serba jadi ini, penggunaan Bahasa pun turut hanyut ke dalamnya. Apalagi kalau kita melihat komunikasi elektronik di ranah surat elektronik (email) dan teks singkat (sms) via telepon seluler. Contohnya, ‘mana jwbn prtnynku? blm smpt ya?’, ‘tlng ajarin aku cara ngeblk di fb.Tq’. Masih adakah orang yang menuliskan atau mengetikkan kata-kata serta kalimat-kalimat lengkap? kita bertanya-tanya. Untung masih ada, malah masih banyak yang piawai dalam merangkaikan kata-kata dalam prosa yang mengalir, meliuk, memancar, sehingga menggairahkan pembacanya.
(more…)

Perputaran Kehidupan
From Our Columnist
April 1, 2015 posted by Ozip Team

Perputaran Kehidupan

Andrie Wongso

History doesn’t repeat, but it rhymes.  Mark Twain (1835-1910)

 

Ada ungkapan, hidup laksana sebuah roda. Artinya, selalu berputar, kadang di atas, kadang di bawah. Yang jadi masalah adalah bagaimana kalau saat berada di bawah kelamaan? Apa tidak jadi beban yang berkepanjangan? Di sinilah sebenarnya kekuatan seseorang diuji. Sebab, saat di bawah itulah, pilihan paling memungkinkan hanyalah berputar naik. Artinya, saat berada di level paling bawah, sebenarnya kita sedang “mengumpulkan energi” untuk naik ke atas.
(more…)

ISIS Bukan Islam – Islam Bukan ISIS
From Our Columnist
February 18, 2015 posted by Ozip Team

ISIS Bukan Islam – Islam Bukan ISIS

Nuim Khaiyath

Militan negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) menantang Panglima TNI Jenderal Moeldoko dan semua aparat keamanan yang ada di Indonesia untuk berperang. Hal itu disinyalir karena Indonesia telah bergabung dan membuat komitmen dengan negara-negara koalisi (Barat) untuk membasmi ISIS.”
(more…)

Kolom Agama Dalam KTP
From Our Columnist
January 5, 2015 posted by Ozip Team

Kolom Agama Dalam KTP

Indonesia bukanlah satu-satunya negara di dunia yang mewajibkan setiap penduduknya memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang harus menjadi pendamping setia, siang dan malam, alias kapan saja, dimana saja. Bagi banyak orang di Indonesia memang payah memahami atau memaklumi bagaimana di Australia sama sekali tidak ada keharusan didampingi oleh KTP, karena di benua ini memang tidak dikenal KTP.
(more…)

A Love Letter To My Indonesia
From Our Columnist
March 19, 2014 posted by Ozip Team

A Love Letter To My Indonesia

‘Indonesia bisa dijadikan model toleransi beragama di dunia’ demikian tulis Greg Sheridan sebelum peristiwa 9/11 – 2001 yang menjungkirbalikkan pola politik dunia. Disebabkan oleh karena doktrin Bush ‘you are with us or against us.’  Dunia menjadi ‘hitam putih’ padahal warna ada warna ‘abu-abu’ di antaranya! (more…)

Chiropractic….semudah ABC!
From Our Columnist
August 24, 2013 posted by Ozip Team

Chiropractic….semudah ABC!

 

Para pembaca pasti sudah tahu bahwa perawatan chiropractic sangat efektif untuk mengobati nyeri punggung dan leher serta sakit kepala dan juga banyak kondisi umum yang mempengaruhi kerangka otot lainnya tetapi tidak diketahui bahwa di dalam chiropractic ada banyak metode dan pendekatan terapi yang berbeda.

 

Metode terapi yang berbeda ini berkisar dari teknik yang menggunakan kekuatan yang sangat rendah termasuk teknik pelepasan jaringan lunak sampai penggunaan instrumen penyesuai yang lembut dan meja khusus pada penyesuaian “manual” yang lebih tradisional dimana kebanyakan orang mengidentifikasikannya dengan praktisi chiropractor.

