Category Archives: Events

Memerdekakan Diri Sendiri
Coverage
September 13, 2014 posted by Ozip Team

Memerdekakan Diri Sendiri

“The Republic of Indonesia is not owned by a group, does not belong to a religion, not owned by a tribe, not owned by a custom class, but it belongs to all of us from Sabang to Merauke!” (Soekarno, 1955) (more…)

Merdeka untuk Tertawa
Coverage
September 13, 2014 posted by Ozip Team

Merdeka untuk Tertawa

Pernahkah kamu tertawa selama empat jam dan tidak merasa lelah? Itu seperti komputer yang mulai lelet lalu scan anti virus diaktifkan dan di-refresh. Kerja yang mulai bikin suntuk seketika jadi lancar, virus dan sampah dunia maya pun sirna. Begitulah suasana yang dirasakan penonton malam itu. Lega dan lapang, sekalipun “babak-belur” disindir nggak bisa cebok pakai air.  Sungguh sayang jika pada Sabtu petang (16/8/’14) itu, kamu tidak bergabung dalam Pandawa: Pandangan Merdeka dalam Tawa di Melbourne City Conference Centre. Sajian dari PPIA Deakin dan PPIA Swinburne itu berhasil meledakkan tawa hampir sepanjang pertunjukan. (more…)

Panggung untuk Soe Hok Gie
Coverage
September 13, 2014 posted by Ozip Team

Panggung untuk Soe Hok Gie

Sosok Soe Hok Gie ternyata masih memiliki daya pikat yang kuat. Sabtu (16/8/’14), ratusan penonton rela mengantri untuk memasuki Atheneum Theater, Melbourne. Mereka penasaran dengan kisah catatan harian sang demonstran yang legendaris itu. Sajian Panggung Merdeka dari PPIA Victoria kali ini memang berbeda. Inilah puncak kebersamaan antar-pelajar Indonesia di Victoria di era Aghnia Syahputra. Dengan berani mereka menyajikan teater yang digarap lintas-kampus dan pilihan tema yang tak biasa. Di saat nama Soekarno kembali menjulang menandai kemenangan PDIP dalam Pemilihan legislatif dan Jokowi sebagai Presdien RI ke-7, PPIA Victoria justru menampilkan situasi kritis kejatuhan presiden pertama itu. Maka kritik tajam khas aktivis mahasiswa pun berhamburan selama pemanggungan. Memang itulah panggung para pelajar, panggung yang merdeka dan kritis, sebagai bukti rasa peduli pada nasib Ibu Pertiwi. (more…)

Yang Muda Yang Merdeka
Coverage
September 13, 2014 posted by Ozip Team

Yang Muda Yang Merdeka

“Beri aku 1.000 orang tua,

Niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya.

Beri aku 10 pemuda,

Niscaya akan kuguncang dunia!”

Ir. Soekarno

Kemerdekaan adalah gelora dan semangat muda. Gairah para pemuda yang menggelombang pada era revolusi itu, telah memberikan andil pada lahirnya proklamasi 17 Agustus 1945. Gelombang yang sama menggelora di ujung Orde Lama dan Orde Baru, menumbangkan pemimpin yang dianggap tiran. Sajian teater Soe Hok Gie Lensa Kecil Seorang Pejuang dari PPIA Victoria, (more…)

Victoria Kini Punya Balai Bahasa dan Budaya
Coverage
September 13, 2014 posted by Ozip Team

Victoria Kini Punya Balai Bahasa dan Budaya

Setelah berproses lebih kurang dua tahun, Balai Bahasa dan Budaya Indonesia Victoria dan Tasmania (BBBIVT), kini diresmikan. Bertempat di gedung Sydney Myer Asia Centre Melbourne University, Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) RI Prof. Ronny Rachman Noor, memotong tumpeng sebagai tanda peresmian. Atdikbud yang berkedudukan di Canberra itu menyerahkan potongan tumpeng kepada Mr. John Richardson, State Director, DFAT.

