Category Archives: Contributor

ISIS Bukan Islam – Islam Bukan ISIS
Kolom Opini Nuim
February 18, 2015 posted by Ozip Team

ISIS Bukan Islam – Islam Bukan ISIS

Nuim Khaiyath

Militan negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) menantang Panglima TNI Jenderal Moeldoko dan semua aparat keamanan yang ada di Indonesia untuk berperang. Hal itu disinyalir karena Indonesia telah bergabung dan membuat komitmen dengan negara-negara koalisi (Barat) untuk membasmi ISIS.”
(more…)

Anda Karyawan atau Kontraktor?
Ozip Tax
January 13, 2015 posted by Ozip Team

Anda Karyawan atau Kontraktor?

Mungkin kita sering mendengar kalau teman ataupun kenalan kita mengatakan kalau mereka bekerja sebagai kontraktor disebuah perusahaan. Artikel kali ini berupaya untuk memberikan sedikit gambaran untuk membedakan antara seorang karyawan dan seorang kontraktor.
(more…)

Kolom Agama Dalam KTP
Kolom Opini Nuim
January 5, 2015 posted by Ozip Team

Kolom Agama Dalam KTP

Indonesia bukanlah satu-satunya negara di dunia yang mewajibkan setiap penduduknya memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang harus menjadi pendamping setia, siang dan malam, alias kapan saja, dimana saja. Bagi banyak orang di Indonesia memang payah memahami atau memaklumi bagaimana di Australia sama sekali tidak ada keharusan didampingi oleh KTP, karena di benua ini memang tidak dikenal KTP.
(more…)

Ozip Tax
August 20, 2013 posted by OZIP Team

Work-related travel expenses and car expenses


Biaya perjalanan dan biaya mobil yang berhubungan dengan pekerjaan (work-related travel expenses and car expenses) yang dimaksudkan  merupakan  biaya-biaya yang dikeluarkan pada saat anda melakukan perjalanan untuk pekerjaan sebagai karyawan. Namun demikian apabila sebagian perjalanan itu  juga termasuk  untuk perjalanan pribadi, maka anda hanya dapat bisa mengklaim porsi perjalanan yang berhubungan dengan pekerjaan.

 

Biaya-biaya tersebut dapat dikategorikan sebagai pengurang (deduction) untuk pendapatan kena pajak (taxable income) apabila memenuhi syarat yang telah ditentukan oleh Australian Taxation Office.

 

Contoh dari biaya perjalanan dari rumah ke tempat kerja yang dapat diclaim sebagai deductions yaitu:

• Bila anda menggunakan mobil pribadi dikarenakan anda harus membawa alat-alat besar  atau peralatan yang anda gunakan untuk bekerja dan tidak bisa meninggalkannya di tempat kerja Anda (misalnya, tangga atau cello)

• Rumah Anda adalah merupakan markas tempat kerja (dimana, Anda memulai pekerjaan Anda di rumah lalu melakukan perjalanan ke tempat kerja dan melanjutkan pekerjaan tersebut untuk perusahaan yang sama) contohnya adalah contractor

• Anda harus berpindah ke beberapa lokasi tempat kerja (dimana, anda secara teratur bekerja di lebih dari satu lokasi tempat kerja setiap harinya sebelum pulang kerumah).

 

Biaya berikut ini juga termasuk biaya perjalanan dan biaya mobil yang berhubungan dengan pekerjaan :

• biaya perjalanan antara dua tempat kerja terpisah  (misalnya, ketika Anda memiliki pekerjaan sampingan)
• biaya perjalanan dari tempat kerja utama anda ke tempat kerja lainnya saat anda masih bertugas lalu kembali ke tempat kerja utama anda atau langsung pulang
• biaya perjalanan dari rumah ke tempat kerja lainnya lalu kemudian ke tempat kerja utama anda atau langsung ke rumah (misalnya, jika Anda bepergian ke tempat klien untuk bekerja di sana seharian).

