Category Archives: Coverage

Liputan

Tantangan Mendidik Anak dalam Berpuasa
Coverage
July 16, 2015 posted by Ozip Team

Tantangan Mendidik Anak dalam Berpuasa

Mendidik anak untuk berpuasa, apalagi bukan di Tanah Air yang notabene mayoritas penduduknya adalah muslim, tentunya mempunyai kisah-kisah dan tantangan tersendiri. Mau tau bagaimana kisah, tips, dan suka duka dari para Ibu dalam mengajarkan anak berpuasa di sini? Yuk, simak  apa kata mereka. (more…)

Coverage
July 16, 2015 posted by Ozip Team

Ramadhan In Perth: Challenges and Opportunities

Fasting from sunrise until sunset is no doubt challenging at the best of times, but try doing this whilst away from friends and family and it becomes even harder. While I was back in Perth I had the chance to speak to two young Indonesian Muslims about their experiences of their first Ramadhan in Perth.  (more…)

Coverage
July 16, 2015 posted by Ozip Team

Suzanna Martanti Tekuni Bisnis yang Sesuai dengan Passion

suzanna 7copyCeritakan bisnis yang sedang digeluti saat ini.

Saya mengelola Bunda Fashion Line, yang memasarkan muslimah fashion/modest clothing melalui jejaring sosial seperti Facebook, Instagram dan Path untuk berpromosi. Selain itu saya juga baru saja memulai bisnis kecil lain, The Bunda Coffee, take away coffee shop yang masih non-permanent site sifatnya.

 Mengapa tertarik menekuni bisnis tersebut?

Waktu saya mulai pakai hijab di bulan Maret 2014,  saya merasa agak susah menemukan muslimah clothing yang saya suka dan sesuai selera. Sekalinya nemu yang saya suka, eh harganya yang tidak menyenangkan dompet, hehehe.

Terutama karena saat itu saya harus mengganti hampir semua isi wardrobe dengan yang baru. Lumayan menguras kantong, sekaligus sempat membuat mood jadi drop saat harus belanja pakaian-pakaian baru. Dari situ saya mulai berpikir, kalau saya merasa susah menemukan pakaian yang sesuai selera tapi dengan harga terjangkau, pastilah banyak orang-orang lain yang menemukan masalah yang sama. Walaupun saya masih sangat fleksibel dalam berhijab, masih suka mix and match memadukan normal long skirts dan longs sleeves plus pashmina, tapi kadang saya merasa perlu untuk mamakai gamis ataupun abaya yang cantik dan pantas.

Saya sengaja menyediakan banyak pilihan untuk busana muslimah. Baik untuk yang punya selera lebih stylish, maupun yang lebih nyaman dengan gaya tradisional.

Selain itu, niat saya memulai langkah kecil di bidang wirausaha ini, tak lain karena saya pernah membaca sebuah riwayat, dimana Rasulullah pernah menyatakan bahwa 9 dari 10 pintu rezeki adalah melalui pintu berdagang (Al-hadits).

Naaah, sedangkan untuk bisnis coffee, saya punya cerita lain. Kebetulan saya dan suami sama-sama pernah bekerja di hospitality industry untuk waktu yang lumayan lama. Saat saya masih berstatus student, saya pernah jadi barista selama 5 tahun, lho. Jadilah ini semacam “secret dream”, suatu saat saya ingin sekali punya usaha take away coffee shop. Seiring waktu, Alhamdullilah akhirnya datang kesempatan untuk bisa punya coffee machine sendiri. Dari situ kami mengurus ijin usaha ke council, dan mulai aktif untuk memasarkan melalui weekend markets atau festival dan bazaar yang biasa dihadiri oleh komunitas Indonesia.

 Kiat dalam memasarkan product.

