Monthly Archives: September 2014

Menjadi Tua dan Bahagia
Sections
September 13, 2014 posted by Ozip Team

Menjadi Tua dan Bahagia

Tua. Banyak orang berpikir, “Aku masih terlalu muda untuk membicarakan topik ini”.  Kenyataannya manusia itu cenderung menolak untuk berpikir mengenai masa tua dan apa yang akan dilakukan saat tua nanti. (more…)

“Kepercayaan itu Sebagai Pelayanan”
Sections
September 13, 2014 posted by Ozip Team

“Kepercayaan itu Sebagai Pelayanan”

Keluarga Katolik Indonesia (KKI) Melbourne pada awalnya dirintis oleh Marcus Soema dan Rufinus Kedang pada tahun 1984 dengan ide menyelenggarakan Misa Natal yang menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar di paroki St. Colman’s Balaclava. Dengan pertumbuhan jumlah umat Katolik Indonesia yang hadir dalam setiap perayaan misa, muncullah gagasan untuk membentuk suatu wadah umat Katolik Indonesia di Melbourne. Maka lahirlah KKI Melbourne pada 5 September 1987. (more…)

Dari Karyawan Menjadi Entrepreneur
Sections
September 13, 2014 posted by Ozip Team

Dari Karyawan Menjadi Entrepreneur

Jika 10 orang saya tanya siapa yang ingin memiliki bisnis sendiri, kemungkinan besar 9 dari semua orang tersebut mengangkat tangan dan berkata, “Saya mau, tetapi…”

Memang, impian menjadi bos sendiri pasti ada di pikiran semua orang. Siapa yang tidak tergiur dengan ide untuk menghasilkan banyak uang dengan sedikit bekerja. Namun banyak orang tidak mengerti apa yang sesungguhnya dibutuhkan untuk menjadi seorang entrepreneur yang sukses. (more…)

Kemerdekan Bukan Akhir Perjuangan
Coverage
September 13, 2014 posted by Ozip Team

Kemerdekan Bukan Akhir Perjuangan

Mengingat kembali pelajaran kenegaraan pada masa sekolah, kemerdekaan RI 17 Agustus 1945, bisa dilihat dari berbagai sisi. Dari segi hukum, proklamasi kemerdekaan merupakan saat mulai berlakunya tertib hukum nasional dan berakhirnya tertib hukum kolonial. Dari sisi politis, proklamasi menandakan momentum bangsa Indonesia menjadi negara kesatuan yang terbebas dari penjajahan dan menjadi negara berdaulat yang mampu menentukan nasibnya sendiri. (more…)

Memerdekakan Diri Sendiri
Coverage
September 13, 2014 posted by Ozip Team

Memerdekakan Diri Sendiri

“The Republic of Indonesia is not owned by a group, does not belong to a religion, not owned by a tribe, not owned by a custom class, but it belongs to all of us from Sabang to Merauke!” (Soekarno, 1955) (more…)

Merdeka untuk Tertawa
Coverage
September 13, 2014 posted by Ozip Team

Merdeka untuk Tertawa

Pernahkah kamu tertawa selama empat jam dan tidak merasa lelah? Itu seperti komputer yang mulai lelet lalu scan anti virus diaktifkan dan di-refresh. Kerja yang mulai bikin suntuk seketika jadi lancar, virus dan sampah dunia maya pun sirna. Begitulah suasana yang dirasakan penonton malam itu. Lega dan lapang, sekalipun “babak-belur” disindir nggak bisa cebok pakai air.  Sungguh sayang jika pada Sabtu petang (16/8/’14) itu, kamu tidak bergabung dalam Pandawa: Pandangan Merdeka dalam Tawa di Melbourne City Conference Centre. Sajian dari PPIA Deakin dan PPIA Swinburne itu berhasil meledakkan tawa hampir sepanjang pertunjukan. (more…)

Panggung untuk Soe Hok Gie
Coverage
September 13, 2014 posted by Ozip Team

Panggung untuk Soe Hok Gie

Sosok Soe Hok Gie ternyata masih memiliki daya pikat yang kuat. Sabtu (16/8/’14), ratusan penonton rela mengantri untuk memasuki Atheneum Theater, Melbourne. Mereka penasaran dengan kisah catatan harian sang demonstran yang legendaris itu. Sajian Panggung Merdeka dari PPIA Victoria kali ini memang berbeda. Inilah puncak kebersamaan antar-pelajar Indonesia di Victoria di era Aghnia Syahputra. Dengan berani mereka menyajikan teater yang digarap lintas-kampus dan pilihan tema yang tak biasa. Di saat nama Soekarno kembali menjulang menandai kemenangan PDIP dalam Pemilihan legislatif dan Jokowi sebagai Presdien RI ke-7, PPIA Victoria justru menampilkan situasi kritis kejatuhan presiden pertama itu. Maka kritik tajam khas aktivis mahasiswa pun berhamburan selama pemanggungan. Memang itulah panggung para pelajar, panggung yang merdeka dan kritis, sebagai bukti rasa peduli pada nasib Ibu Pertiwi. (more…)

Perlu Sinergi Antar-Generasi
Featured Articles
September 13, 2014 posted by Ozip Team

Perlu Sinergi Antar-Generasi

Bayangkan wilayah Melbourne pada pertengahan 1960-an. Saat itu warga Indonesia di sekitar Victoria masih kurang dari 100 orang. Belum ada warung makan atau toko klontong Indonesia. Bumbu-bumbu dapur pun tak mudah dijumpai. Apalagi kebijakan White Policy masih berlaku, semakin membuat hidup tak nyaman. Namun, dorongan untuk mempromosikan Indonesia tak pernah kendur. Tuti Gunawan, Ebet Kadarusman, dan kawan-kawan, pada 1965 akhirnya bersepakat mendirikan IKAWIRA (Ikatan Keluarga Indonesia di Victoria). Kekeluargaan ditetapkan sebagai asas kelembagaan organisasi ini. Artinya, siapapun orangnya, tanpa memperdulikan etnik, agama, kewarganegaraan, ideologi, asal cinta Indonesia, bisa bergabung dalam IKAWIRIA. Tak heran jika anggota organisasi ini ibarat gado-gado, penuh warna tetapi saling menguatkan. (more…)

Yang Muda Yang Merdeka
Coverage
September 13, 2014 posted by Ozip Team

Yang Muda Yang Merdeka

“Beri aku 1.000 orang tua,

Niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya.

Beri aku 10 pemuda,

Niscaya akan kuguncang dunia!”

Ir. Soekarno

Kemerdekaan adalah gelora dan semangat muda. Gairah para pemuda yang menggelombang pada era revolusi itu, telah memberikan andil pada lahirnya proklamasi 17 Agustus 1945. Gelombang yang sama menggelora di ujung Orde Lama dan Orde Baru, menumbangkan pemimpin yang dianggap tiran. Sajian teater Soe Hok Gie Lensa Kecil Seorang Pejuang dari PPIA Victoria, (more…)

Victoria Kini Punya Balai Bahasa dan Budaya
Coverage
September 13, 2014 posted by Ozip Team

Victoria Kini Punya Balai Bahasa dan Budaya

Setelah berproses lebih kurang dua tahun, Balai Bahasa dan Budaya Indonesia Victoria dan Tasmania (BBBIVT), kini diresmikan. Bertempat di gedung Sydney Myer Asia Centre Melbourne University, Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) RI Prof. Ronny Rachman Noor, memotong tumpeng sebagai tanda peresmian. Atdikbud yang berkedudukan di Canberra itu menyerahkan potongan tumpeng kepada Mr. John Richardson, State Director, DFAT.

(more…)