 

Anda tidak dapat mengklaim biaya perjalanan normal antara rumah dan tempat kerja Anda, bahkan ketika:
• anda melakukan sedikit tugas terkait dengan pekerjaan di rumah atau antara rumah dan tempat kerja Anda
• Anda bepergian antara rumah dan tempat kerja lebih dari sekali dalam sehari
• tidak ada angkutan umum dekat tempat kerja
• Anda bekerja di luar jam kerja normal
• rumah Anda adalah tempat di mana anda menjalankan bisnis anda sendiri dan anda pergi langsung dari rumah menuju ke tempat kerja di mana anda bekerja untuk orang lain.

 

Berikut ini termasuk biaya perjalanan dan biaya mobil yang berhubungan dengan pekerjaan :

• Biaya atas kendaraan yang mampu menampung kapasitas lebih dari satu ton atau  lebih dari sembilan penumpang.
• Biaya untuk sepeda motor
• biaya menyewa mobil jangka pendek
• tarif angkutan umum
• jembatan dan jalan tol
• biaya parkir
• tarif taksi
• Biaya bensin, oli dan perbaikan lainnya yang berkaitan dengan perjalanan yang berhubungan dengan pekerjaan yang anda lakukan baik dengan mobil pribadi atau sewaan
• biaya makan, akomodasi dan biaya insidental lainnya yang anda keluarkan jika harus menginap ketika melakukan pekerjaan.

 

Anda dapat memilih salah satu dari empat metode dibawah ini untuk menghitung biaya atas mobil yang dapat diclaim sebagai deduction. Apabila anda memenuhi syarat untuk menggunakan lebih dari satu metode, maka anda dapat memilih metode yang memberikan anda jumlah deduction paling besar dan yang paling mudah digunakan untuk anda. Keempat metode tersebut adalah :

  • sen per      kilometer (cents per kilometer)
  • 12% dari      nilai aslinya (12% of original value)
  • sepertiga      dari biaya aktual (one-third of actual expenses)
  • buku catatan (logbook).

Anda perlu memiliki bukti-bukti pendukung untuk mengklaim biaya atas mobil  seperti:

• bukti tertulis atas biaya mobil Anda (contohnya kwitansi, faktur atau  catatan   harian

• logbook mobil Anda dan catatan odometer.

 

Source : Australian Taxation Office

The Materials are provided for general information purposes only and are not intended as professional advice and should not be substituted for, or replace, such professional advice.

 

 

 

 

KOLOM ANDRIE WONGSO
Kolom Motivasi
July 20, 2013 posted by OZIP Team

KOLOM ANDRIE WONGSO

 

Alkisah, ada sebuah keluarga kecil, terdiri dari seorang ayah dengan putra tunggalnya yang sebentar lagi lulus dari perguruan tinggi. Sang ibu beberapa tahun yang lalu telah meninggal dunia, Mereka berdua memiliki kesamaan minat yakni mengikuti perkembangan produk otomotif.

 

Suatu hari, saat pameran otomotif berlangsung, mereka berdua ke sana untuk melihat sambil berandai-andai, seandainya tabungan si ayah mencukupi, kira-kira mobil macam apa—yang sesuai budget—yang akan dibeli. Keduanya pun bersenda gurau, sepertinya sungguh-sungguh akan membeli mobil impian mereka.

 

Menjelang hari wisuda, diam-diam si anak menyimpan harapan dalam hati, “Mudah-mudahan ayah membelikan aku mobil sebagai hadiah kelulusanku. Toh setelah lulus, aku pasti akan memasuki dunia kerja dan alangkah hebatnya bila saat mulai bekerja nanti aku bisa berkedara ke kantor dengan mobil baru.” Ia berharap-harap dengan senang, sambil membayangkan dirinya memakai baju rapi berdasi, serta mengendarai mobil berangkat ke kantor.

 

Saat hari wisuda tiba, ayahnya memberi hadiah bingkisan, yang segera dibukanya dengan harap-harap cemas. Ternyata isinya adalah sebuah kitab suci yang dibingkai kotak kayu berukir indah. Walaupun mengucap terima kasih tetapi hatinya sungguh kecewa.