Terus terang saya lebih suka memasarkan melalui on-line. Saya memanfaatan eBay, Gumtree, dan berbagai social media seperti  Instagram, Path, dan Facebook Page. Mudah-mudahan saya bisa merelease website secepatnya. Oh iya, sampai saat ini saya masih percaya dengan kekuatan promosi dari mulut ke mulut. Dari teman nyambung  ke teman yang lain, ini lumayan efektif untuk promosi, lho.  Selain itu jangan segan-segan untuk mempromosikan special offer dan program discount. Seperti bulan ini, kami punya penawaran Ramadhan Sale.

 Suka duka sekaligus tantangan dalam menjalani bisnis tersebut.

Tantangan lebih di bisnis clothing, ya. Utamanya di shipping. Entah dari sisi biaya atau durasi pengiriman yang seringkali membuat deg-degan, hehe. Juga kadang ketemu online customer yang bandel, yang belanja lewat eBay dan tidak kunjung membayar setelah proses pembelian.

Kalau untuk bisnis coffee stall, tantangannya beda lagi. Coffee machine yang beratnya sekitar 60kg itu, tantangannya jelas ada di masalah transportnya. Mulai dari angkut dari rumah  ke mobil, set up di market, pack up gotong  kembali ke mobil, dan sampai ke rumah. Semua lumayan menguras tenaga.

 Kiat sukses dan prinsip dalam menjalankan bisnis.

Kiat saya simple  kok, friendly, jujur, pasang harga yang terjangkau untuk semua kalangan. Karena buat saya, untuk apa dapat untung banyak tapi  kemudian customer tidak kembali. Tentang prinsip, saya berusaha untuk bisa menjalankan semua sesuai atau paling tidak mendekati adab-adab berniaga dalam Islam. Ada prinsip jujur, maslahat, barokah, tekun, tidak berniaga secara haram, dan melindungi hak customer, tanpa mengesampingkan hak saya juga sebagai pedagang.

Selain itu saya juga berusaha tidak ngoyo, ya. Saya percaya rezeki sudah  diatur Allah. Kalau memang rezeki, tidak akan kemana.

 Harapan ke depan untuk perkembangan bisnis tersebut.

Saya bermimpi untuk bisa punya small space yang bisa saya manfaatkan untuk usaha saya baik clothing maupun coffee. Mungkin masih tetap akan buka stall di beberapa event atau festival yang penting. Saat ini saya sudah mulai aktif mencari-cari space yang sesuai dari sisi ukuran dan lokasi yang strategis. Semoga mimpi saya bisa segera terwujud.

 Who’s Suzanna Martati ?

Saya Ibu dari dua anak perempuan, Thifa (14 tahun) dan Khloe (4 tahun). Tentang latar belakang pendidikan, saya Sarjana Sosial di bidang Public Relations dari Universitas Pandjadjaran, sekaligus menamatkan Advance Diploma of Marketing dari Sydney Business and Travel Academy. Saat ini saya juga masih aktif bekerja sebagai Medical Secretary di The Melbourne Clinic.

 Tips dalam berwirausaha

Temukan usaha atau sesuatu yang sesuai dan menarik minat kita, sehingga apapun rintangan dan masalah yg menghadang, kita akan tetap menikmati prosesnya. Dan yang terpenting, be positive!

[gallery ids="3327,3326,3325"]

Wawancara dan ditulis oleh : Katrini Nathisarasia

Coverage
July 16, 2015 posted by Ozip Team

Nungky Sari Dewayani Dari Nurse, Banting Setir ke Bisnis Muslimah Fashion dan Islamic Home Decor

Nungky Kamilia 1Ceritakan bisnis yang sedang digeluti saat ini.

Saat ini saya menjalankan bisnis yang bernama Kamilia’s Shop. Saya berjualan melalui website , dan juga social media seperti di Facebook dan Instagram. Barangnya beragam dari fashion, hijab, Qur’an dan Islamic home décor.

Mengapa tertarik menekuni bisnis tersebut?