(more…)

Kibar Dwiwarna di Puncak Salju
Coverage
September 13, 2014 posted by Ozip Team

Kibar Dwiwarna di Puncak Salju

 Jika ingin mendapatkan sesuatu yang berbeda, maka lakukanlah hal di luar kebiasaan. Barangkali itu pula yang diharapkan oleh Monash Indonesian Islamic Society (MIIS) pada peringatan HUT RI ke-69. Peringatan yang lazim dirayakan dengan upacara bendera dan aneka perlombaan di lapangan rumput hijau, tahun ini diselenggarakan di puncak gunung bersalju Mount Buller, Victoria, Australia. (more…)

69 Penari yang Menggetarkan Nama Indonesia
Coverage
September 13, 2014 posted by Ozip Team

69 Penari yang Menggetarkan Nama Indonesia

Minggu 17 Agustus 2014 yang lalu, tidak seperti perkiraan cuaca yang diprediksi akan hujan. Sore itu, sinar mentari setia menerangi Federation Square yang dipadati sekitar seribu warga yang merayakan hari kemerdekaan Indonesia. Tak hanya pendatang Indonesia, ratusan pengunjung dari berbagai Negara ikut penasaran ingin menyaksikan pertunjukan sore itu. Selain pengibaran bendera merah putih yang dilaksanakan oleh Paskibra KJRI-PPIA Victoria, mereka terlihat antusias menunggu pertunjukkan tari Saman dari grup Saman Melbourne. (more…)

Dari Konferensi Internasional AIDS 2014
Coverage
August 7, 2014 posted by Ozip Team

Dari Konferensi Internasional AIDS 2014

Call For Action

Kota Melbourne menjadi tuan rumah Konferensi Internasional AIDS ke-20, pada 20-25 Juli 2014. Konferensi AIDS Internasional menjadi ajang pertemuan para pekerja di bidang HIV, pembuat kebijakan, orang yang hidup dengan HIV, dan orang-orang yang berkomitmen untuk mengakhiri pandemik ini. Konferensi ini menilai capaian kerja, mengevaluasi perkembangan ilmiah terbaru dan secara kolektif merencanakan jalan ke depan. Melalui konferensi ini diharapkan terjalin jejaring yang semakin kuat, karena AIDS sudah menjadi issu internasional yang memerlukan penanganan bersama-sama. (more…)

PPIA Vic Sajikan Teater Soe Hok Gie
Coverage
July 24, 2014 posted by Ozip Team

PPIA Vic Sajikan Teater Soe Hok Gie

Sajian Teater? Inilah salah satu kejutan dari Perhimpunan Pelajar Indonesia di Australia (PPIA) cabang Victoria pada tahun 2014. Idenya berawal dari keinginan menampilkan acara yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Setelah melalui proses panjang, cerita Soe Hok Gie menjadi pilihan. Pementasan ini sebagai bagian dari acara tahunan Panggung Merdeka dalam rangka memperingati HUT RI ke-69. Panitia ternyata tak kesulitan saat casting karena banyak pelajar berbakat di seputar Melbourne yang dapat membawakan peran di atas panggung. Acara akan dilangsungkan pada 16 Agustus 2014 di The Athenaeum Theatre, Melbourne CBD. (more…)

(Mencari) Cinta di Mornington
Coverage
July 22, 2014 posted by Ozip Team

(Mencari) Cinta di Mornington

“Tuhan kirimkanlah aku kekasih yang baik hati, yang mencintaiku apa adanya” – The Rock & Ahmad Dhani

Cuplikan lagu di atas mungkin menjadi sekarang menjadi suatu kalimat yang selalu diucapkan beberapa remaja saat berdoa. Bahkan mungkin, tidak berdoa Bapa Kami dan Salam Maria, yang penting mendoakan kalimat diatas. Benarkah atau benar kan?

(more…)