 

Namun, ada satu metode khusus yang telah memproduksi hasil yang mengagumkan dan dengan cepat memperoleh respon akan kerja chiropractic. Metode ini terutama berfokus pada masalah struktural yang mendasar atau “utama” dan bukan hanya pada pengaruhnya saja. Ini adalah metode yang kami gunakan di Melbourne City Chiropractic dan metode ini telah memproduksi hasil yang memuaskan, baik untuk pengurangan gejalanya dan terutama untuk perbaikan posturnya. Teknik ini disebut dengan ABC or Advanced Biostructural CorrectionTM.

 

Dengan metode ABC, tulang belakang dan postur pasien dianalisa secara cermat untuk mengidentifikasi area tulang belakang yang merupakan masalah biokimia yang “utama”. Khususnya, ini adalah tulang belakang yang telah keluar dari tempatnya dengan arah dimana tubuh tidak dapat memperbaiki dirinya sendiri karena tidak ada otot yang menarik ke arahnya.

 

Segera setelah diidentifikasi, area-area tersebut diperbaiki atau “disesuaikan” mengikuti tubuh untuk kemudian memperbaiki sendiri kompensasi yang berkembang hingga memperoleh stabilitas yang lebih besar, hilangnya rasa sakit yang lebih tahan lama dan postur yang lebih baik.

 

Kompensasi yang sangat sering timbul adalah rasa sakit, nyeri dan gejala-gejala lainnya yang dikeluhkan oleh kebanyakan orang dan hal ini menjadi berkembang karena tubuh berusaha untuk beradaptasi dan bekerja untuk mengatasi masalah “utama” yang mendasar tersebut.

 

Jika pengobatan terutama ditujukan untuk pengurangan gejalanya dan pengobatan kompensasi ini sering dilakukan, maka hasilnya akan kurang dramatis dan menjadikan hidup lebih singkat, sehingga kebutuhan untuk melanjutkan pengobatan hanya bertujuan untuk mengobati rasa sakit dan nyeri saja.

 

Dengan ABC atau Advanced Biomechanical CorrectionTM, chiropractor dan staf Melbourne City Chiropractic kami yang berkepribadian baik dan penuh perhatian telah mampu membantu ratusan orang pasien untuk memperoleh manfaat melalui pengurangan gejala-gejalanya dan memperbaiki postur secara signifikan serta meningkatkan kesehatan secara menyeluruh.

 

Melbourne City Chiropractic berkomitmen untuk masyarakat Indonesia yang tinggal di Melbourne dan menjadi bagian dari komitmen tersebut. Di dua kantor kami yang lokasinya sangat nyaman, kami memiliki seorang chiropractor yang fasih berbicara dalam bahasa Indonesia sehingga Anda akan merasa percaya diri dan kami akan selalu memperlakukan Anda dengan sangat hati-hati dan penuh hormat.

 

Jika Anda menderita nyeri punggung atau tulang belakang, sakit kepala atau khawatir dengan postur tubuh Anda yang buruk, jangan tunda lagi, segera hubungi salah satu kantor kami dan mengatur janji pemeriksaan hari ini.

Sedikit tentang sakit leher
From Our Columnist
August 24, 2013 posted by Ozip Team

Sedikit tentang sakit leher

Kepala kita disanggah oleh leher, yakni struktur tulang belakang yang terdiri dari tujuh ruas tulang bertumpuk satu di atas yang lain. Tujuh ruas tulang belakang ini dilengkapi dengan bantalan tulang lunak dan diselimuti oleh banyak jaringan lunak kuat yang disebut ligamen. Selain itu, terdapat pula otot-otot di sekeliling tulang-tulang yang memberi perlindungan dan memungkinkan gerakan-gerakan leher. Jangkauan gerak leher yang luas dan beragam ini dikarenakan oleh bentuk sendi leher dan tata letak otot yang strategis. Besar jangkauan gerak suatu sendi biasanya diartikan oleh kurangnya stabilitas sendi tersebut. Seperti sendi pundak yang bisa bergerak ke berbagai arah dan mempunyai stabilitas terbatas, leher juga rentan cedera.