Terpaksa! Hehehe… Tadinya saya bekerja sebagai Registered Nurse di Austin Hospital dan Mitcham Private Hospital di bagian bedah. Tapi karena kesibukan suami di kantor yang menyita waktu dan tidak adanya keluarga yang bisa membantu mengurus anak-anak, saya jadi tidak bisa lagi bekerja. Tapi Alhamdulillah, kegiatan baru ini sama menariknya dan tak hanya itu, sangat banyak ilmu baru yang didapat.

Kiat dalam memasarkan produk.

Rajin posting. Saya rajin posting dagangan, terutama jika ada produk baru, dan juga rajin komen di sosmed. Tapi dengan cara fun supaya orang tidak sebel melihat promosi dagangan saya. Misalnya dengan memakai dagangan saya terus foto-foto, atau menunjukkan proses pembuatan barang dagangan saya, cerita tentang suka dukanya di status, dan juga kegiatan photoshoots barang-barang koleksi baru. Saya senang mengikut sertakan customers dalam cerita bisnis saya ini.

Suka duka sekaligus tantangan dalam menjalani bisnis tersebut.

Dukanya? Dengan Pos! Hati ini deg-deg an terus kalau menunggu barang datang dari suppliers di dalam dan luar negeri, dan juga memastikan barang dagangan saya sudah diterima dengan selamat oleh customers. Paket saya sering nyasar, malah pernah sampai ke Bangladesh, pernah muter-muter dulu ke country Victoria, dan menginap lama sekali di Australia Post process centre di Sunshine West. Untungnya semua bisa terlihat lewat tracking di internet. Tapi Alhamdulillah sampai saat ini semua bisa sampai dan diterima dengan baik, walaupun mungkin waktunya molor.
Sukanya? Banyak. Ilmu baru yang saya dapat karena berbisnis ini luar biasa banyaknya. Saat saya bikin website, saya ikut belajar coding dan menulis content website. Untuk promosi saya mengikuti tutorial bagaimana memaksimalkan social media tanpa harus mengeluarkan banyak uang, dan juga rajin baca-baca dari majalah bisnis Entrepreneur. Banyak tanya-tanya ke teman-teman yang sudah duluan terjun di online business. Waktu jualan baju saya belajar jenis kain, waktu belajar home décor saya belajar jenis kayu. Dan untuk freight forwarders sekarang saya makin paham tentang urusan duty dan customs untuk ekspor dan impor dan mana yang paling baik untuk dipilih.

Kiat sukses dan prinsip dalam menjalankan bisnis.

Lakukan dengan cinta dan selalu ingat Allah, in shaa Allah. Dengan ingat Allah, saya akan berhati-hati dalam berjualan, jangan sampai mengecewakan customers dan harus jujur. Dengan cinta pada apa yang saya kerjakan, otomatis saya jadi lebih semangat.

Harapan ke depan untuk perkembangan bisnis tersebut.

Wah, apa ya. Gak berani mimpi muluk-muluk karena sekarang saja Alhamdulillah udah keriting jarinya, hahaha… Lain dengan muslimah wira usaha di Indonesia yang biasa dibantu banyak asisten, di sini saya harus kerjakan semua sendiri. Dari loading unloading barang kalau bazaar, pembukuan, packing dan ke kantor pos. Jadi, untuk saat ini inginnya dijalani saja, semoga bisa lebih dikenal oleh banyak kalangan di Australia. Aamiin.

Who’s Nungky Sari Dewayani?

Saya menyebut profesi sebagai Ibu Rumah Tangga Plus Plus, hehehe. Stay at home Mom yang memanfaatkan waktu luang untuk mengelola bisnis, dengan prioritas utama tetap pada keluarga. Suami saya bernama Van, dan anak saya dua; Kevin (14 tahun) dan Kamilia (9 tahun).
Latar belakang pendidikan beragam. S1 di Fakulitas Ekonomi Universitas Diponegoro – Semarang, dan juga Bachelor of Nursing di Australian Catholic University, Melbourne. Graduate Diploma in Human Resources di University of Melbourne dan Master of Management di Monash University.
Untuk hobby, hobby utama saya hanya satu…makan! Hahaha.

