Annual General Meeting Indonesian Diaspora Network Victoria

Indonesian Diaspora Network Victoria (IDN-VIC) menyelenggarakan Annual General Meeting pada Sabtu, 3 Maret 2018 lalu di Konsulat Jenderal Republik Indonesia Melbourne. Rapat tahunan ini diadakan dalam rangka pemilihan komite eksekutif dan pengurus IDN-VIC periode 2018-2020. Peralihan pembentukan pengurus IDN-VIC periode 2018-2020 ini adalah tugas dari “Caretaker IDN-VIC” yang terbentuk pada 4 Desember 2017, yang terdiri dari 5 orang perwakilan diantaranya: Yacinta Kuniarsih, Windu Kuntoro, Sulistiyo Wibisono (Iwan), Anton Tobing, dan Diski Naim. Sebelum AGM dimulai, para diaspora Indonesia yang hadir menikmati makan siang sambil networking.

AGM tersebut diawali dengan sambutan Konsul Jenderal Spica A. Tutuhatunewa, “fungsi utama Indonesian Diaspora Network adalah connecting the dots.” Selanjutnya AGM dipandu oleh salah satu Caretaker IDN-VIC yakni Yacinta Kurniasih. Agenda pertama adalah pemaparan perkembangan Indonesian Diaspora Network: Organisation, Programs and Activities secara umum oleh Diski Naim. Dilanjutkan dengan penyampaian visi dan misi oleh lima kandidat presiden IDN-VIC, diantaranya Anton Tobing, Iwan Wibisono, Diana Pratiwi, Diski Naim, dan Heri Febrianto.

Voting dilakukan dengan konsep 1 orang 1 suara bagi para diaspora Indonesia yang hadir. Selanjutnya perhitungan suara disaksikan oleh seluruh peserta AGM. Berdasarkan hasil perolehan suara terbanyak, Iwan Wibisono dinyatakan terpilih menjadi Presiden IDN-VIC dan Diana Pratiwi sebagai Wakil Presiden IDN-VIC periode 2018-2020. Acara dilanjutkan dengan diskusi dan perekrutan tim kepengurusan IDN-VIC serta penjelasan tugas tiap divisi. AGM ini juga menetapkan AGM ini juga menetapkan Anton Tobing sebagai Sekretaris dan Heri Febriyanto sebagai Bendahara.

 

Teks: Evelynd
Foto: Windu Kuntoro