 

“Bukannya aku tidak menghargai hadiah dari ayah, tetapi alangkah senangnya bila isi kotak itu adalah kunci mobil,” ucapnya dalam hati.

 

Waktu berlalu dengan cepat. Si anak diterima kerja di kota besar. Sang ayah sendiri hidup dalam kesepian–entah kenapa mobilnya pun telah di jual. Karena usia tua dan sakit-sakitan, tak lama kemudian ia meninggal dunia tanpa sempat meninggalkan pesan kepada putra tercintanya.

 

Beberapa waktu berlalu. Setelah masa berkabung selesai, saat sedang membereskan barang-barang, matanya terpaku melihat kotak kayu hadiah wisudanya tergeletak berdebu di pojok lemari. Perlahan, dibersihkan kotak penutup, dan untuk pertama kalinya hadiah pemberian sang ayah dibukanya. Tiba-tiba sehelai kertas terjatuh dari selipan kitab suci.

 

Alangkah terkejutnya dia, ternyata isinya adalah selembar cek dengan nominal sebesar harga mobil yang sangat diimpikannya. Tanggal yang tertera di situ, persis tanggal saat wisuda. Sambil berlinang air mata, terjawab sudah keheranannya, kenapa mobil kesayangan ayahnya sampai dijual. Ternyata untuk menggenapi harga mobil yang akan dihadiahkan kepadanya di hari wisuda.

 

Segera ia pun bersimpuh dengan memanjatkan doa, “Ayah, maafkan anakmu yg tidak menghargai hadiahmu. Walau terlambat, hadiahmu telah kuterima. Terima kasih, Ayah.. Semoga Ayah berbahagia di sisi-Nya. Amin”.

 

Pembaca yang LuarBiasa,

 

Tidak jarang orangtua memberi perhatian dengan alasan dan caranya masing-masing. Tetapi dalam kenyataan hidup, karena usia anak dan emosi yang mungkin belum dewasa, seringkali anak salah paham dalam menerjemahkan perhatian orangtuanya.

 

Mari, berusaha untuk tidak cepat menghakimi, sekiranya harapan belum sesuai dengan kenyataan. Agar kita tidak menjadi anak yang manja, yang selalu menuntut permintaan. Akan jauh lebih baik apabila kita bisa belajar menjadi anak yang pandai menghargai setiap perhatian orangtua.

 

Salam hangat luar biasa!

 Kata Mutiara

 

Jangan hanya berniat untuk mengungkapkan kasih & penghargaan kepada orang-orang yang kita sayangi. Jangan mengandaikan orang lain tahu yang kita rasakan. Mumpung masih ada waktu.. katakan segera!

Kesalahan dalam mengklaim Goods and Services Tax (GST)
Ozip Tax
June 29, 2013 posted by Ozip Team

Kesalahan dalam mengklaim Goods and Services Tax (GST)

GST merupakan pajak  sebesar 10% yang dikenakan pada sebagian besar barang dan jasa yang dijual atau dikonsumsi di Australia. Pada umumnya, suatu bisnis yang terdaftar untuk GST akan mengikutsertakan  GST dalam harga barang atau jasa yang mereka jual kepada pelanggan dan juga dapat mengklaim kredit GST yang termasuk dalam harga pembelian barang atau jasa yang dibayarkan dalam bisnis mereka.

(more…)

“Air Besi”
Kolom Opini Nuim
June 29, 2013 posted by Ozip Team

“Air Besi”

Saban hari di televisi-televisi Indonesia ditayangkan iklan mengenai pengobatan/penyembuhan alternatif.

 

Pengobatan alternatif adalah istilah dalam bentuk yang lebih halus dan terhormat daripada perkataan dukun. Maksudnya sederhana saja – bukan pengobatan atau penyembuhan sesuai dengan ilmu kedokteran moderen.

(more…)