Tips dalam berwirausaha.

Semangat. Jujur. Selalu ingin memuaskan customers. Keuntungan yang didapat dari dagang secara materi sebenarnya adalah bukan segalanya, kadang ada hikmah lain misalnya bertambahnya ilmu, silaturahmi dan bisa memberi.

[gallery ids="3324,3323,3322,3321,3320"]

Wawancara dan ditulis oleh : Katrini Nathisarasia

Memadukan Kekushukan Ibadah dan Indahnya Silaturahmi Saat Ramadhan
Coverage
July 16, 2015 posted by Ozip Team

Memadukan Kekushukan Ibadah dan Indahnya Silaturahmi Saat Ramadhan

Suasana yang berbeda dan istimewa setiap Ramadhan, tentunya dirindukan oleh semua umat Islam dimanapun berada. Bagi yang tinggal di Indonesia, mungkin lebih bisa merasakan bagaimana indah dan meriahnya suasana saat menyambut Ramadhan. Untuk lebih menambah kekhusukan ibadah selama Ramadhan, dan mempererat tali silaturahim sesama muslim Indonesia di Melbourne, IMCV (Indonesian Muslim Community of Victoria) mengadakan berbagai kegiatan positif di semua IMCV centre, baik yang berada di North, South East, hingga Western suburb. Salah satu kegiatan yang selalu ditunggu-tunggu adalah Buka Puasa Bersama (Iftar). (more…)

Tetap Aktif , Ceria dan Semangat Selama Ramadhan
Coverage
July 16, 2015 posted by Ozip Team

Tetap Aktif , Ceria dan Semangat Selama Ramadhan

Model cover kita kali ini adalah dua dara jelita nan energetic , Afifa Aulia dan Sherly Norman. Sekalipun pemotretan dilakukan di saat berpuasa, mereka nampak tetap semangat dan antusias menjalankannya. Tanpa banyak membutuhkan arahan gaya, mereka mampu berpose natural dan luwes saat berfoto. (more…)

Ribuan Penggemar Kuliner Indonesia  Menghadiri “Ubud Food Festival” di Ubud – Bali
Coverage
July 16, 2015 posted by Ozip Team

Ribuan Penggemar Kuliner Indonesia Menghadiri “Ubud Food Festival” di Ubud – Bali

Festival kuliner pertama di Ubud yang bertujuan untuk mengangkat kekayaan masakan tradisional Indonesia, telah berhasil menarik lebih dari 6,500 pengunjung dalam waktu tiga hari pelaksanaannya. Dihadapan kerumunan pengunjung pada malam penutupan, Pendiri dan Direktur Ubud Food Festival (UFF), Janet DeNeefe, menyampaikan rasa takjub terhadap respon positif yang didapatkan dan antusias para pengunjung. “Makanan merupakan bahasa universal karena dapat mengumpulkan para penggemar dari seluruh Indonesia dan penjuru dunia” ujarnya. (more…)

Suka Cita Menyambut Ramadan di Ramadan Family Day 2015
Coverage
July 15, 2015 posted by Ozip Team

Suka Cita Menyambut Ramadan di Ramadan Family Day 2015

Seperti tahun – tahun sebelumnya, Ramadan Family Day atau yang lebih dikenal dengan RFD, tahun ini berlangsung dengan sukses dan meriah. Warga Melbourne nampak antusias memeriahkan acara yang berlangsung di KJRI pada hari Sabtu 13 Juni 2015.

RFD adalah kegiatan tahunan yang digagas oleh Madania Foundation untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Kegiatan yang sudah berlangsung sejak tahun 2010 dimaksudkan untuk memberi wadah kepada warga Indonesia yang berada di Melbourne agar ikut merasakan kemeriahan menyambut Ramadan, sekalipun sedang tinggal jauh dari kampung halaman. (more…)