 

Cedera atau sakit leher adalah fenomena alami yang kerap kali datang dan pergi. Sakit leher akan terus bermunculan sepanjang hidup dalam berbagai bentuk, tanpa menghiraukan jenis kelamin, pekerjaan atau umur. Hal ini juga biasa diasosiasikan dengan kesembuhan secara berkala bahkan kadang spontan. Statistik menunjukan bahwa 50%-85% dari penderita sakit leher pertama kali akan menderita sakit leher kembali dalam 1-5 tahun mendatang. Pola sakit leher yang sama juga diamati pada pekerja kantoran dan korban kecelakaan (kepala tersentak ke belakang saat tabrakan atau whiplash).

 

Pada pekerja kantoran penyebab utama sakit leher adalah postur duduk yang kurang optimal. Postur yang tidak baik atau canggung akan menaruh beban berlebih pada ligamen, otot-otot leher and persendian leher. Postur-postur canggung ini biasanya adalah:

-       berdiri atau duduk membungkuk (pundak maju ke depan) dengan dagu menjulur ke depan seperti melihat ke layar monitor,

-       bekerja dengan kepala mendongak ke bawah secara berkelamaan,

-       duduk merosot di kursi,

-       tidur tengkurap.

 

Beberapa langkah mudah yang bisa dilakukan untuk memperkecil kemungkinan sakit leher antara lain:

 

-       Benarkan postur duduk atau berdiri anda: koreksi posisi pinggul anda dengan mengangkat dada anda ke depan, anggukan dagu anda sedikit dan lemaskan pundak anda

-       Pastikan meja kerja anda dipersiapkan untuk mendukung posisi kerja anda. Setiap orang mempunyai tata letak yang berbeda-beda. Jika anda kerap kali mengalami sakit leher sepulang kerja, ada faedahnya jika ada menghubungi physiotherapist anda untuk memeriksa tata letak tempat kerja anda.

-       Hasil riset membuktikan bahwa tidak ada strategi yang lebih baik dari mengubah posisi duduk dan kerja anda sesering mungkin. Anda direkomendasikan untuk mengubah posisi duduk anda setiap 30 menit.

-       Usahakan untuk tidak tidur tengkurap. Jika anda kerap kali bangun tidur dengan sakit leher (salah bantal), hasil studi merekomendasikan anda mengganti bantal anda dengan bantal isi karet (latex pillow). Hasil studi yang sama tidak merekomendasikan bantal isi bulu.

-       Olah raga dan lakukan peregangan leher (stretching) teratur untuk menghilangkan kekakuan.

 

Di klinik, presentasi sakit leher sangatlah beragam karena penyebabnya juga sangat beragam. Penyebab-penyebab sakit leher antara lain: efek psikologis, osteoarthritis sendi leher, jaringan syaraf yang sensitif, kebiasaan hidup, postur, berubahnya ketegangan alami otot dan banyak lagi.

 

Terapi yang bertumpu pada satu jenis pengobatan saja seperti manipulasi tulang leher saja atau latihan-latihan leher saja biasanya mempunyai efek kesembuhan yang kecil. Efek kesembuhan ini biasanya hanya 5%-70% dalam 3-6 kali pengobatan. Hasil riset membuktikan bahwa pengobatan secara kombinasi mempunyai hasil paling maksimal. Namun, kombinasi pengobatan ini sangatlah ditentukan oleh akuratnya diagnosis penyebab sakit leher tersebut. Tujuan dari semua pengobatan sakit leher adalah untuk menghilangkan rasa sakit dan pencegahan kembalinya sakit leher. Sebagian besar faktor penanggulangan sakit leher bergantung pada keinginan tiap individu untuk merubah kebiasaan hidup bukan ketergantungan pada terapi dokter.

 

Adrian Pranata

PhD Candidate, M.Physio (Musculoskeletal), B.Physio

APA Musculoskeletal Physiotherapist